
Sebuah dompet dari era Satoshi yang berasal dari masa-masa awal Bitcoin telah kembali aktif setelah hampir 15 tahun diam, dan mentransfer seluruh 11.300 Bitcoin (setara sekitar 7,5 miliar dolar AS) ke alamat terkait bursa. Data blockchain menunjukkan bahwa transfer ini merupakan salah satu aksi tunggal terbesar dari dompet penambang awal dalam beberapa tahun terakhir. Sejak awal tahun 2026, harga Bitcoin telah turun sekitar 20%.
“Era Satoshi” biasanya merujuk pada tahap awal peluncuran resmi jaringan Bitcoin pada tahun 2009. Pada waktu itu, ambang batas komputasi untuk berpartisipasi dalam penambangan sangat rendah, sehingga penambang awal dapat mengakumulasi Bitcoin dalam jumlah besar dengan biaya sangat rendah. Namun, seiring waktu, banyak dompet awal berhenti beraktivitas, sebagian karena hilangnya kunci pribadi oleh pemiliknya, dan sebagian lagi karena mereka tetap diam selama bertahun-tahun.
Durasi keheningan: Sekitar 15 tahun, catatan aktivitas terakhir berasal dari masa awal penambangan Bitcoin
Jumlah transfer: 11.300 Bitcoin, setara sekitar 7,5 miliar dolar AS
Alamat tujuan: Alamat terkait bursa, niat sebenarnya dari pemiliknya belum dikonfirmasi
Latar belakang pasar: Sejak awal 2026, Bitcoin telah mengalami koreksi sekitar 20%, dan sentimen pasar sudah cukup berhati-hati
Ketika pemegang besar memindahkan Bitcoin ke bursa, pasar biasanya mengantisipasi aksi jual, tetapi transfer itu sendiri tidak otomatis berarti akan terjadi penjualan. Pemilik juga bisa melakukan migrasi alamat berdasarkan pengelolaan keamanan kunci pribadi atau strategi penyimpanan, yang secara on-chain tidak bisa langsung dibedakan.
Setelah berita ini menyebar, media sosial langsung dipenuhi peringatan potensi aksi jual, dengan beberapa trader memilih membuka posisi short atau menunggu peluang masuk saat harga rendah. Namun, data on-chain menunjukkan gambaran yang berbeda.
Cadangan Bitcoin di bursa tidak menunjukkan kenaikan besar, dan tidak ada tanda-tanda arus masuk yang terkonsentrasi secara abnormal. Berdasarkan pengalaman dari kasus serupa selama beberapa tahun terakhir, transfer besar sekitar 10.000 hingga 11.000 Bitcoin pernah menyebabkan fluktuasi harga jangka pendek, tetapi tidak pernah membalik tren jangka panjang. Dalam suasana pasar yang sudah berhati-hati, sinyal dari transfer besar ini tetap berpengaruh secara psikologis, memperkuat kepanikan jangka pendek meskipun tidak ada bukti aksi jual lanjutan.
Para analis umumnya sepakat bahwa setiap pergerakan dompet dari era Satoshi memiliki makna historis, karena token ini mewakili catatan penambangan paling awal dan asli dari jaringan Bitcoin. Namun, makna historis dan pengaruhnya terhadap pasar adalah dua hal berbeda.
Total pasokan Bitcoin terbatas pada 21 juta koin, dan saat ini yang beredar sekitar 19,8 juta. 11.300 Bitcoin hanya sekitar 0,057% dari pasokan yang beredar, sehingga dari sudut pandang fundamental, dampaknya relatif kecil. Variabel utama yang menentukan arah pasar Bitcoin tetap meliputi kondisi suku bunga makro global, arus masuk dan keluar bersih dana institusional, serta siklus sentimen risiko pasar kripto secara keseluruhan.
Bagi investor yang memegang posisi, penting membedakan antara fluktuasi sentimen jangka pendek yang dipicu berita dan pergerakan harga struktural yang didasarkan perubahan fundamental. Narasi dari era Satoshi memiliki kekuatan pemicu sentimen pasar yang besar, tetapi dampak nyata terhadap pasokan masih perlu diverifikasi melalui data on-chain berikutnya.
Tidak selalu. Ada berbagai alasan mengapa Bitcoin dipindahkan ke alamat terkait bursa, termasuk penjualan aktual, penyesuaian pengelolaan kunci pribadi, migrasi aset demi keamanan, atau penggunaan layanan kustodian bursa. Transfer ini sendiri tidak bisa memastikan akan ada aksi jual berikutnya, sehingga perlu terus memantau cadangan bursa dan aktivitas order book untuk menilai kemungkinan tersebut.
Transfer ini setara sekitar 0,057% dari total pasokan Bitcoin yang beredar saat ini, sehingga dari sudut pandang fundamental, dampaknya terbatas. Namun, dalam suasana pasar yang sudah berhati-hati, sinyal psikologis dari peristiwa ini seringkali memiliki pengaruh yang jauh lebih besar daripada dampak nyata terhadap struktur pasokan.
Dompet dari era Satoshi mewakili peserta penambangan paling awal dalam jaringan Bitcoin, dan keheningan panjang mereka dipandang sebagai simbol kepercayaan yang kuat terhadap proyek. Ketika dompet ini aktif kembali, sering kali diartikan sebagai penilaian subjektif pemilik awal terhadap valuasi saat ini, sehingga memiliki sensitivitas pasar yang tinggi di luar ukurannya secara kuantitatif.
Artikel Terkait
Rasio Kapitalisasi Pasar Altcoin terhadap Pendapatan Menyentuh Level Rendah di Tengah Penurunan Harga
Harga Hedera jatuh tajam, tekanan jual terus mendominasi
Pendapat: Penurunan Bitcoin bukanlah pengeluaran struktural, melainkan lebih seperti reset suasana risiko yang khas