Apa Mata Uang Terendah di Dunia pada tahun 2025: Peringkat Lengkap 10 Terburuk

Ketika Anda mengikuti pasar valuta asing, Anda dengan cepat menyadari bahwa sebuah mata uang tidak jatuh nilainya secara kebetulan. Selalu ada kombinasi faktor ekonomi, politik, dan sosial yang meledak di balik setiap keruntuhan. Dan jika Anda pernah bertanya-tanya mata uang mana yang paling tidak dihargai di dunia, jawabannya tidak sederhana — karena tidak hanya satu, tetapi ada skenario global di mana banyak ekonomi menghadapi krisis mendalam yang langsung tercermin pada mata uang mereka.

Pada tahun 2025, komunitas internasional menyaksikan fenomena yang mengkhawatirkan: sementara beberapa mata uang menguat, yang lain diam-diam melebur. Real Brasil menutup tahun 2024 sebagai mata uang terburuk di dunia di antara mata uang utama, dengan depresiasi sebesar 21,52%. Tapi itu baru permulaan. Ada negara di mana situasinya begitu ekstrem sehingga membawa uang tunai dalam bentuk uang kertas menjadi masalah praktis — secara harfiah, bukan kiasan.

10 Mata Uang dengan Nilai Terendah di Pasar Valuta Global: Dari Lebanon hingga Burundi

Berdasarkan data valuta asing yang diverifikasi dan laporan ekonomi internasional tahun 2025, berikut peringkat mata uang yang paling tidak bernilai saat ini dan yang secara serius mengancam daya beli masyarakatnya:

1. Pound Lebanon (LBP) — Juara Depresiasi

Secara resmi, kurs seharusnya 1.507,5 pound per dolar. Namun, di pasar gelap tempat transaksi nyata berlangsung, Anda membutuhkan lebih dari 90 ribu pound untuk membeli 1 dolar. Mata uang ini begitu tidak bernilai sehingga bank membatasi penarikan dan banyak toko menolak menerima pound Lebanon, lebih memilih dolar. Di Beirut, bahkan pengemudi Uber hanya menerima pembayaran dalam dolar.

2. Rial Iran (IRR) — Sanksi dan Krisis

Dengan R$ 100, Anda menjadi “juta” rial. Sanksi Amerika membuat rial menjadi mata uang yang hampir tidak memiliki nilai internasional. Anehnya, kaum muda Iran menemukan bahwa Bitcoin dan Ethereum adalah cadangan nilai yang lebih terpercaya daripada mata uang nasional — sebuah refleksi yang mengungkapkan ketidakpercayaan rakyat.

3. Dong Vietnam (VND) — Kekuatan Ekonomi, Mata Uang Lemah

Vietnam memiliki ekonomi yang tumbuh, tetapi dong tetap secara historis lemah karena kebijakan moneter yang sengaja dibuat demikian. Menarik 1 juta dong dari ATM menghasilkan jumlah uang kertas yang mengesankan. Bagi wisatawan, ini sempurna — dengan US$ 50 mereka bisa hidup seperti raja. Tapi bagi warga Vietnam, ini berarti impor yang mahal dan daya beli internasional yang terbatas.

4. Kip Laos (LAK) — Ekonomi Kecil, Mata Uang Lebih Lemah

Laos menghadapi ekonomi kecil, ketergantungan pada impor, dan inflasi konstan. Kip begitu lemah sehingga di perbatasan dengan Thailand, pedagang lebih suka menerima baht Thailand daripada mata uang lokal.

5. Rupiah Indonesia (IDR) — Secara Historis Depresiasi

Meski merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, rupiah tidak pernah menguat sejak 1998. Hampir menjadi sejarah bahwa mata uang ini termasuk yang terlemah di dunia. Bagi wisatawan Brasil, Bali tetap destinasi tak tertandingi — dengan R$ 200 per hari, mereka bisa hidup dalam kemewahan.

6. Som Uzbekistan (UZS) — Reformasi Tidak Cukup

Uzbekistan telah melakukan reformasi ekonomi penting, tetapi som masih mencerminkan puluhan tahun ekonomi tertutup. Meski berusaha menarik investasi, mata uang ini tetap depresiasi.

7. Franc Guinea (GNF) — Kekayaan Sumber Daya, Kemiskinan Mata Uang

Guinea memiliki emas dan bauksit, tetapi ketidakstabilan politik dan korupsi menghalangi kekayaan ini menjadi mata uang yang kuat. Ini adalah paradoks sumber daya alam yang klasik.

8. Guarani Paraguay (PYG) — Tetangga Kita yang Depresiasi

Paraguay menjaga ekonomi relatif stabil, tetapi guarani secara tradisional lemah. Bagi orang Brasil, ini berarti Ciudad del Este tetap menjadi surga belanja internasional.

9. Ariary Madagaskar (MGA) — Negara Miskin, Mata Uang Lemah

Madagaskar adalah salah satu negara termiskin di dunia, dan ariary mencerminkan kenyataan brutal ini. Impor menjadi sangat mahal, dan daya beli internasional penduduk hampir nol.

10. Franc Burundi (BIF) — Mata Uang Terlemah dalam Peringkat

Menutup peringkat, sebuah mata uang yang begitu depresiasi sehingga untuk pembelian besar, orang secara harfiah membawa kantong uang. Ketidakstabilan politik kronis Burundi tercermin langsung pada franc nasional.

6 Faktor yang Menjelaskan Mengapa Sebuah Mata Uang Menjadi Lebih Tidak Bernilai

Sebuah mata uang tidak jatuh sendiri. Memahami mekanisme di balik depresiasi membantu mengapa beberapa negara masuk dalam peringkat ini:

Inflasi Tak Terkendali

Ketika inflasi mencapai dua digit per bulan, kita berbicara tentang hiperinflasi. Ini menggerogoti tabungan, gaji hilang dalam hitungan minggu, dan kepercayaan terhadap mata uang menguap. Di Brasil, saat inflasi mencapai 7% per tahun, kekhawatiran umum muncul. Bayangkan negara di mana harga ganda setiap bulan.

Ketidakstabilan Politik Kronis

Kudeta, perang saudara, pemerintahan berganti setiap tahun. Ketika tidak ada keamanan hukum, investor kabur dan mata uang menjadi kertas warna-warni. Tidak ada yang mau aset yang bisa disita atau hilang dalam semalam.

Sanksi Ekonomi

Ketika komunitas internasional menutup pintu bagi sebuah negara, negara tersebut kehilangan akses ke sistem keuangan global. Hasilnya: mata uang lokal menjadi tidak berguna untuk perdagangan internasional. Ini sangat terlihat di ekonomi yang dikenai sanksi Barat.

Cadangan Internasional Rendah

Seperti memiliki sedikit uang di rekening. Jika Bank Sentral tidak punya cukup dolar untuk mempertahankan mata uang, nilainya langsung jatuh. Bahkan nilai emas pun berpengaruh dalam konteks ini.

Pelarian Modal Massal

Ketika warga lebih suka menyimpan dolar secara informal — yang dikenal sebagai “di bawah kasur” — daripada mata uang lokal, Anda tahu situasinya kritis. Ketidakpercayaan ini adalah gejala ekonomi yang sudah runtuh.

Ketergantungan Impor

Tanpa produksi domestik yang beragam, negara harus terus-menerus membutuhkan mata uang asing untuk membeli apa yang dikonsumsi. Ini menciptakan tekanan permanen untuk depresiasi.

Bagaimana Realitas Ini Mempengaruhi Investor Brasil di 2026

Meskipun peringkat ini didasarkan data 2025, pada 2026 fondasi ekonomi negara-negara ini tetap serupa. Beberapa pelajaran praktis muncul:

Destinasi Perjalanan yang Paradoks

Mata uang yang depresiasi berarti peluang wisata luar biasa. Dengan dolar atau real, pelancong Brasil menemukan nilai yang luar biasa. Tapi ingat: depresiasi mata uang mencerminkan tantangan ekonomi nyata — keamanan, infrastruktur, akses layanan bisa terganggu.

Investasi dalam Aset Internasional

Mata uang yang lemah menunjukkan mengapa diversifikasi internasional penting. Aset yang denominasi dalam mata uang kuat — atau lebih baik lagi, dalam dolar dan euro — lebih baik dalam menjaga nilai dibandingkan mata uang lokal di negara-negara yang ekonomi tidak stabil.

Tanda Bahaya Makroekonomi

Mengikuti bagaimana mata uang runtuh berfungsi sebagai pelajaran ekonomi praktis. Memberikan pemahaman nyata tentang bagaimana inflasi, korupsi, ketidakstabilan, dan tata kelola yang buruk menghancurkan kepercayaan dan nilai dari waktu ke waktu.

Kesimpulan: Pentingnya Stabilitas Ekonomi

Peringkat mata uang paling tidak bernilai di dunia jauh lebih dari sekadar rasa ingin tahu finansial. Mengungkapkan bagaimana politik, kepercayaan institusional, dan stabilitas ekonomi saling terkait. Tidak ada mata uang lemah yang kebetulan — selalu mencerminkan ekonomi yang melemah.

Bagi investor mana pun, pelajarannya jelas: ekonomi yang tidak stabil menawarkan risiko besar. Mata uang yang paling tidak bernilai mungkin tampak sebagai peluang, tetapi kenyataannya mereka mencerminkan krisis mendalam yang mempengaruhi investasi, tabungan, dan masa depan keuangan masyarakat setempat.

Jelas bahwa mata uang mana yang paling tidak dihargai di dunia tergantung pada waktu dan metriknya, tetapi 10 yang tercantum di sini mewakili kasus depresiasi moneter paling ekstrem secara global. Memahami mengapa mata uang ini berada dalam situasi tersebut sangat penting untuk memahami makroekonomi, geopolitik, dan secara tidak langsung, membuat pilihan investasi yang lebih baik.

BTC5,62%
ETH9,68%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)