Teknologi MEV berkembang melampaui optimalisasi satu rantai menuju koordinasi lintas rantai yang kompleks.
Seiring dengan Ethereum rollup yang melakukan penskalaan dan ekosistem Layer 2 yang semakin matang—pengurutan kini mencakup sinkronisasi informasi dan koordinasi nilai di berbagai rantai.
Misalnya—saat aset berpindah antara L1/OP Stack/ZK Rollup—pembaruan status asinkron dan keterlambatan harga menciptakan peluang arbitrase dan likuidasi lintas rantai yang baru; hal ini memerlukan pemahaman mendalam tentang lingkungan eksekusi, timing, dan struktur likuiditas di berbagai rantai.
Sementara itu—kemajuan PBS mengubah model pengurutan; semakin banyak chain publik yang berencana mengintegrasikan PBS di tingkat protokol—untuk menjadikan sequencing sebagai fitur native, mengurangi sentralisasi relayer, dan risiko black-box.
Trusted hardware, simulasi zero knowledge, dan pengurutan yang dapat diverifikasi semuanya meningkatkan transparansi dan keamanan.
Secara keseluruhan—tren teknologi MEV mengarah pada kolaborasi lintas rantai, transparansi yang lebih tinggi, dan lebih banyak mekanisme validasi—sistem sequencing di masa depan menyerupai infrastruktur jaringan lintas rantai—bukan sekadar alat persaingan intra-chain.
Seiring peran builder, relayer, dan searcher menjadi semakin jelas—pasar pengurutan itu sendiri mulai terindustrialisasi.
Tren utama yang terlihat antara lain: