Wawasan Utama
Bitcoin turun tajam ke $63.000 saat konflik yang meningkat antara Amerika Serikat dan Iran mengguncang pasar global. Pasar kripto yang lebih luas mengikuti langkah tersebut, menghapus keuntungan baru-baru ini dalam beberapa jam setelah berita. Akibatnya, para trader cepat mengurangi eksposur terhadap aset risiko.
Penjualan ini mempercepat setelah laporan mengonfirmasi serangan terkoordinasi AS dan Israel terhadap target Iran. Selain itu, investor bereaksi terhadap meningkatnya aktivitas militer dan ketidakpastian yang diperbarui di Timur Tengah.
Bitcoin diperdagangkan di atas $67.000 selama sebagian besar minggu sebelum momentum berbalik pada hari Jumat. Namun, kejutan geopolitik mendadak membalik tren tersebut dan memicu likuidasi besar-besaran di seluruh bursa. Dalam waktu 24 jam, aset ini kehilangan hampir 5% nilainya.
Ethereum turun ke $1.800, menandai penurunan 8% harian. Selain itu, XRP turun 7% sementara Solana turun hampir 10% saat trader keluar dari posisi berisiko tinggi.
Total kapitalisasi pasar kripto menurun ke $2,21 triliun, mencerminkan penurunan harian sebesar 5,49%. Selain kerugian harga, meja perdagangan melaporkan peningkatan volatilitas yang tajam selama jam-jam puncak. Akibatnya, likuiditas mengencang di seluruh pasangan utama.
Presiden Donald J. Trump tentang operasi tempur militer AS di Iran: pic.twitter.com/LimJmpLkgZ
— The White House (@WhiteHouse) 28 Februari 2026
Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa pasukan AS melancarkan apa yang dia gambarkan sebagai operasi besar dan berkelanjutan terhadap Iran. Dia menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah menghilangkan ancaman yang akan datang dan mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.
Skala dan durasi operasi masih belum jelas, namun pejabat memberi sinyal bahwa aktivitas militer bisa berlanjut selama beberapa hari. Selain itu, Trump memperluas kehadiran militer AS di kawasan menjelang negosiasi nuklir, yang meningkatkan ketegangan diplomatik.
Sumber: TradingView
Pada saat yang sama, data ekonomi menambah tekanan pada pasar keuangan. Data Indeks Harga Produsen Januari 2026 keluar di atas ekspektasi, memperkuat kekhawatiran tentang inflasi yang terus-menerus.
Data inflasi yang lebih panas mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Oleh karena itu, hasil obligasi Treasury AS naik dan dolar menguat, yang membebani aset sensitif suku bunga seperti mata uang kripto.
Indeks Ketakutan dan Keserakahan Crypto kembali ke wilayah ketakutan ekstrem saat investor menilai ulang risiko jangka pendek. Selain itu, trader menyesuaikan posisi mereka di tengah likuiditas yang lebih ketat dan tekanan geopolitik.
Artikel Terkait
Prediksi Harga XRP: Ripple Diperdagangkan Di Bawah Rata-Rata Pergerakan Utama Saat Bitcoin ke-20 Juta Mendekat dan Pepeto Menargetkan Pengembalian 267x
Kisah Asal Usul Sunny Lu: Dari Penipuan 100 BTC Hingga Membangun VeChain