Berita Gate News, baru-baru ini harga Ethereum mengalami koreksi sebesar 6% dan kembali menguji level $2.050, sementara pasar tetap berhati-hati terhadap kemungkinan harga kembali naik ke $2.400. Analisis menunjukkan bahwa untuk mencapai kenaikan tersebut, Ethereum harus memenuhi tiga kondisi utama: reboundnya aktivitas di decentralized exchange (DEX), meningkatnya kepercayaan investor institusional, dan pengembalian premi pasar futures ke kisaran yang wajar.
Sejak awal 2026, harga Ethereum telah turun sebesar 31%, dengan penyebab utama penurunan ini termasuk menurunnya aktivitas aplikasi terdesentralisasi (DApp) dan suasana pasar kripto secara umum yang berhati-hati. Dana ETF terus keluar dan aktivitas transaksi on-chain melemah, menyebabkan permintaan pasar melemah. Data menunjukkan bahwa sejak 18 Maret, ETF spot Ethereum yang terdaftar di AS mengalami pengeluaran bersih sekitar 298 juta dolar AS, sementara volume transaksi harian di DEX hanya sekitar 9,4 miliar dolar AS, turun sekitar 50% dibandingkan tiga bulan terakhir tahun 2025. Indikator ini menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, Ethereum kekurangan kekuatan untuk terus naik.
Selain itu, premi harga futures bulanan Ethereum terhadap pasar spot hanya 2%, lebih rendah dari tingkat netral pasar sebesar 4% hingga 8%, menunjukkan kurangnya permintaan leverage dari para bullish. Arus keluar dana yang didominasi oleh investor institusional dan suasana menghindari risiko menambah pembatasan, sehingga rebound ETH dalam waktu dekat terbatas. Di sisi regulasi, tekanan juga meningkat, seperti pembatasan oleh Senat AS terhadap pendapatan dari stablecoin yang dimiliki bursa, serta penguatan regulasi anti pencucian uang global oleh FATF, yang semuanya menambah ketidakpastian investasi.
Namun demikian, beberapa institusi besar seperti BitMine, SharpLink, dan The Ether Machine menunjukkan peningkatan kepemilikan, yang berpotensi mendukung Ethereum saat kepercayaan pasar pulih. Untuk memicu kenaikan berkelanjutan, ETH tidak hanya membutuhkan pemulihan aktivitas on-chain, tetapi juga peningkatan permintaan dari institusi dan pengembalian premi futures ke kisaran yang wajar. Ketiga indikator ini akan menentukan apakah harga dapat menembus level $2.400.
Secara keseluruhan, dalam jangka pendek, Ethereum masih berada di bawah tekanan, tetapi dengan meningkatnya aktivitas transaksi DEX dan kepercayaan institusional, peluang untuk menembus level tersebut mungkin akan muncul. Investor harus memantau data on-chain dan aliran dana pasar secara ketat.