Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pernah bertanya-tanya dari mana sebenarnya asal usul HODL? Ceritanya cukup liar jika dipikirkan.
Pada Desember 2013, seorang pengguna forum Bitcoin bernama GameKyuubi membuat sebuah posting yang secara tidak sengaja membentuk budaya kripto selamanya. Dia menamainya "I AM HODLING" – dan ya, dia tahu itu salah ketik. Postingan itu pada dasarnya adalah curahan hati dalam keadaan mabuk penuh dengan kesalahan ejaan dan huruf kapital acak, tetapi pesan intinya kuat: dia tidak menjual Bitcoin-nya meskipun harga sedang jatuh saat itu.
Pria itu pada dasarnya sedang melampiaskan kekesalannya tentang seberapa buruk dia dalam trading dan bagaimana dia lebih memilih untuk bertahan. Dia menulis sesuatu seperti "Kamu hanya menjual saat pasar sedang bearish jika kamu adalah trader harian yang baik atau noob yang terjebak ilusi." Pendekatan yang cukup jujur, sebenarnya. Intinya adalah bahwa dalam permainan zero-sum seperti kripto, trader hanya bisa mengambil uangmu jika kamu benar-benar menjual.
Kesalahan ketik "HODL" itu menyebar seperti api di komunitas. Apa yang dimulai sebagai typo dalam postingan mabuk berubah menjadi slang internet yang sebenarnya. Orang-orang mulai menggunakannya untuk menggambarkan strategi menahan Bitcoin daripada panik menjual. Akhirnya, istilah ini meluas untuk mencakup cryptocurrency apa pun.
Yang menarik, HODL tidak hanya menjadi meme – itu benar-benar berubah menjadi strategi trading yang sah, meskipun cukup sederhana. Ide dasarnya simpel: beli dan tahan, tetap berinvestasi, jangan trading saat harga turun. Secara teori, jika kamu hanya HODLing, kamu menghindari beberapa kesalahan trading terburuk seperti panik menjual di dasar atau membeli di puncak.
Melangkah ke tahun 2019, CoinDesk bahkan melacak Mike – orang di balik postingan awal itu – untuk melihat apakah pandangannya tentang trading telah berubah sejak dia secara tidak sengaja menjadi terkenal di dunia kripto. Cukup keren mereka bisa menemukannya.
Jadi, dari situlah asal usul HODL – sebuah typo dari trader frustrasi yang entah bagaimana menjadi salah satu konsep terpenting dalam dunia kripto. Kadang-kadang ide terbaik datang dari tempat yang paling tak terduga.