Menurut data pasar Gate, harga XRP saat ini berada di angka $1,89, mencerminkan kenaikan moderat sebesar 0,58% dalam 24 jam terakhir. Namun, harga ini masih turun 3,51% dibandingkan tujuh hari sebelumnya.
Sebuah pola teknikal yang dikenal sebagai "Triple-Tap" kini menarik perhatian pada level harga krusial ini. Analis teknikal Dom menyoroti bahwa tiga kali pengujian XRP pada zona $1,80 dapat menjadi "babak akhir" dalam proses penentuan dasar harga XRP. Hal ini mengindikasikan pasar berada pada titik kritis yang sensitif.
Pertarungan di Level Kunci
Analis kripto Dom baru-baru ini menyoroti sebuah temuan penting: XRP telah membentuk struktur "Triple-Tap" di area sekitar $1,80. Pola teknikal ini umumnya dianggap sebagai tanda adanya dukungan kuat pada level tersebut. Analis ChartNerdTA menyebut zona ini sebagai "vertical accumulation support," yaitu area permintaan horizontal yang telah bertahan lama.
Secara historis, wilayah support ini menunjukkan ketahanan luar biasa sepanjang tahun lalu. Penutupan mingguan konsisten berada di atas level ini, dengan sumbu bawah yang pendek, menandakan adanya aksi beli aktif di sekitar harga tersebut. Pergerakan sideways XRP dalam rentang ini sebagian disebabkan oleh pesimisme pasar secara umum. Koreksi pasar baru-baru ini telah menghapus sebagian besar keuntungan XRP dari awal tahun, dan sebagian besar analis sepakat bahwa penurunan ini sangat terkait dengan pelemahan pasar kripto secara keseluruhan.
Pasar yang Dibentuk oleh Kekuatan Bullish dan Bearish
Di antara faktor utama yang menopang harga XRP, adopsi institusional dan kekuatan struktur teknikal menjadi sorotan. Peluncuran ETF spot XRP telah memberikan energi baru ke pasar. Sejak disetujui pada November 2025, produk investasi ini menarik arus modal yang signifikan. Analis Steingraber mencatat bahwa dana indeks Bitwise saja memegang puluhan juta XRP, dengan ETF menyerap lebih dari 500 juta XRP hanya dalam satu bulan.
Sinyal penting lainnya datang dari data pasokan di bursa. Glassnode melaporkan bahwa pasokan XRP di bursa turun ke level terendah dalam delapan tahun, dari 3,76 miliar menjadi 1,6 miliar koin. Pengetatan pasokan ini mengindikasikan para pemegang tidak berniat menjual, sehingga berpotensi membuka peluang rebound harga.
Dari sisi teknikal, analis Egrag Crypto menilai struktur harga jangka panjang XRP tetap terjaga. Resistensi atas berada di kisaran $3,40 hingga $3,60, sementara support ditemukan pada rentang $1,85 hingga $1,95.
Meski demikian, potensi risiko tetap perlu diperhatikan. Tantangan terbesar pasar saat ini adalah lemahnya momentum jangka pendek. Egrag Crypto menyoroti bahwa Exponential Moving Average (EMA) 21 hari sedang bergerak turun dan berperan sebagai resistensi, dengan harga masih berada di bawah garis tersebut—tanda kekuatan jangka pendek yang kurang meyakinkan.
Meskipun situasi regulasi telah membaik, ketidakpastian masih ada. Gugatan Ripple vs SEC memang telah selesai, namun prospek regulasi tetap bisa memengaruhi sentimen pasar. Faktor makroekonomi yang lebih luas juga turut berperan. Analis Lacie Zhang mencatat bahwa ketidakpastian makro yang berlanjut dapat membuat XRP tetap volatil hingga 2026, dengan skenario penurunan berpotensi menguji kisaran $1,40.
Analisis Harga Berdasarkan Data Pasar Gate
Per 27 Januari 2026, data pasar Gate menyoroti metrik utama XRP berikut:
| Kategori | Data | Catatan |
|---|---|---|
| Aksi Harga | Harga Saat Ini: $1,89 | Perubahan 24 jam: +0,58% |
| Perubahan 7 hari: -3,51% | Perubahan 30 hari: +1,34% | |
| Perdagangan & Likuiditas | Volume 24 jam: $86,19 juta | Rentang Harga 24 jam: $1,87–$1,94 |
| Kapitalisasi Pasar & Pasokan | Market Cap: $115,43 miliar | Pasokan Beredar: 60,85 miliar XRP |
| Fully Diluted Market Cap: $189,67 miliar | Total Supply: 99,98 miliar XRP | |
| Riwayat Harga | All-Time High: $3,65 | All-Time Low: $0,002686 |
Data ini menunjukkan bahwa setelah volatilitas baru-baru ini, XRP saat ini bertahan di atas zona support $1,80. Rasio market cap terhadap fully diluted market cap adalah 60,85%, menandakan sebagian besar token masih belum beredar. Dibandingkan dengan all-time high $3,65, harga saat ini masih memiliki ruang pertumbuhan yang cukup besar. Data volatilitas harga menunjukkan bahwa pada 2026, rata-rata harga XRP adalah $1,89, dengan kisaran yang diperkirakan antara terendah $0,9674 dan tertinggi $2,56.
Aktivitas Institusional dan Prospek Teknikal ke Depan
Meningkatnya partisipasi institusional kini menjadi pendorong utama di pasar XRP. Beberapa treasury korporasi telah secara terbuka mengumumkan cadangan XRP mereka, antara lain Evernorth ($1 miliar), Trident Digital Tech Holdings ($500 juta), dan Webus International ($300 juta). Tren di tingkat institusi ini semakin diperkuat oleh produk ETF. Sejak diluncurkan pada November 2025, ETF spot XRP telah menarik arus masuk bersih lebih dari $1 miliar, dengan dana kelolaan mencapai $1,12 miliar per 16 Desember.
Dari sisi analisis teknikal, beberapa pola grafik menunjukkan potensi kenaikan. Pada grafik dua mingguan, XRP tampak mulai keluar dari pola segitiga simetris yang telah bertahan selama beberapa bulan—pola yang sering menandakan kelanjutan tren kuat setelah fase konsolidasi yang panjang.
Pola lain yang patut dicatat adalah "Stairway to Valhalla" fractal, yang secara visual menyerupai fase konsolidasi XRP sebelum bull run tahun 2017. Namun, para analis mengingatkan bahwa fractal historis semacam ini sebaiknya dijadikan referensi latar belakang, bukan sebagai prediksi harga spesifik. Level teknikal kunci pun jelas: di sisi bawah, $1,78 diidentifikasi sebagai support paling krusial, dengan investor mengakumulasi 1,87 miliar XRP pada harga tersebut. Di sisi atas, analis Egrag Crypto menandai zona $3,40–$3,60 sebagai area resistensi utama.
Divergensi Pasar dan Proyeksi Harga
Terdapat perbedaan pandangan yang jelas di antara para analis terkait arah masa depan XRP, dengan proyeksi yang sangat beragam.
Pandangan teknikal jangka pendek relatif sejalan: mayoritas analis melihat rentang $1,80–$1,90 sebagai jangkar harga paling relevan saat ini. Menjaga zona ini sangat penting untuk mempertahankan struktur teknikal jangka panjang XRP. Egrag Crypto memprediksi akan terjadi "liquidity sweep" alih-alih breakdown struktural, dan mencatat bahwa penurunan di bawah $1,85 kemungkinan hanya mencerminkan pergerakan likuiditas normal dalam rentang tersebut.
Proyeksi jangka menengah dan panjang lebih bervariasi. Pandangan konservatif memperkirakan XRP akan tetap volatil pada 2026, dengan risiko penurunan hingga $1,40 dan potensi kenaikan menuju rekor tertinggi baru di atas $4,00 pada akhir tahun. Analis Gert van Lagen, yang menganalisis pola double-bottom tujuh tahun, menetapkan target $34 dengan estimasi waktu pertengahan 2026.
Beberapa analis menawarkan proyeksi yang lebih agresif, memperkirakan XRP bisa melonjak dari $2 ke $10 dalam waktu kurang dari satu tahun—atau sekitar kenaikan 400%. Prediksi ini didasarkan pada ETF yang menyerap lebih dari 506 juta XRP dan pola grafik teknikal yang mengarah ke target kenaikan $14–$15.
Proyeksi paling optimistis datang dari model AI. DeepSeek AI memperkirakan bahwa dalam kondisi bull market penuh, XRP bisa mencapai $10 pada akhir 2026, yang berarti potensi imbal hasil sekitar 430% dari level saat ini. Beberapa proyeksi jangka panjang bahkan melihat XRP menembus $3,65 pada 2031.
Seiring XRP terus menguji support kunci, pasar memantau dengan cermat ke mana aset digital ini—yang bergerak di kisaran $1,80—akan melangkah selanjutnya. Data Glassnode menunjukkan lebih dari 95% pasokan XRP saat ini berada dalam posisi untung, sementara XRP yang disimpan di bursa turun ke level terendah dalam delapan tahun—sinyal on-chain yang menunjukkan pasokan semakin ketat. Sementara itu, ETF spot XRP yang disetujui di AS telah menyerap lebih dari $1 miliar token dalam waktu kurang dari sebulan.
Pada halaman pasar Gate, harga real-time XRP berfluktuasi antara $1,87 dan $1,94, dengan market cap stabil di angka $115,43 miliar. Fraktal "Stairway to Valhalla" yang disorot analis teknikal ChartNerdTA masih berlaku, sementara Egrag Crypto menegaskan bahwa selama struktur harga tetap terjaga, pasar belum memasuki fase "macro failure".


