Catatan Editor: Global Blockchain Show 2026 di Riyadh menandai kedewasaan ekosistem blockchain saat pusat teknologi regional meningkatkan tata kelola, keuangan, dan kolaborasi. Editorial ini memperkenalkan liputan acara, menekankan bagaimana pembuat kebijakan, pemimpin bisnis, dan pengembang menyelaraskan upaya untuk menjelajahi kasus penggunaan praktis, jaringan terbuka, dan infrastruktur yang dapat diskalakan. Saat penyelenggara menampilkan daftar pembicara global dan mendalami topik keuangan digital, tata kelola, dan alat Web3, pembaca akan menemukan ringkasan singkat yang mendahului siaran pers resmi. Tujuan kami adalah memberikan konteks mengapa edisi Riyadh penting bagi lanskap teknologi terdesentralisasi yang lebih luas.
Poin utama
Global Blockchain Show Riyadh 2026 diperkirakan akan dihadiri sekitar 10.000 peserta, lebih dari 250 pembicara, 200+ peserta pameran, dan 300+ perwakilan media.
Sesi yang dipimpin para ahli mencakup tren adopsi blockchain, tokenomics, dan aplikasi bisnis dengan pembelajaran langsung.
Panel dengan regulator, pakar hukum, dan pemimpin industri akan memberikan panduan dalam menavigasi pasar.
Edisi Riyadh berlangsung 29–30 Juni 2026, diselenggarakan oleh VAP Group dan didukung oleh Times of Blockchain.
Acara ini bertujuan untuk menampilkan metaverse terbuka, tata kelola, keamanan, dan dampak nyata dari teknologi terdesentralisasi.
Mengapa ini penting
Penyelenggaraan Global Blockchain Show 2026 di Riyadh menunjukkan penekanan global yang semakin besar terhadap blockchain sebagai pendorong ekonomi digital dan tata kelola. Skala acara dan daftar pembicara bergengsi menyoroti meningkatnya dialog regulasi, adopsi perusahaan, dan kolaborasi regional. Dengan memeriksa kasus penggunaan nyata, keamanan, dan interoperabilitas, konferensi ini mendukung pengambilan keputusan yang berinformasi bagi investor, startup, dan pembuat kebijakan yang membentuk masa depan teknologi terdesentralisasi.
Apa yang harus diperhatikan selanjutnya
Pengumuman daftar pembicara akhir dan sorotan program.
Konfirmasi mitra dan sponsor untuk edisi Riyadh.
Pengungkapan sesi regulasi atau panduan kebijakan.
Wawasan pasca acara dan penilaian dampak industri.
Pengungkapan: Konten di bawah ini adalah siaran pers yang disediakan oleh perusahaan/perwakilan PR. Dipublikasikan untuk tujuan informasi.
Global Blockchain Show 2026: Riyadh Menjadi Pusat Inovasi Terdesentralisasi
Global Blockchain Show 2026 di Riyadh menjadi platform yang tak tertandingi bagi pemimpin pemikiran, inovator, dan penggemar blockchain. Setelah keberhasilan di Abu Dhabi, edisi berikutnya, yang diselenggarakan oleh VAP Group dan didukung oleh Times of Blockchain, dijadwalkan pada 29–30 Juni 2026 di Riyadh. Acara ini akan fokus pada kemampuan teknologi blockchain dan akan mencakup berbagai topik mulai dari keuangan digital hingga tata kelola terdesentralisasi.
Global Blockchain Show (GBS) akan dihadiri lebih dari 10.000 peserta, bersama lebih dari 250 pembicara, 200+ peserta pameran, dan 300+ perwakilan media.
Peserta akan mendapatkan akses ke rangkaian lengkap sesi yang dipimpin para ahli membahas tren adopsi blockchain, tokenomics, dan aplikasi bisnis. Acara ini akan menawarkan pengalaman belajar langsung, memungkinkan peserta bereksperimen dengan solusi blockchain terbaru. Ini akan membantu mereka memberikan dampak praktis bagi bisnis dan komunitas.
Edisi Riyadh GBS juga akan menampilkan panel yang melibatkan regulator, pakar hukum, dan pemimpin industri yang akan memberikan panduan dalam menavigasi pasar yang kompleks.
Acara ini sebelumnya telah menghadirkan deretan pemimpin global terkenal dan inovator terkemuka di bidang blockchain dan teknologi. H.E. Justin Sun, Pendiri, Penasihat Global, dan Perdana Menteri TRON, HTX, dan Liberland, serta Yat Siu, Co-Founder dan Ketua Animoca Brands, berbagi wawasan mereka. Ahmed Bin Sulayem, Ketua Eksekutif dan CEO Dubai Multi Commodities Centre (DMCC), dan John Lilic, CEO Hilbert Group, juga turut berkontribusi. Acara ini menampilkan Dr. Marwan Alzarouni, CEO Dubai Blockchain Center dan CEO AI untuk Dubai Economy & Tourism, serta Jason Allegrante, Chief Legal & Compliance Officer Fireblocks. Rachel Conlan, CMO Binance, Sunny Lu, CEO VeChain, Abdulla Al Dhaheri, CEO Dubai Blockchain Center, dan investor Murad Mahmudov juga menjadi bagian dari acara yang mengesankan ini.
Dengan mengumpulkan pemangku kepentingan dari berbagai bidang industri blockchain, Global Blockchain Show memperkuat peran Riyadh sebagai pusat utama teknologi dan inovasi.
Global Blockchain Show Riyadh 2026 mengumpulkan visioner, inovator, dan pemimpin industri untuk membahas potensi disruptif blockchain, Web3, dan teknologi terdesentralisasi. Dalam dua hari, konferensi ini menyelami dampak nyata blockchain, perdagangan generasi berikutnya, dan pengembangan ekosistem Web3 di Arab Saudi. Peserta akan mengikuti sesi tentang metaverse terbuka, kecerdasan super dan kreativitas, serta keamanan dan skalabilitas melalui infrastruktur cloud. Sorotan termasuk diskusi provokatif tentang masa depan Ethereum, pengaruh blockchain terhadap tata kelola global, dan cara menyeimbangkan keamanan dengan keberlanjutan. Pembicara utama dan wawancara santai akan membahas NFT dan ekonomi kreator, kemajuan komputasi kuantum, tokenisasi aset nyata, dan dompet Web3 masa depan.
Peserta akan pulang dengan motivasi, pengetahuan praktis, dan kesiapan untuk mendefinisikan generasi berikutnya inovasi digital. Tidak hanya sebuah konferensi, Global Blockchain Show adalah pertemuan global ide, kolaborasi, dan ekspansi yang mendorong masa depan teknologi terdesentralisasi dan pemberdayaan ekonomi.
Pertanyaan media:
Kontak pers: Media@globalblockchainshow.com
Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Global Blockchain Show 2026: Riyadh Menjadi Pusat Inovasi Terdesentralisasi di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.