
Menurut Cointelegraph pada 6 Mei, lembaga data pasar Kaiko pada hari Senin merilis laporan yang menyatakan bahwa sebelum Robinhood mengumumkan beberapa token untuk listing, pasar kontrak berjangka abadi mencatat kontrak open interest, tingkat pendanaan, dan pola transaksi on-chain yang tidak normal; analis riset Kaiko, Laurens Fraussen, dalam laporan itu mempertanyakan apakah fenomena tersebut mencerminkan sebagian trader yang sudah lebih dulu membentuk posisi sebelum pengumuman dipublikasikan.

(Sumber: Kaiko)
Berdasarkan laporan Kaiko, kasus yang paling representatif adalah alamat dompet “0xa1E”. Kaiko menyebutkan bahwa alamat tersebut pada 15 Januari 2026 pukul 11.05 UTC di bursa terdesentralisasi Hyperliquid membuka posisi long token Lighter (LIT), sekitar satu jam lebih awal daripada pengumuman Robinhood pada hari yang sama pukul 12.12 yang menyatakan LIT akan di-list; kemudian, alamat itu menutup posisi sekitar 50 menit setelah pengumuman, tepat pada pukul 13.00.
Menurut laporan Kaiko, alamat yang sama kemudian pada 28 April membuka posisi short pada kontrak berjangka abadi yang terkait HOOD; beberapa jam kemudian, Robinhood mengumumkan pendapatan kuartal pertamanya lebih rendah dari ekspektasi analis; setelah harga saham HOOD turun pada hari tersebut, alamat itu menyelesaikan penutupan posisi short.

(Sumber: Kaiko)
Berdasarkan laporan Kaiko, sebelum Robinhood mengumumkan listing, beberapa token mengalami lonjakan open interest dan tingkat pendanaan, termasuk Zcash (ZEC), Synthetix (SNX), dan Near Protocol (NEAR); ketiga token tersebut mengalami pergeseran harga sebelum pengumuman, serta mencatat rata-rata imbal hasil yang tidak normal dalam beberapa jam menjelang dan setelah pengumuman listing.
Dalam laporan Kaiko, Fraussen menyoroti bahwa beberapa dompet lainnya juga melakukan operasi pre-position serupa sebelum listing, dan dalam laporannya ia mempertanyakan: “apakah ada beberapa partisipan yang memperoleh informasi yang sama sebelum pengumuman dirilis?”
Berdasarkan pemberitaan Cointelegraph, Fraussen mengatakan kepada Cointelegraph bahwa indikator derivatif menunjukkan pola pre-position ini secara statistik konsisten dan berulang dalam berbagai peristiwa listing aset; ia menyebut bahwa fenomena di atas mencerminkan dua kemungkinan berikut: “akses istimewa ke jalur listing Robinhood”, atau “metode pre-emptif yang sangat andal berdasarkan sinyal publik”.
Fraussen juga menyebutkan bahwa sebagian trader berpengalaman bisa saja melakukan pre-position berdasarkan sinyal pasar yang dapat dilihat publik, seperti lonjakan tingkat pendanaan, peningkatan volume transaksi, dan lonjakan open interest, bukan bergantung pada informasi yang tidak dipublikasikan.
Menurut pemberitaan Cointelegraph pada 6 Mei 2026, laporan Kaiko dirilis pada Senin pekan ini, dan Fraussen memberikan penjelasan analisis terkait kepada Cointelegraph; laporan tersebut membahas open interest pasar kontrak berjangka abadi, tingkat pendanaan, serta pola transaksi on-chain.
Berdasarkan laporan Kaiko, alamat 0xa1E muncul dalam dua peristiwa: pertama, sekitar satu jam sebelum pengumuman Robinhood atas listing LIT, alamat itu membuka posisi long di Hyperliquid; kedua, beberapa jam sebelum Robinhood mempublikasikan laporan keuangan kuartalan pertama yang lebih rendah dari ekspektasi, alamat itu membuka posisi short pada kontrak berjangka abadi yang terkait HOOD.
Menurut pemberitaan Cointelegraph, Fraussen menyatakan bahwa fenomena terkait dapat merepresentasikan “akses istimewa” ke jalur listing Robinhood, atau metode trading pre-emptif yang andal yang dibangun berdasarkan sinyal publik; ia juga menambahkan bahwa trader berpengalaman bisa melakukan pre-position berdasarkan sinyal pasar yang terlihat publik seperti tingkat pendanaan.
Artikel Terkait
Apakah pasar bearish Bitcoin sudah berakhir? 10x Research: Pihak yang lebih dulu melakukan penempatan sudah unggul 10% profit
ETF spot Bitcoin mencatat arus masuk bersih 467 juta dolar AS, dengan arus masuk positif selama 4 hari berturut-turut
Trader Loracle Membuka Posisi Long TON senilai $3,2 juta dengan Leverage 5x di Hyperliquid saat TON Melonjak 55% dalam Beberapa Hari
CEX besar Meluncurkan Futures Perpetual BILLUSDT Hari Ini dengan Leverage 0,01-20x
BTC Turun Di Bawah $77,472, Likuidasi Long CEX Utama Menyentuh $2,189 Miliar pada 6 Mei
Ledger Mengintegrasikan Perdagangan Hyperliquid Perps di Dompet Perangkat Keras melalui Yield.xyz