Baru saja melihat sebuah tren pasar yang menarik. Bursa opsi Chicago sedang mengembangkan sesuatu yang baru—menggunakan kerangka opsi tradisional untuk melakukan perdagangan yang bersifat penilaian benar atau salah, dengan kata lain menyederhanakan logika perdagangan agar partisipasi menjadi lebih langsung.



Gagasan desain produk ini cukup jelas. Trader bertaruh pada suatu peristiwa, jika peristiwa terjadi mereka mendapatkan keuntungan tetap, jika tidak mereka mengalami kerugian. Logika ini sebenarnya mirip dengan pasar prediksi yang sedang populer saat ini, tetapi Cboe ingin menggunakan keahlian mereka di bidang opsi untuk membungkus ulang konsep ini. Mereka sedang berdiskusi dengan broker dan market maker mengenai detailnya, dengan tujuan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan ketentuan kontrak yang lebih jelas daripada sebelumnya.

Sejujurnya, Cboe tidak asing dengan produk semacam ini. Bahkan sejak 2008 mereka pernah mencoba hal serupa, berupa opsi binari berdasarkan indeks S&P 500 dan VIX, tetapi saat itu tidak populer dan akhirnya dihentikan. Kali ini mereka tampaknya ingin belajar dari pengalaman tersebut, merancang ulang untuk investor ritel dan institusi, serta menyederhanakan proses perdagangan.

Sudah ada beberapa pemain di pasar ini yang menjalankan jalur tersebut. Beberapa platform yang diatur oleh otoritas AS sudah menyediakan kontrak peristiwa makroekonomi, dan platform berbasis blockchain juga mengalami lonjakan volume selama periode pemilihan dan peristiwa geopolitik. Baru-baru ini bahkan bursa kripto besar mulai terjun ke bisnis pasar prediksi. Jika Cboe berhasil meluncurkan produk ini, mereka pasti akan mendapatkan posisi di segmen pasar yang berkembang pesat ini.

Namun saat ini belum ada jadwal pasti peluncurannya, dan detail tentang peristiwa apa saja yang akan dicakup juga belum dijelaskan secara lengkap. Dari sudut pandang bursa, ini memang upaya menyederhanakan proses transaksi yang kompleks, agar partisipasi menjadi lebih mudah dan langsung.

Peristiwa lain yang patut diperhatikan adalah langkah Bhutan terkait Bitcoin. Kerajaan ini memiliki sekitar 13.000 BTC pada Oktober 2024, tetapi diam-diam mereka menjual sekitar 70% dari jumlah tersebut, kini tersisa 3.954 BTC dengan nilai sekitar 280 juta dolar AS. Menariknya, Bhutan sebelumnya mengandalkan tenaga air untuk penambangan Bitcoin, tetapi sekarang tampaknya memperlambat atau bahkan menghentikan kegiatan tersebut, selama lebih dari satu tahun tidak ada investasi besar baru.

Langkah penjualan ini kontras dengan kondisi pasar saat ini. Beberapa institusi besar dan dana kekayaan negara justru menambah alokasi aset kripto dan emas, sementara negara kecil seperti Bhutan menghadapi tekanan. Tampaknya harga Bitcoin, kesulitan penambangan, dan siklus halving benar-benar menekan margin keuntungan penambangan skala kecil. Pilihan Bhutan ini mencerminkan realitas ekonomi tersebut.
BTC0,45%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan