Berita Gate News: XRP dalam 24 jam terakhir menjadi salah satu aset kripto dengan performa terburuk di antara sepuluh teratas, turun lebih dari 2%, dan harga transaksinya turun hingga 1,32 dolar.
Penurunan ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik global yang terus berlangsung serta ketidakpastian ekonomi makro yang masih memengaruhi kepercayaan investor, sementara pasar secara keseluruhan justru mengalami kenaikan kecil sebesar 0,51%.
Meski harga turun, XRP masih menunjukkan tren akumulasi yang stabil. Analis Darkfost mencatat bahwa sejak akhir Februari, aktivitas on-chain XRP mengalami pemulihan yang signifikan, dengan volume transaksi penarikan yang meningkat tajam; pada beberapa hari transaksi, jumlah arus keluar mendekati 6000 transaksi. Sebagian besar transaksi arus keluar melibatkan pemegang dengan ukuran sedang antara 1000 hingga 100.000 XRP. Pola semacam ini biasanya menandakan investor berencana untuk memegang dalam jangka panjang, sehingga mengurangi likuiditas sisi penjual di pasar.
Dalam beberapa bulan terakhir, XRP tetap berada dalam kisaran perdagangan 1,30 hingga 1,50 dolar, dan harga saat ini masih berada lebih dari 60% di bawah titik tertinggi sepanjang masa. Namun, arus keluar yang berkelanjutan dari platform terpusat menunjukkan bahwa permintaan potensial mungkin sedang diam-diam meningkat. Analis mengatakan apakah akumulasi ini cukup untuk mendorong XRP menembus kisaran dan menghidupkan kembali pasar banteng masih perlu dilihat; tetapi penurunan pasokan on-chain memberikan sinyal bullish untuk jangka menengah.
Faktor musiman juga berpotensi memberi dorongan bagi XRP. CryptoRank menunjukkan bahwa pengembalian rata-rata XRP pada bulan April adalah +24,8%, dengan median kenaikan +2,05%; secara historis, ini merupakan salah satu bulan dengan performa yang lebih kuat. Jika tren akumulasi bertepatan dengan keunggulan musiman, XRP berpotensi mendapatkan peluang kenaikan dalam beberapa bulan ke depan.
Secara keseluruhan, meski volatilitas harga jangka pendek cukup besar, peningkatan volume arus keluar on-chain dan niat investor untuk memegang aset menunjukkan bahwa permintaan XRP untuk jangka menengah hingga panjang kemungkinan akan meningkat secara bertahap. Pelaku pasar perlu memantau pergerakan transaksi arus keluar dan potensi efek musiman untuk menilai kemungkinan arah terobosan XRP.