
Menurut laporan Reuters pada 27 April dan data pemantauan MarineTraffic, kapal pesiar super “Nord” milik miliarder Rusia yang dikenai sanksi, Alexei Mordashov, menyelesaikan pelayaran dari Dubai ke Muscat (Oman) pada periode 24 April hingga 26 April, dan selama perjalanan tersebut secara terbuka menyiarkan posisinya melalui Automatic Identification System (AIS).
Menurut laporan Reuters, kapal pesiar “Nord” berangkat dari sebuah dermaga di Dubai pada sekitar pukul 14:00 pada 24 April waktu Greenwich Mean Time, menyeberangi Selat Hormuz pada dini hari 25 April, dan tiba di Muscat pada dini hari 27 April (hari Minggu); data MarineTraffic memantau rutenya secara real-time sepanjang perjalanan. Berdasarkan catatan pelayaran, “Nord” mengikuti jalur pelayaran aman yang ditetapkan Iran, dengan berlayar dari selatan Larak Island menuju Oman.
Berdasarkan catatan sanksi publik dan dokumen pengiriman, Mordashov dikenai sanksi oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris sejak 2022; alasan sanksinya mencakup kedekatannya dengan Vladimir Putin, serta kepemilikan sekitar 77% saham pada perusahaan produsen baja terbesar di Rusia, Seve r stal (Severstal), dan keterlibatan dalam kepentingan pada bank-bank di Rusia serta media yang memiliki hubungan dekat dengan negara.
Berdasarkan catatan pengiriman, “Nord” terdaftar atas nama sebuah perusahaan Rusia yang dikendalikan oleh Marina Mordashova, istri Mordashov; dalam daftar pendaftaran kapal publik tidak terlihat nama Mordashov sendiri, dan “Nord” tidak pernah disita oleh otoritas Barat.
Berdasarkan data yang dipublikasikan, sejak Amerika Serikat menerapkan blokade laut terhadap pelabuhan Iran pada 13 April, jumlah kapal yang melintas setiap hari di Selat Hormuz telah turun dari sekitar 140 menjadi angka satuan; ratusan kapal tanker menunggu di kedua ujung selat untuk mendapatkan izin melintas.
Menurut laporan The Independent, Iran memberikan hak lintas prioritas kepada kapal yang terkait dengan Rusia berdasarkan perjanjian kerja sama yang ditandatangani pada 2025 dengan Rusia; “Nord” melewati jalur pelayaran aman yang ditetapkan Iran, menghindari area-area utama penegakan hukum AS terhadap lalu lintas pelabuhan Iran.
Menurut laporan Reuters dan data MarineTraffic, “Nord” berangkat dari Dubai sekitar pukul 14:00 pada 24 April waktu GMT, menyeberangi Selat Hormuz pada dini hari 25 April, dan tiba di Muscat (Oman) pada dini hari 27 April; selama pelayaran, posisinya disiarkan secara terbuka melalui AIS.
Berdasarkan catatan pengiriman dan dokumen sanksi publik, “Nord” terdaftar atas nama perusahaan Rusia yang dikendalikan oleh Marina Mordashova, istri Mordashov; Mordashov sendiri tidak tercantum dalam data pendaftaran kapal publik; “Nord” tidak pernah disita oleh otoritas Barat.
Menurut laporan The Independent, Iran memberikan hak lintas prioritas kepada kapal yang terkait dengan Rusia berdasarkan perjanjian kerja sama yang ditandatangani pada 2025 dengan Rusia; “Nord” melewati jalur pelayaran aman yang ditetapkan Iran dari selatan Larak Island, menghindari area-area utama penegakan hukum AS.