Survei Goldman Sachs: 43% Investor Memperkirakan Gangguan di Selat Hormuz Akan Berlanjut Melebihi Juli

GateNews

Menurut survei Goldman Sachs yang dirilis pada 8 Mei, mayoritas investor memperkirakan gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz akan berlanjut melewati Juni. Secara khusus, 43% responden memperkirakan operasi pengiriman normal tidak akan pulih sampai Juli atau lebih lambat. Survei tersebut juga menemukan bahwa sepertiga responden memprediksi harga minyak mentah Brent akan diperdagangkan di kisaran $80 hingga $90 per barel pada akhir tahun.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Irak Menetapkan Premium Minyak Mentah Basra sebesar $10,20/bbl untuk Amerika Utara dan Amerika Selatan pada Juni

Menurut Organisasi Negara untuk Pemasaran Minyak (SOMO) Irak, Irak menetapkan harga jual resmi minyak mentah Basra Light bulan Juni untuk Amerika Utara dan Amerika Selatan dengan premi sebesar $10,20 per barel di atas Argus Sour Crude.

GateNews13menit yang lalu

Kapal LNG Qatar Melintas di Selat Hormuz untuk Pertama Kalinya dalam 70 Hari

Berdasarkan data pelacakan maritim, sebuah kapal tanker LNG asal Qatar melintas melalui Selat Hormuz hari ini (10 Mei), menandai transit pertama oleh kapal asal Qatar dalam sekitar 70 hari sejak operasi militer AS-Israel terhadap Iran dimulai. Kapal tersebut telah masuk ke Laut Oman dan menuju Pakistan, menggunakan jalur pelayaran baru yang baru-baru ini ditetapkan oleh Iran.

GateNews22menit yang lalu

China Menyimpan Hampir 1,4 Miliar Barel Cadangan Minyak Strategis, Tertinggi Global per Akhir 2025

Menurut data Badan Informasi Energi AS (EIA), China memegang hampir 1,4 miliar barel cadangan minyak strategis pada akhir 2025, melampaui total cadangan gabungan Amerika Serikat, Jepang, anggota Eropa OECD, Arab Saudi, Korea Selatan, Iran, Uni Emirat Arab, dan India.

GateNews28menit yang lalu

Saudi Aramco membukukan laba kuartal 1 senilai $33,6 miliar, naik 26% year-over-year, melampaui estimasi analis

Saudi Aramco melaporkan laba bersih yang disesuaikan kuartal pertama sekitar 126 miliar riyal (33,6 miliar dolar AS), naik 26% year-over-year dan melampaui ekspektasi analis sebesar 109 miliar riyal. Pertumbuhan laba didorong oleh harga minyak yang lebih tinggi pada bulan Maret.

GateNews2jam yang lalu

Berjangka Tembaga CME Mengantongi Keuntungan Ganda pada 8 Mei saat Minyak Mentah WTI Turun

Berdasarkan data CME, pada 8 Mei, volume perdagangan berjangka tembaga naik 22.574 kontrak menjadi 72.397, sementara open interest meningkat 6.178 menjadi 242.943, menandai kenaikan secara bersamaan pada kedua metrik. Sementara itu, berjangka minyak mentah WTI mencatat penurunan dengan volume perdagangan turun 539.490 kontrak menjadi 939.928 dan open interest turun 9.526 menjadi 2.074.330. Berjangka emas dan perak mengalami penurunan volume perdagangan sementara open interest bertambah sedikit,

GateNews3jam yang lalu

Pipa Timur-Barat Saudi Aramco Mencapai Kapasitas Penuh di 7 Juta Barel per Hari

Saudi Aramco mengumumkan pada 10 Mei bahwa Pipa East-West-nya telah mencapai kapasitas operasi penuh, dengan tingkat aliran kini di 7 juta barel per hari.

GateNews4jam yang lalu
Komentar
0/400
JubariSvip
· 05-08 15:13
Sinyal campuran muncul dari kedua sisi!
Lihat AsliBalas0