Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini saya melihat Bloomberg membahas topik yang semakin ramai diperbincangkan: bagaimana mengenai miliarder. Dan memang, konsentrasi kekayaan telah mencapai tingkat yang belum pernah kita lihat sebelumnya, dengan segelintir individu mengumpulkan kekayaan yang luar biasa sementara sebagian besar populasi tertinggal.
Yang menarik adalah bahwa pemerintah kini tidak bisa lagi berpura-pura tidak tahu. Tekanan untuk mengatasi ketidaksetaraan ini semakin meningkat, dan perpajakan telah menjadi salah satu alat utama untuk mencoba menyeimbangkan distribusi kekayaan. Para ahli mengusulkan pendekatan yang cukup ambisius: mulai dari tarif pajak minimum global yang mencegah orang kaya berpindah dari satu negara ke negara lain demi menghindari surga pajak, hingga pajak langsung atas kekayaan alih-alih atas penghasilan.
Gagasan di balik pajak aset ini logis: ini memberi gambaran yang jauh lebih jelas tentang situasi keuangan sebenarnya dari seseorang. Tapi tentu saja, di sinilah segala menjadi rumit. Menerapkannya membutuhkan kerja sama internasional dan kebijakan fiskal inovatif yang tidak mudah dirancang.
Dan memang, ada hambatan nyata. Pertama adalah resistensi politik, tentu saja. Lalu ada masalah teknis dalam menilai aset yang tidak likuid, seperti properti atau perusahaan swasta. Kritikus juga menunjukkan bahwa, jika tidak dilakukan dengan baik, pajak ini bisa memicu pelarian modal atau mengurangi insentif berinvestasi, yang tentu saja tidak diinginkan siapa pun.
Meskipun begitu, perdebatan tetap hidup. Para pembuat kebijakan berusaha menemukan keseimbangan antara menjaga pertumbuhan ekonomi dan mencapai distribusi kekayaan yang lebih adil. Ini adalah keseimbangan yang rumit, tetapi diskusi tentang bagaimana perpajakan harus memainkan peran dalam ekonomi modern tidak lagi bisa diabaikan.