FDIC resmi menerapkan aturan baru untuk stablecoin; bank menerapkan kontrol standar yang ketat terhadap cadangan dan penebusan

FDIC regulasi stablecoin

Lembaga Asuransi Simpanan Federal Amerika Serikat (FDIC) pada 7 April memberikan suara untuk meloloskan sebuah proposal, guna membangun kerangka pengawasan federal bagi penerbit stablecoin, demi menerapkan ketentuan kunci dari Undang-Undang GENIUS yang telah ditandatangani oleh presiden. Aturan yang diusulkan sepanjang 191 halaman ini mencakup anak perusahaan dari lembaga simpanan yang diasuransikan, serta lembaga penerbit stablecoin yang mendapat otorisasi dari lembaga pengawas federal atau negara bagian, yang wajib memenuhi standar seperti cadangan, penebusan, permodalan, dan manajemen risiko, dengan masa pengumpulan opini publik selama 60 hari.

Inti Proposal FDIC: Rincian Empat Persyaratan Kepatuhan Utama

Persyaratan baru mengharuskan penerbit stablecoin mencapai standar kepatuhan yang sangat selaras dengan produk bank tradisional, terutama mencakup empat dimensi:

Empat Kewajiban Kepatuhan Baru untuk Penerbit Stablecoin

Standar Aset Cadangan: Harus memegang aset likuid yang aman seperti kas atau surat utang negara AS, untuk mendukung nilai penuh stablecoin

Jaminan Penebusan 1:1: Harus membuktikan kemampuan untuk menukar token secara andal dengan rasio 1 banding 1, agar memastikan bahwa pemegang dapat menebus kapan saja berdasarkan nilai nominal

Persyaratan Kecukupan Modal: Harus memenuhi standar rasio kecukupan modal minimum, untuk mencegah potensi risiko sistemik

Mekanisme Manajemen Risiko: Harus membangun kerangka identifikasi dan pengendalian risiko yang sesuai dengan level bank

Pengacara FDIC Chantal Hernandez menjelaskan dalam rapat bahwa aturan tersebut sekaligus bertujuan untuk “secara tegas menetapkan bahwa simpanan yang menjadi aset cadangan memiliki cakupan penerapan asuransi simpanannya”. Namun, pejabat FDIC Eugene Frenkel juga menegaskan bahwa, berdasarkan ketentuan tertulis dalam Undang-Undang GENIUS, pembayaran stablecoin tidak memperoleh jaminan kredit penuh dari pemerintah AS, dan juga tidak termasuk dalam cakupan langsung asuransi simpanan federal.

Bank Masuk ke Ekosistem Stablecoin: Peran Struktural Cadangan dan Penitipan

Proposal ini secara resmi memberi bank peran kepatuhan dalam ekosistem stablecoin—bank yang diawasi FDIC akan diizinkan memegang cadangan penerbit stablecoin, serta menyediakan layanan penitipan terkait. Ini berarti aliran dana stablecoin tidak lagi berhenti pada siklus tertutup murni dalam ekosistem kripto, melainkan langsung terhubung ke infrastruktur keuangan tradisional.

Ketua FDIC Travis Hill menyatakan, “Dalam dua tahun terakhir, kami telah membuat kemajuan besar di bidang ini, termasuk perubahan cepat dari sikap pemerintah federal, diberlakukannya Undang-Undang GENIUS, serta perkembangan teknis yang signifikan dari bank dan lembaga non-bank, sehingga skenario penerapan stablecoin dan produk simpanan yang didigitalisasi (tokenized) terus meningkat.” Keterlibatan resmi bank memberikan dukungan berupa mekanisme kepercayaan keuangan tradisional bagi ekosistem stablecoin.

Sinkronisasi Pengawasan: OCC, Kementerian Keuangan, dan FDIC Menyusun Kerangka Regulasi Stablecoin Secara Bersamaan

Proposal FDIC merupakan bagian dari sinergi pengawasan lintas-lembaga yang lebih luas. Dalam kerangka Undang-Undang GENIUS, Office of the Comptroller of the Currency (OCC) telah lebih dulu menerbitkan kumpulan aturannya; minggu lalu, Kementerian Keuangan juga menerbitkan pemberitahuan penyusunan aturan yang diusulkan (ANPRM), yang bertujuan untuk memperkuat pengawasan negara bagian terhadap lembaga penerbit stablecoin skala kecil.

Koordinasi dan dorongan bersama yang didorong oleh tiga otoritas pengawas menandai bahwa pemerintah AS tengah membangun kerangka regulasi federal stablecoin yang menyeluruh secara sistematis, sehingga stablecoin AS tidak lagi dipandang sebagai produk kripto independen, melainkan beroperasi mengikuti aturan yang mirip dengan bank.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja persyaratan spesifik FDIC untuk aturan baru stablecoin?

Proposal FDIC mengharuskan penerbit stablecoin untuk memegang kas atau surat utang negara AS agar mendukung nilai nominal token secara penuh, menjamin penebusan 1:1, memenuhi persyaratan rasio kecukupan modal, serta membangun mekanisme manajemen risiko. Bank yang diawasi FDIC juga akan diizinkan memegang cadangan dan menyediakan layanan penitipan.

Apakah stablecoin mendapat perlindungan asuransi simpanan federal AS?

Berdasarkan konfirmasi pejabat FDIC dan ketentuan tertulis dalam Undang-Undang GENIUS, pembayaran stablecoin tidak memperoleh jaminan kredit penuh dari pemerintah AS, dan juga tidak secara langsung termasuk dalam cakupan asuransi simpanan federal. Namun, apabila dana simpanan yang menjadi penopang stablecoin memenuhi definisi hukum untuk simpanan, maka dapat memperoleh perlindungan asuransi simpanan yang sesuai.

Kapan aturan baru stablecoin FDIC akan mulai diterapkan secara resmi?

FDIC telah menyetujui proposal agar masuk ke tahap pengumpulan opini publik, dengan masa pengumpulan selama 60 hari. Aturan tersebut belum ditetapkan final; setelah mengumpulkan opini dan menyelesaikan modifikasi yang diperlukan, barulah aturan final akan diterbitkan.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar