Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Walikota New York: "TikTok, kami kembali"
Mengapa Walikota New York Mengembalikan Penggunaan TikTok di Tengah Kekhawatiran Keamanan Data?
Pada 31 Maret, Walikota New York, Eric Adams, mengumumkan keputusan untuk mengizinkan penggunaan kembali platform media sosial video pendek TikTok di perangkat elektronik pemerintah.
Pada hari yang sama, Adams mengirim pesan di platform media sosial tersebut yang berbunyi: “TikTok, kami kembali.”
Menurut Associated Press, sebuah memorandum yang disediakan oleh kantor Walikota New York menunjukkan bahwa pemerintah kota mengizinkan setiap departemen untuk memposting konten di platform tersebut. Penyesuaian kebijakan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan penyebaran informasi pemerintah kota New York. Memorandum tersebut menyatakan, “Kami berharap membuka saluran komunikasi baru dengan publik dan membantu menyampaikan informasi yang dibutuhkan warga kota.” Selain itu, memorandum tersebut mewajibkan pengelolaan akun resmi setiap departemen mematuhi serangkaian langkah perlindungan keamanan, termasuk menggunakan perangkat khusus tanpa data sensitif dan menunjuk orang tertentu untuk mengelola akun.
Sejak akhir 2022, pemerintah federal AS dan beberapa negara bagian melarang penggunaan TikTok di perangkat elektronik pemerintah dengan alasan yang disebut “keamanan data.” Mantan Walikota New York, Eric Adams, juga mengeluarkan larangan serupa pada tahun 2023.
Sumber | Xinhua News Agency
Verifikasi | Lu Zhangyin
Editor | Wang Xiaojiao
Pemeriksa | Hao Junshi