Saya memperhatikan perkembangan menarik dalam sejarah penambangan Bitcoin yang tampaknya sedang ditulis ulang saat ini. Perusahaan publik di sektor ini mengalami tekanan serius — kerugian sekitar 19 ribu dolar untuk setiap BTC yang ditambang dengan harga sekitar 72 ribu. Tetapi alih-alih menyerah, mereka melakukan sesuatu yang radikal: bertransformasi menjadi operator pusat data untuk kecerdasan buatan.



Ini bukan sekadar pivot kecil. Hanya di sektor publik sudah ada kontrak lebih dari 70 miliar dolar untuk AI dan komputasi berkinerja tinggi. Core Scientific, TeraWulf, Hut 8 — semuanya menandatangani perjanjian jangka panjang bernilai miliaran dolar. Pada akhir tahun ini, beberapa perusahaan mungkin mendapatkan hingga 70 persen pendapatan dari AI, bukan dari penambangan tradisional.

Ekonomi menjelaskan semuanya. Infrastruktur penambangan berharga sekitar 700 ribu — 1 juta dolar per megawatt, sedangkan infrastruktur AI dinilai antara 8–15 juta dolar per megawatt. Perbedaannya besar, tetapi yang utama — AI menawarkan margin lebih dari 85 persen dengan prospek pendapatan bertahun-tahun. Sebagai perbandingan: harga hash pada bulan Maret turun ke level terendah sepanjang sejarah, sekitar 28–30 dolar per petahash per hari. Pada level ini, listrik dengan biaya kurang dari 0,05 dolar per kilowatt-jam diperlukan agar tetap menguntungkan.

Mereka memutuskan membiayai transisi ini dengan dua cara. Pertama — utang. IREN menerbitkan obligasi konversi sebesar 3,7 miliar dolar, TeraWulf memiliki total utang 5,7 miliar dolar, Cipher Digital pada November menerbitkan obligasi sebesar 1,7 miliar dolar. Cara kedua — penjualan Bitcoin. Core Scientific menjual sekitar 1900 BTC pada Januari, berencana melikuidasi hampir semua cadangan yang tersisa di kuartal pertama. Bitdeer sepenuhnya mengosongkan cadangannya pada Februari. Bahkan Marathon, pemegang terbesar dengan 53 ribu BTC, memperluas kebijakan penjualannya dari saldo penuh.

Di sinilah muncul paradoks menarik. Perusahaan yang menjual Bitcoin untuk membiayai infrastruktur AI — adalah perusahaan yang operasi penambangannya memastikan keamanan seluruh jaringan Bitcoin. Ketika mereka mengurangi kapasitas, hash rate menurun. Jaringan mencapai puncaknya sekitar 1160 exahash per detik pada Oktober, dan sekarang turun ke 920 EH/s dengan tiga koreksi kesulitan berturut-turut.

Pasar sudah menilai perpecahan ini. Perusahaan dengan kontrak HPC yang terjamin diperdagangkan dengan rasio 12,3 terhadap pendapatan yang diharapkan, sementara perusahaan penambangan murni diperdagangkan dengan rasio 5,9. Investor membayar lebih dari dua kali lipat untuk eksposur ke AI. Ini memperkuat insentif untuk pergeseran lebih lanjut.

Menurut prediksi, hash rate bisa mencapai 1,8 zettahash pada akhir 2026, tetapi ini tergantung pada pemulihan harga Bitcoin ke 100 ribu dolar. Jika harga tetap di level 70 ribu atau lebih rendah, transisi ke infrastruktur AI akan dipercepat, dan sektor penambangan dalam bentuk klasiknya akan benar-benar berubah. Perangkat generasi berikutnya bisa membantu — chip baru akan mengonsumsi setengah energi untuk satu Bitcoin, tetapi untuk adopsi, diperlukan modal yang saat ini dialokasikan perusahaan ke AI.

Secara umum, kita menyaksikan pergeseran fundamental tentang siapa sebenarnya perusahaan-perusahaan ini. Sepuluh tahun lalu, mereka adalah penambang yang mengumpulkan Bitcoin. Sekarang, mereka menjadi operator pusat data yang menjual Bitcoin untuk mendanai pertumbuhan. Apakah ini akan menjadi reaksi sementara atau transformasi permanen — semuanya tergantung satu hal: harga Bitcoin.
BTC0,99%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan