Gate News berita, pada 17 Maret, pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, menerbitkan artikel panjang berjudul “Semua Tergantung Siapa yang Mengendalikan Selat Hormuz: Pertempuran Akhir”. Artikel tersebut menunjukkan bahwa dalam perang Iran, satu hal yang jelas: semuanya akan bergantung pada siapa yang mengendalikan Selat Hormuz. Jika Iran tetap mengendalikan siapa yang dapat melewati Selat Hormuz, atau bahkan mempertahankan hak untuk bernegosiasi, maka Amerika Serikat akan dinyatakan kalah dalam perang ini. Dalio menyatakan bahwa jika Trump dan Amerika tidak dapat memenangkan perang ini, mereka akan dianggap sebagai penyebab munculnya situasi bencana yang tidak dapat diperbaiki. Apapun alasan Amerika gagal mengendalikan Hormuz, Trump dan Amerika akan kalah. Kehilangan kendali atas Hormuz akan berdampak seperti Krisis Terusan Suez 1956 terhadap Inggris, serta kegagalan serupa yang dialami oleh Kekaisaran Belanda abad ke-18 dan Kekaisaran Spanyol abad ke-17. Dalio percaya bahwa pola kejadian yang menyebabkan keruntuhan kekaisaran hampir selalu sama, dan “pertempuran terakhir” ini akan menentukan apakah hegemoni global Amerika akan bertahan atau runtuh.