Perusahaan kripto semakin memposisikan tokenisasi dan aset digital sebagai infrastruktur keuangan ketimbang kendaraan perdagangan spekulatif, dengan tujuan membangun model bisnis yang lebih stabil dan tidak terlalu bergantung pada siklus pasar yang volatil, menurut perkembangan industri terbaru.
Bullish, bursa kripto yang dipimpin oleh mantan presiden New York Stock Exchange Tom Farley, menyetujui untuk mengakuisisi transfer agent Equiniti senilai $4,25 miliar dalam bentuk saham pada Selasa, yang menandai ekspansi signifikan ke ekuitas tokenisasi. Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bursa untuk melangkah melampaui perdagangan kripto semata.
Coinbase juga mengumumkan kemitraan dengan Centrifuge pada Selasa, sebagai lanjutan ekspansinya ke pasar tokenisasi yang mencakup ETF dan produk kredit, menurut CoinDesk. CEO Coinbase Brian Armstrong, yang mengumumkan pemutusan hubungan kerja perusahaan pada hari yang sama, menyatakan bahwa kripto berada di “ambang gelombang adopsi berikutnya,” dengan menyebut stablecoin, pasar prediksi, dan tokenisasi sebagai pendorong utama.
CEO Robinhood Vlad Tenev memberikan penjelasan langsung untuk pergeseran industri tersebut dalam konferensi pendapatan perusahaan pekan lalu. Saat ditanya tentang volatilitas harga kripto, Tenev mengatakan: “Saya ingin berhenti membahas harga bitcoin. Strategi kami adalah mengambil infrastruktur kripto dan menerapkannya pada aset yang memiliki kegunaan nyata di dunia. Itulah mengapa kami sangat peduli pada tokenisasi.”
Tenev juga menjelaskan fokus ganda perusahaan kepada analis: “Kripto itu dua hal. Ini seperti bitcoin dan aset kripto native lainnya, yang tidak bisa saya beri tahu harga yang akan terjadi dalam tiga bulan ke depan. Pergerakan harga naik dan turun. Namun yang bisa saya katakan adalah kripto sebagai infrastruktur teknologi akan menjadi besar, dan kami sedang berinvestasi.”
Tokenisasi adalah proses memindahkan aset keuangan dunia nyata—termasuk saham, sekuritas Treasury, dan real estat—ke jaringan blockchain. Meskipun konsep ini telah lama menjadi bahan pembicaraan di kalangan kripto, konsep tersebut kini mulai mendapat daya tarik arus utama saat institusi keuangan tradisional mulai terlibat dengan teknologinya.
CEO BlackRock Larry Fink telah memprediksi bahwa tokenisasi dapat mengubah lanskap keuangan. Selain itu, Nasdaq dan Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC), yang menyediakan infrastruktur dasar untuk pasar tradisional, saat ini tengah melakukan uji coba penyelesaian berbasis blockchain dan sekuritas tokenisasi.
Namun, tokenisasi masih berada pada tahap awal. Coinbase melaporkan bahwa sekitar $27 miliar aset dunia nyata yang ditokenisasi saat ini sudah ada di-chain, yang menegaskan kondisi pasar yang masih dini meskipun minat institusional terus meningkat.
Artikel Terkait
Kelp DAO Meninggalkan LayerZero Demi Chainlink Setelah Eksploit Senilai $292 Juta
Uniswap DAO Mengusulkan Penarikan Kembali 12,5 Juta Token UNI senilai 42 Juta Dolar AS
Western Union Meluncurkan Stablecoin USDPT di Solana untuk Penyelesaian 24/7
SoFi akan Meluncurkan Stablecoin SoFiUSD di Solana pada Hari Selasa, Sambil Mengutip Biaya Lebih Rendah dan Penyelesaian Lebih Cepat
Upgrade Alpenglow Solana Berpotensi Tiba Kuartal Berikutnya, Kata Co-founder Yakovenko