Hameini ditembak dan meninggal dunia, mengguncang pasar global, Bitcoin jatuh di bawah 67.000 dolar, harga minyak dan emas melonjak secara bersamaan



Setelah situasi di Timur Tengah meningkat, pasar keuangan global mengalami gejolak. Berita tentang pembunuhan pemimpin tertinggi Iran memicu lonjakan harga minyak dan emas, menunjukkan performa aset safe haven yang baik.

Bitcoin sempat rebound ke sekitar 68.000 dolar sebelum kembali turun, ketegangan yang berlangsung menyebabkan fluktuasi pada aset kripto, dan para investor beralih ke aset safe haven tradisional. Pasar memantau dampak lanjutan dari situasi di Timur Tengah dan harga energi.

Pada 2 Maret, berita tentang meningkatnya ketegangan di Timur Tengah memicu gejolak di pasar keuangan global. Setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke Iran, berita tentang pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, menyebar dengan cepat.

Risiko geopolitik yang meningkat menyebabkan lonjakan harga energi dan aset safe haven, sementara pasar mata uang kripto mengalami fluktuasi yang signifikan, dengan Bitcoin, Ethereum, dan XRP semuanya mengalami penurunan.

Setelah berita tersebut, Bitcoin sempat melonjak cepat ke sekitar 68.000 dolar. Beberapa investor awalnya mengira bahwa struktur kekuasaan Iran mungkin sedang dalam masa transisi, dan ketegangan jangka pendek mungkin mereda, sehingga aset risiko mengalami rebound sementara.

Namun, sentimen optimistis ini tidak bertahan lama. Ketika Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa militer AS akan melanjutkan serangan ke Iran, preferensi risiko di pasar cepat menurun, dan aset kripto kembali memasuki zona koreksi.

Data menunjukkan bahwa Bitcoin setelah mencapai puncaknya di sekitar 68.000 dolar, kembali turun ke sekitar 66.249 dolar, dengan penurunan harian sekitar 1%. Meski dalam seminggu terakhir tetap menguat sekitar 1,5%, penurunan dalam sebulan mendekati 20%. Sementara itu, harga Ethereum sempat menembus di atas 2.000 dolar, lalu kembali turun ke sekitar 1.947 dolar, dengan penurunan harian sekitar 2,4%; XRP juga melemah, saat ini sekitar 1,35 dolar, turun hampir 3% dari hari sebelumnya. Berbeda dengan pergerakan aset kripto, aset safe haven tradisional menunjukkan penguatan yang jelas.

Pasar khawatir konflik di Timur Tengah dapat mengancam pasokan energi global, sehingga harga minyak internasional mengalami kenaikan harian terbesar dalam empat tahun terakhir. Harga emas juga melonjak secara signifikan, sempat menyentuh sekitar 5.382 dolar, dengan kenaikan sekitar 2% dalam 24 jam, sementara harga perak juga naik ke sekitar 95 dolar.

Analis Orbit Markets, Caroline Mauron, menyatakan bahwa fokus pasar saat ini terpusat pada pasar energi dan situasi Selat Hormuz. Selat ini mengangkut sekitar seperlima dari pengiriman minyak dunia, dan jika situasi memburuk, dapat memicu reaksi berantai terhadap inflasi global dan pasar keuangan. Dalam konteks ini, pergerakan aset kripto jangka pendek lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen risiko makroekonomi.

Selain itu, Iran membantah laporan tentang kemungkinan dilanjutkannya negosiasi nuklir dengan AS, yang membuat ketegangan semakin rumit. Seiring para investor terus beralih ke emas dan aset energi sebagai safe haven, aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum kemungkinan tetap mengalami volatilitas tinggi dalam waktu dekat. Pasar selanjutnya akan memantau perkembangan situasi di Timur Tengah dan perubahan harga energi yang akan mempengaruhi aset risiko lebih jauh.
BTC3,33%
ETH2,55%
XRP4,38%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan