Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
SEC melarang tiga mantan eksekutif tinggi FTX, melarang mereka menjabat sebagai direktur atau eksekutif perusahaan publik selama 8 hingga 10 tahun
Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) langkah terbaru menandai tahap penting dalam kemajuan pengawasan terhadap kasus FTX. Baru-baru ini, SEC telah mengajukan usulan putusan akhir persetujuan terhadap tiga eksekutif terkait perusahaan afiliasi FTX, Alameda Research, yaitu Caroline Ellison, mantan CEO, Gary Wang, mantan CTO, dan Nishad Singh, mantan insinyur utama, ke Pengadilan Distrik Selatan New York. Berdasarkan dokumen putusan tersebut, ketiga eksekutif ini akan menghadapi pembatasan profesional jangka panjang, terutama larangan dalam posisi manajerial di perusahaan publik.
Rincian Larangan dan Pengakuan Pengadilan
Menurut usulan putusan akhir yang diajukan SEC, ketiga orang tersebut tidak keberatan terhadap semua tuduhan pelanggaran terhadap ketentuan anti-penipuan dalam undang-undang sekuritas. Di antara mereka, Caroline Ellison sebagai pengambil keputusan utama di Alameda Research akan dilarang menjabat sebagai direktur atau eksekutif di perusahaan publik selama 10 tahun ke depan. Sementara itu, Gary Wang dan Nishad Singh akan menghadapi larangan selama delapan tahun, dan juga dilarang memegang posisi manajerial penting di perusahaan publik.
Dampak Praktis dari Pembatasan Posisi
Keputusan larangan ini secara substantif membatasi dewan direksi dan manajemen perusahaan publik. Di pasar sekuritas AS, anggota dewan dan eksekutif perusahaan publik harus memenuhi kriteria kelayakan dan standar reputasi tertentu. Individu yang dinyatakan melanggar undang-undang sekuritas oleh SEC biasanya akan menghadapi pembatasan karier jangka panjang. Putusan ini memastikan bahwa ketiga tokoh kunci dalam kasus penipuan FTX tidak dapat secara langsung terlibat dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan perusahaan publik selama beberapa tahun ke depan, yang penting untuk melindungi kepentingan investor dan menjaga ketertiban pasar.
Latar Belakang Kasus dan Penguatan Pengawasan
Tindakan hukum ini bermula dari keruntuhan mendadak FTX pada November 2022. Peristiwa tersebut kemudian terungkap melibatkan penipuan besar-besaran terhadap investor, yang memicu penyelidikan dan penuntutan jangka panjang oleh otoritas pengawas AS. Putusan akhir SEC menandai tahap akhir penanganan hukum terhadap kasus FTX dan juga mencerminkan tekad kuat lembaga pengawas dalam mencegah perilaku tidak jujur dari eksekutif dan memperkuat tata kelola perusahaan publik.