Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Harga Emas Mulai Turun, Simak Prospek dan Strategi Investasi
Harga emas dunia terpantau mulai turun dalam beberapa waktu terakhir, meskipun masih mampu menguat sejak awal tahun 2026.
Melansir Trading Economics pukul 13.30 WIB, harga emas turun 0,18% ker US$ 4.755,51 per troi ons. Dalam sebulan terakhir, harga emas juga sudah turun 8,25%.
Meskipun begitu, harga emas masih mampu menguat 10,01% sejak awal tahun alias year to date (YTD).
Chief Analyst Doo Financial FuturesLukman Leong melihat, pergerakan harga emas saat ini diperkirakan masih akan fluktuatif.
“Ini merespons perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah yang berubah-ubah,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (10/4/2026).
Investor pun bisa menambahkan kepemilikan saat harga emas turun. Namun, kepemilikan juga bisa dipertahankan atau bahkan ambil untung ketika harga naik.
“Harga emas saat ini diperkirakan belum akan melanjutkan rally dan masih akan ada di bawah US$ 5.000 per troi ons,” tuturnya.
Menurut Lukman, perang di Timur Tengah diperkirakan masih berlangsung setidaknya hingga Juni 2026.
“Strategi buy low sell high bisa memaksimalkan imbal hasil. Namun, strategi buy low and hold sesuai bagi investor yang tidak menghindari kerumitan,” katanya.
Lukman pun memproyeksikan harga emas dunia akan ada di kisaran US$ 4.400 - US$ 4.900 per ons troi hingga semester I 2026.
Ia juga memperkirakan, harga emas bakal menyentuh US$ 5.700 - US$ 6.000 per ons troi di akhir 2026 dengan asumsi perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel berakhir.
$XAU
#MetaReleasesMuseSpark
#CanaryFilesSpotPEPEETF
#GateSquareAprilPostingChallenge
#USIranCeasefireTalksFaceSetbacks