Di sektor paling kompetitif dalam dunia DeFi, sebuah penantang tengah bangkit dengan kecepatan luar biasa. Protokol perdagangan kripto Lighter baru saja menyelesaikan putaran pendanaan besar senilai $68 juta, mencapai valuasi $1,5 miliar dan muncul sebagai salah satu unicorn DeFi yang paling diperhatikan pada tahun 2025.
Putaran ini, yang dipimpin oleh Founders Fund milik Peter Thiel dan perusahaan investasi fintech Ribbit Capital, tidak hanya memberikan Lighter sumber daya yang melimpah, tetapi juga mengirimkan sinyal tegas ke pasar: persaingan untuk infrastruktur perdagangan terdesentralisasi generasi berikutnya telah memasuki fase yang benar-benar baru.
01 Pendanaan Besar: Founders Fund dan Ribbit Capital Bertaruh Penuh
Detail putaran pendanaan terbaru Lighter sangat mencolok. Investasi sebesar $68 juta ini dipimpin bersama oleh Founders Fund dan Ribbit Capital.
Peserta lainnya meliputi Haun Ventures dan broker daring Robinhood—yang keterlibatannya yang jarang dalam investasi ventura semakin menegaskan kepercayaan pasar terhadap prospek Lighter.
Vladimir Novakovski, pendiri dan CEO Lighter, menyatakan bahwa putaran ini mencakup langganan ekuitas dan waran token.
Struktur pendanaan seperti ini semakin umum di proyek kripto, dengan tujuan menyeimbangkan kepentingan antara investor ekuitas tradisional dan ekonomi token.
02 Terobosan Teknologi: ZK Tech Mendukung 650.000 TPS, Mendefinisikan Ulang Batas Kinerja DEX
Lighter bukanlah bursa terdesentralisasi biasa. Dibangun sebagai jaringan Ethereum Layer-2, Lighter dirancang khusus untuk perdagangan perpetual futures.
Keunggulan teknologi intinya sangat mengesankan—dengan memanfaatkan teknologi zero-knowledge proof, Lighter mampu mencapai throughput sebesar 650.000 TPS, angka yang bahkan melampaui banyak bursa keuangan tradisional.
Lebih menarik lagi, sistem perdagangan order book Lighter menawarkan latensi serendah 5 milidetik, setara dengan tingkat kinerja bursa keuangan konvensional.
Berbeda dengan sebagian besar DEX yang menggunakan mekanisme automated market maker (AMM), Lighter menerapkan sistem order book. Hal ini memungkinkan slippage yang lebih kecil, menghilangkan risiko serangan MEV, serta mengenakan biaya perdagangan 0%.
Analis Eugene Bulltime berkomentar di X: "AMM memang memecahkan masalah awal DEX… namun tidak berkelanjutan untuk perdagangan nyata. Pendatang baru seperti Lighter akan memberikan tekanan besar pada Uniswap dalam bisnis DEX-nya."
03 Performa Pasar: Volume Perdagangan Melebihi $10 Miliar, Ungguli Para Rival Mapan
Performa impresif Lighter tidak hanya terbatas pada pendanaan—data pasarnya juga luar biasa.
Menurut data yang dihimpun Dami DeFi, volume perdagangan kontrak perpetual Lighter selama 7 hari mencapai $73,77 miliar, melampaui pesaing mapan seperti Aster dan Hyperliquid.
Pada 11 November, volume perdagangan 24 jamnya menembus $10,08 miliar, jauh di atas Hyperliquid yang sebesar $8,54 miliar dan EdgeX sebesar $5,61 miliar.
Angka-angka ini jelas menunjukkan pengakuan pasar terhadap solusi teknologi Lighter dan menjelaskan mengapa investor bersedia memberikan valuasi tinggi sebesar $1,5 miliar.
Meski volume perdagangan melonjak, para analis juga menyoroti bahwa open interest Lighter berada di kisaran $500 juta, masih tertinggal dari beberapa pesaing—menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan pertumbuhannya.
04 Logika Investasi: Langkah Strategis dari Founders Fund hingga Ribbit Capital
Investor utama Founders Fund, yang didirikan oleh co-founder PayPal Peter Thiel, dikenal dengan filosofi investasinya yang "kontrarian".
Dana ini mencari perusahaan yang mampu menciptakan monopoli, bukan sekadar bersaing di pasar yang sudah ada—filosofi yang terbukti melalui investasi suksesnya di Airbnb, Palantir, dan SpaceX.
Baru-baru ini, Founders Fund memperjelas strategi barunya—memusatkan modal dan sumber daya pada taruhan AI terbesar dalam portofolionya.
Meski Lighter beroperasi di ranah DeFi, infrastruktur perdagangan berperforma tinggi yang dimilikinya secara alami selaras dengan algoritma perdagangan AI dan perdagangan frekuensi tinggi.
Sementara itu, Ribbit Capital, perusahaan investasi yang berfokus pada fintech, memiliki portofolio investasi yang luas di sektor kripto.
Menurut data CoinCarp, Ribbit Capital telah melakukan 39 investasi, dengan 42,31% di antaranya berfokus pada proyek CeFi.
Investasi terbaru meliputi proyek seperti M^ZERO, OpenMind, dan STON.fi, menyoroti fokus berkelanjutan pada infrastruktur keuangan.
05 Prospek ke Depan: Menantang Dominasi Uniswap, Airdrop Token Segera Tiba
Ambisi Lighter melampaui pasar perpetual futures. Kabarnya, protokol ini berencana meluncurkan fitur perdagangan spot dalam waktu dekat, yang akan menempatkannya langsung bersaing dengan raksasa DEX seperti Uniswap.
Lebih dinantikan lagi, Lighter akan menggelar token generation event dan airdrop pada kuartal IV.
Sumber awal menyebutkan bahwa Lighter akan mengalokasikan 25–30% pasokan tokennya kepada komunitas, berpotensi menjadikannya salah satu peristiwa DeFi paling dinanti tahun 2025.
Token generation event proyek ini sudah memicu spekulasi di Polymarket, dengan para trader bertaruh pada valuasi fully diluted pasca listing.
Jika Lighter mampu memenuhi janji teknologinya dan sukses meluncurkan token, bukan tidak mungkin standar baru untuk perdagangan on-chain dan kinerja industri DeFi secara keseluruhan akan tercipta.
Outlook
Kebangkitan Lighter bukan sekadar keberhasilan satu proyek—ini menandai momen penting dalam evolusi infrastruktur DeFi. Dari filosofi investasi "kontrarian" Founders Fund hingga strategi fintech Ribbit Capital, modal cerdas mengalir ke infrastruktur yang mampu mendukung generasi berikutnya aktivitas keuangan.
Dengan token generation event yang semakin dekat dan fitur perdagangan spot yang segera hadir, apakah Lighter benar-benar mampu menantang dominasi Uniswap akan sangat bergantung pada kemampuannya mengubah keunggulan teknologi menjadi pangsa pasar yang berkelanjutan.


