CEO Hut 8, Jamie Leverton, telah mengundurkan diri di tengah gejolak pasar, digantikan oleh Asher Genoot, setelah tuduhan merugikan tentang merger perusahaan dengan USBTC. Saham Hut 8 telah turun lebih dari 50% pada tahun 2024, mencerminkan tantangan yang lebih luas di sektor penambangan. Masa depan bergantung pada kepemimpinan Genoot untuk mengembalikan kepercayaan.