Menurut BlockBeats, minyak mentah WTI naik lebih dari 2% menjadi $104,22 per barel pada 4 Mei, sementara minyak mentah Brent menguat 0,43% hingga menembus di atas $108 per barel, pulih dari kerugian sebelumnya yang melebihi 2%. Kenaikan ini didorong oleh pemberitaan media Israel yang menyebutkan bahwa operasi AS di Selat Hormuz akan dimulai dalam hitungan jam. Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa pembicaraan saat ini tentang pengayaan uranium bersifat spekulatif, dan negosiasi hanya berfokus pada mengakhiri perang, dengan pembicaraan yang tengah berlangsung dengan Oman terkait protokol transit maritim melalui selat tersebut.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
OPEC+ menambah produksi 188.000 barel per hari: rapat pertama tanpa UAE, tuan rumah Saudi memimpin penambahan yang terkendali
UAE telah keluar dari OPEC, dan OPEC+ tanpa menyertakan UAE mengumumkan rencana penambahan produksi sebesar 188 ribu barel per hari pada rapat Mei untuk bulan Juni, dengan tujuh negara berkoordinasi untuk menahan laju. Kepergian UAE membuat pengaruh organisasi menjadi terbatas, dan bila UAE kembali menaikkan produksi secara independen, pasar berpotensi kembali tertekan. Fokus ke depan: arah rapat Juni, langkah independen UAE, serta peran pasokan AS dari sektor shale yang terhambat di Hormuz.
ChainNewsAbmedia13menit yang lalu
Emas Turun di Bawah $4.580/ons, Minyak Brent Tembus $109/barel Hari Ini
Berdasarkan data Gate, emas spot turun di bawah $4.580 per ounce hari ini, turun 0,85% secara intraday. Perak spot anjlok lebih dari 2,00% menjadi $74,24 per ounce.
Minyak mentah Brent menembus $109 per barel, naik 1,35% secara intraday. Minyak mentah WTI menyentuh $105 per barel, naik 2,79% secara intraday, sementara futures minyak mentah WTI
GateNews1jam yang lalu
WTI Minyak Mentah Tembus $104 per Barel, Naik 1,81% Dalam Sehari
Menurut data Gate, minyak mentah WTI menembus $104 per barel hari ini, naik 1,81% dalam intraday. Berjangka minyak mentah WTI juga naik melewati $103 per barel, bertambah 1,04% selama periode yang sama.
GateNews1jam yang lalu
Negosiasi geopolitik dan ekspektasi data dovish saling berjalin: pengamatan struktural pasar kripto pekan ini
Isyarat positif dari pembicaraan Iran-AS tetapi persiapan perang berjalan bersamaan, kendali di Selat Hormuz menghadapi titik balik; data ketenagakerjaan AS bisa memperkuat ekspektasi dovish, BTC kembali menembus di atas 80.000 dolar AS untuk pertama kalinya dalam tiga bulan.
GateInstantTrends2jam yang lalu
AS Meluncurkan Operasi Pengawalan Selat Hormuz di Tengah Kekhawatiran Industri Pelayaran tentang Kelayakan
Menurut laporan pada 4 Mei, operasi pengawalan militer AS di Selat Hormuz diperkirakan akan diluncurkan dalam hitungan jam sebagai bagian dari “Project Freedom” Presiden Trump untuk memulihkan pelayaran di Teluk Persia. Namun, industri pelayaran menyatakan kekhawatiran atas kelayakan rencana tersebut, dengan alasan tidak adanya
GateNews2jam yang lalu
Anggota NATO yang menjalankan permintaan pangkalan militer AS, kata Rutte pada 4 Mei
Menurut Sekretaris Jenderal NATO Rutte pada 4 Mei, anggota NATO Eropa sedang menerapkan kesepakatan terkait akses pangkalan militer AS setelah pembahasan dengan pejabat AS. Rutte menyatakan bahwa meskipun pihak AS menyampaikan kekecewaan, “Eropa telah mendengarkan dan kini memastikan kepatuhan dengan semua b
GateNews2jam yang lalu