Berita Gate News, pada 20 Maret, seiring dengan pernyataan dari berbagai negara yang akan bekerja sama untuk menjamin kelancaran lalu lintas di Selat Hormuz dan menstabilkan pasokan energi, harga Bitcoin mengalami rebound, sempat naik ke USD 70.800, menunjukkan kenaikan yang signifikan dari titik terendah hari sebelumnya. Pada hari itu, kenaikan lebih dari 1%, menggerakkan pasar kripto secara keseluruhan menjadi stabil, namun kenaikan aset utama seperti Ethereum, XRP, dan Solana semuanya kurang dari 1%, menunjukkan performa yang relatif tertinggal.
Perubahan di pasar energi menjadi faktor kunci pendorong. Dipengaruhi oleh perbaikan ekspektasi pasokan, harga minyak WTI turun sekitar 2% menjadi USD 93,8, sementara minyak Brent juga mengalami penurunan. Sebelumnya, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, dan Jepang secara bersama-sama menyatakan akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan keamanan pengangkutan di laut dan menstabilkan pasar minyak. Sementara itu, Departemen Keuangan AS mengeluarkan sinyal kemungkinan menyesuaikan sanksi terhadap minyak Iran dan menggunakan cadangan strategis, yang meredakan kekhawatiran pasar tentang gangguan pasokan.
Secara makro, Federal Reserve mempertahankan sikap hati-hati, sehingga ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga semakin menurun. Dalam konteks ketatnya likuiditas, korelasi antara aset kripto dan aset risiko tradisional semakin meningkat, sehingga volatilitas harga lebih mudah dipengaruhi oleh harga minyak dan situasi geopolitik. Meskipun penurunan harga minyak jangka pendek memberikan dukungan tertentu bagi pasar, konflik di Timur Tengah belum berakhir dan ketidakpastian tetap ada.
Selain itu, pasar keuangan tradisional mengirim sinyal bearish. Indeks S&P 500 telah menembus di bawah garis MA 200 hari yang penting, menunjukkan perubahan dalam preferensi risiko pasar, yang dapat menyebar ke pasar kripto. Analisis menunjukkan bahwa jika harga minyak kembali menguat atau pasar saham terus tertekan, ruang rebound Bitcoin mungkin terbatas.
Dalam kondisi saat ini, pergerakan jangka pendek Bitcoin akan tetap dipengaruhi oleh variabel makroekonomi, dengan level USD 70.000 menjadi area pengamatan penting. Arus dana dan dinamika pasar energi akan terus memimpin ritme harga. (CoinDesk)