Gate News berita, 23 Maret, waktu setempat, seorang pejabat tinggi Iran menyatakan bahwa Presiden AS Trump tidak berberwenang menetapkan syarat atau tenggat waktu untuk negosiasi. Pejabat tersebut mengatakan bahwa Iran dan AS telah menyampaikan pesan melalui Mesir dan Turki, bertujuan meredakan ketegangan, tetapi pihak AS masih belum menerima dua syarat utama yang diajukan Iran, yaitu ganti rugi kerugian dan pengakuan atas pelanggaran terhadap Iran. Pejabat tersebut juga menyatakan bahwa masalah penutupan Selat Hormuz dan penempatan ranjau laut masih termasuk dalam opsi kesiapan Iran menghadapi potensi tindakan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Baghai, pada 23 Maret menyatakan bahwa Iran telah menerima beberapa pesan dari negara-negara sahabat dalam beberapa hari terakhir terkait permintaan AS agar perang diselesaikan melalui negosiasi, dan Iran telah memberikan tanggapan yang sesuai berdasarkan prinsipnya, serta tidak melakukan negosiasi apapun dengan AS.