Ripple Custody Meluas di Lebih dari 20 Wilayah Mendukung Penggunaan XRP dan RLUSD karena data baru menunjukkan bagaimana lembaga keuangan mengadopsi infrastruktur ini. Laporan Februari 2026 merinci penerapan di berbagai yurisdiksi dan kasus penggunaan terkait layanan aset digital.
Ripple melaporkan bahwa solusi penitipannya kini aktif di lebih dari 20 yurisdiksi. Lembaga keuangan menggunakan platform ini untuk membangun dan memperluas operasi aset digital. Sistem ini mendukung lingkungan yang diatur di berbagai wilayah.
‼️ LAPORAN FEBRUARI 2026 MENGUNGKAPKAN CARA LEMBAGA MENGGUNAKAN RIPPLE CUSTODY SAAT INI‼️
“Ripple Custody mendukung DZ Bank untuk meluncurkan layanan penitipan digital untuk sekuritas kripto dalam waktu kurang dari 10 bulan melalui penerapan infrastruktur aset digital yang kokoh.”🔥
“Ripple’s… pic.twitter.com/zNnn99pEcM
— SMQKE (@SMQKEDQG) 24 Maret 2026
Platform ini menyediakan alat untuk penitipan, tata kelola, dan pengelolaan transaksi. Lembaga dapat mengelola aset digital dalam satu kerangka kerja. Ini mengurangi kebutuhan akan sistem terpisah di berbagai pasar.
Ripple menyatakan bahwa kliennya termasuk bank dan penyedia layanan keuangan. Perusahaan-perusahaan ini memperluas penawaran aset digital mereka melalui platform ini. Laporan ini mencatat adopsi yang stabil di pasar global.
Sistem ini mendukung persyaratan kepatuhan di setiap yurisdiksi. Ini memungkinkan perusahaan menyesuaikan operasi mereka dengan regulasi lokal. Membantu lembaga mengelola aktivitas aset digital lintas batas.
Ripple mengonfirmasi bahwa solusi penitipannya menggunakan XRP dan stablecoin RLUSD. Aset ini mendukung berbagai tahap pengelolaan aset digital. Mereka terintegrasi dalam proses transaksi dan penyelesaian.
Laporan menyatakan bahwa lembaga menggunakan stablecoin RLUSD dan cryptocurrency XRP di seluruh solusi ini. Termasuk penggunaannya dalam transfer dan pengelolaan likuiditas. Kedua aset ini merupakan bagian dari infrastruktur yang lebih luas.
Lembaga dapat menggunakan XRP untuk penyelesaian dan pemindahan nilai. RLUSD digunakan untuk transaksi stabil dan penetapan harga. Bersama-sama, mereka mendukung berbagai aktivitas keuangan.
Integrasi ini memungkinkan perusahaan mengelola aset tokenisasi dengan lebih efisien. Juga mendukung proses yang lebih cepat dan mengurangi kompleksitas operasional. Fitur-fitur ini merupakan bagian dari desain platform.
Laporan merinci kasus yang melibatkan DZ Bank. Bank ini meluncurkan layanan penitipan digital untuk sekuritas kripto menggunakan Ripple Custody. Penerapan selesai dalam waktu kurang dari 10 bulan.
Ripple menyatakan, “Ripple Custody mendukung DZ Bank untuk meluncurkan layanan penitipan digital untuk sekuritas kripto dalam waktu kurang dari 10 bulan.” Proyek ini mencakup penyiapan infrastruktur dan integrasi sistem. Menunjukkan bagaimana lembaga dapat menerapkan solusi dalam kerangka waktu tertentu.
DZ Bank menggunakan platform ini untuk mengelola sekuritas kripto dalam layanan mereka. Sistem ini mendukung fungsi penyimpanan, transfer, dan pelaporan. Sejalan dengan persyaratan regulasi di pasar operasinya.
Contoh ini mencerminkan bagaimana bank mengadopsi infrastruktur aset digital. Juga menunjukkan bagaimana solusi penitipan dapat diintegrasikan ke dalam sistem yang ada. Pendekatan ini mendukung adopsi aset digital yang lebih luas.
Ripple Custody memungkinkan lembaga untuk menyatukan beberapa sistem penitipan di berbagai yurisdiksi. Hal ini dicapai melalui satu lapisan tata kelola dan orkestrasi. Menghubungkan operasi di berbagai wilayah.
Laporan menyatakan, Ripple Custody memungkinkan G-SIBs menyatukan beberapa sistem penitipan di berbagai yurisdiksi melalui satu lapisan tata kelola dan orkestrasi. Mendukung pengelolaan aset yang terkoordinasi di berbagai pasar.
💥 @Ripple Custody enables G-SIBs to unify multiple custody systems across jurisdictions through a single governance and orchestration layer. 🎯
Hasilnya: peningkatan kepatuhan, keamanan, dan efisiensi operasional. ✅💥 pic.twitter.com/pYdhBFneEZ
— XRP Update (@XrpUdate) 24 Maret 2026
Bank-bank sistemik global dapat mengelola aset dalam satu struktur. Mengurangi fragmentasi antar platform dan meningkatkan pengawasan. Juga mendukung operasi yang aman dan sesuai regulasi.