Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Teori Dow sering didengar, tapi sebenarnya ini adalah teori yang sudah ada lebih dari 100 tahun yang lalu. Ini adalah kerangka analisis pasar yang dibangun oleh Charles H. Dow, dan masih relevan untuk memahami pembalikan tren saat ini.
Pandangan dasar yang diajukan Dow adalah bahwa seluruh pasar mencerminkan kondisi bisnis. Dengan kata lain, jika kita melihat pergerakan harga, kita bisa memahami psikologi pasar secara menyeluruh. Dia mencoba membuktikan teori ini dengan menggunakan indeks Dow Jones Industrial Average dan indeks transportasi. Jika salah satu indeks naik dan indeks lainnya juga mengonfirmasi, itu menunjukkan adanya pembalikan tren yang nyata.
Tren pasar bergerak dalam 3 tingkat. Pertama, tren utama adalah arus besar yang berlangsung selama beberapa bulan hingga beberapa tahun. Kedua, tren sekunder adalah koreksi menengah yang berlangsung selama beberapa minggu hingga beberapa bulan. Terakhir, tren tersier adalah fluktuasi jangka pendek selama beberapa hari hingga satu minggu. Bagi investor, penting untuk memahami hubungan ketiga tingkat ini. Misalnya, dalam tren utama yang bullish, jika tren sekunder yang bearish muncul, itu bisa menjadi peluang beli.
Teori Dow awalnya ditujukan untuk pasar saham, tetapi kini juga diterapkan di pasar aset kripto. Bitcoin dan altcoin juga bergerak melalui siklus akumulasi, ekspansi, dan distribusi. Masa akumulasi di mana pemain besar diam-diam membeli, masa ekspansi di mana pemain kecil ikut serta, dan masa distribusi di mana pemain besar menjual. Dengan memahami pola ini, kita bisa memperkirakan waktu pembalikan tren.
Aset kripto beroperasi 24 jam sehari, 365 hari setahun, dan sangat dipengaruhi oleh emosi. Oleh karena itu, prinsip Dow, terutama konfirmasi volume perdagangan, menjadi sangat penting. Tren yang kuat harus disertai volume besar. Kenaikan harga tanpa volume yang sesuai mungkin hanyalah fluktuasi sementara, bukan tren yang nyata.
Dalam pasar bullish menurut teori Dow, ada 3 tahap. Pertama, tahap akumulasi saat harga berada di dasar pasar yang bearish dan semua orang pesimis. Kedua, tahap partisipasi umum di mana peserta pasar menyadari peluang dan mulai membeli secara aktif. Ketiga, tahap distribusi di mana tren berakhir saat spekulasi terus berlangsung. Sebaliknya, dalam pasar bearish, urutannya akan terbalik.
Yang menarik adalah prinsip bahwa tren akan berlanjut sampai konfirmasi pembalikan yang jelas muncul. Artinya, setelah tren naik dimulai, kita tidak boleh meragukan tren tersebut sampai sinyal pembalikan yang nyata muncul. Banyak trader keliru menganggap koreksi tren sekunder sebagai pembalikan tren yang sebenarnya.
Konsep korelasi indeks silang mungkin sudah agak kuno saat ini. Dulu, pengiriman dan manufaktur sangat terkait erat, tetapi dengan digitalisasi, pentingnya pengiriman fisik berkurang. Namun, prinsip dasar dari teori Dow—membaca psikologi pasar, mengonfirmasi dengan volume, dan berhati-hati dalam menilai pembalikan tren—masih berlaku sampai sekarang.
Pada akhirnya, keberlangsungan teori Dow karena teori ini memperkenalkan konsep tren pasar. Kritikus mungkin menganggapnya usang, tetapi banyak trader masih menggunakan teori ini untuk memahami pasar saat ini. Baik di saham maupun aset kripto, teori Dow tetap berharga sebagai kerangka berpikir untuk membedakan pembalikan tren yang nyata.