Pendiri Cardano: XRP Mungkin Memenuhi Kriteria Sekuritas yang Diusulkan oleh SEC

ADA-2,22%
XRP-2,45%

4 Maret, berita menyebutkan bahwa pendiri Cardano, Charles Hoskinson, meragukan aturan baru yang diusulkan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) tentang aset digital, dan menunjukkan bahwa XRP mungkin secara otomatis diklasifikasikan sebagai sekuritas. Hoskinson menyatakan bahwa berdasarkan draf aturan tersebut, setiap penerbit atau kelompok koordinator yang mengendalikan lebih dari 20% jaringan dapat memenuhi syarat sebagai sekuritas, dan Ripple memegang lebih dari 30% pasokan XRP, sebagian besar dikunci dalam akun kustodian, yang dapat memicu ambang batas tersebut.

Saat membahas Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital (Clarity Act), Hoskinson menunjukkan bahwa draf aturan mengharuskan proyek token yang mencari status komoditas digital untuk mengajukan permohonan ke SEC dan menjalani proses peninjauan minimal 60 hari. SEC dapat menangguhkan atau meminta informasi tambahan jika diperlukan, memperpanjang proses persetujuan. Draf tersebut menekankan bahwa proyek harus membuktikan jaringan mereka cukup terdesentralisasi, dan satu entitas tidak boleh mengendalikan lebih dari 20% token. Hoskinson berpendapat bahwa meskipun XRP sebelumnya telah diputuskan secara jelas oleh pengadilan federal sebagai bukan sekuritas, menurut standar baru ini, XRP mungkin akan diklasifikasikan sebagai sekuritas.

Dia juga memperingatkan bahwa aturan ini dapat berdampak negatif pada jaringan proof-of-stake (PoS) seperti Cardano. Namun, Hoskinson percaya bahwa aturan ini juga dapat menciptakan sistem “dua lapis”, di mana proyek kripto besar seperti XRP mungkin secara praktis dikecualikan, sementara proyek baru yang lebih kecil harus membuktikan desentralisasi untuk mendapatkan status sebagai komoditas.

Ripple terus mendukung Clarity Act dan menganggapnya lebih baik daripada tidak ada undang-undang sama sekali. CEO Brad Garlinghouse optimistis bahwa undang-undang ini berpotensi disahkan bulan depan. Namun, undang-undang ini masih menghadapi kontroversi terkait ketentuan hasil dari stablecoin, dan pihak-pihak sedang bernegosiasi agar dapat diajukan ke Komite Perbankan Senat untuk peninjauan akhir bulan ini.

Diskusi ini menyoroti ketidakpastian regulasi aset digital di Amerika Serikat dan tantangan hukum serta kepatuhan yang mungkin dihadapi XRP di bawah aturan yang diusulkan.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Perkiraan Harga XRP: Akankah Melampaui $3 pada Akhir 2026? Analis Memberikan Prediksi Bullish dan Bearish

Harga XRP saat ini berada di kisaran 1,41 hingga 1,46 dolar AS, meningkat sekitar 4% dalam 24 jam terakhir, tetapi masih di bawah puncak sejarah. Analis memperkirakan bahwa jika pasar stabil, XRP mungkin kembali ke 3 dolar AS, sebaliknya bisa turun ke 0,65 dolar AS. Faktor regulasi dan perluasan aplikasi nyata juga akan mempengaruhi tren jangka panjangnya. Investor perlu memperhatikan risiko pasar.

GateNews5jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar