Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Amerika dan Iran mengadakan negosiasi maraton di Pakistan yang berlangsung selama 21 jam, dari Sabtu hingga dini hari Minggu, melalui lima putaran tarik-ulur dan pertukaran pendapat tertulis, namun akhirnya berakhir dengan kegagalan. Pihak Amerika hanya menggelar konferensi singkat yang dihadiri Wakil Presiden Vance, dan langsung meninggalkan ruangan dalam waktu 4 menit, menuduh Iran menolak secara tegas melepaskan program nuklirnya, menyebut perbedaan terlalu besar, dan meninggalkan sebuah “rencana akhir” yang menunggu tanggapan dari Iran. Iran membantah dengan menyatakan bahwa pihak Amerika mengajukan “permintaan yang berlebihan dan tidak realistis”, mengakui ada dua atau tiga isu inti yang macet, tetapi menegaskan “Kalau ingin menyelesaikan dalam satu negosiasi, terlalu berharap”.
Lebih menarik perhatian adalah ancaman keras Iran: mereka tidak terburu-buru untuk negosiasi lagi, kecuali Amerika setuju dengan kesepakatan yang masuk akal, maka Selat Hormuz jangan harap tenang. Ketegangan yang terus berlangsung ini tetap menjadi jalur utama transportasi minyak dunia. Sementara itu, perang media kedua belah pihak semakin memanas: media Iran secara langsung menuding media Barat sengaja membesar-besarkan “suasana positif”, detail seperti “konflik sengit” dan “jabat tangan” semuanya hanyalah rekayasa, bertujuan mengendalikan harga minyak internasional.
Adapun putaran negosiasi berikutnya, waktu dan tempatnya belum ditentukan. Pakistan tetap berperan sebagai mediator, tetapi Iran jelas tidak mau ikut campur. Singkatnya: negosiasi ini sia-sia, para pengangkut minyak harus berhati-hati. #Gate广场四月发帖挑战