Bagaimana cara keluar dari posisi terjebak? Teman-teman yang mengalami posisi terjebak jangan takut! Setelah terjebak, semua operasi kita menjadi pasif. Kita sebaiknya melakukan pengurangan posisi atau menutup posisi secara tepat waktu, jika itu adalah perdagangan margin, kita juga bisa dipaksa untuk menutup posisi secara paksa. Apapun hasilnya, kita akan mengalami proses psikologis yang sulit. Setelah terjebak, kita benar-benar merasakan betapa pentingnya masuk pasar dengan tepat. Penyebab utama terbentuknya posisi rugi adalah sebagai berikut:



1. Salah membaca arah. Setelah masuk pasar, kondisi pasar tidak bergerak sesuai prediksi, melainkan langsung menuju stop loss.
2. Level stop loss yang tidak tepat. Kondisi pasar tidak langsung bergerak sesuai prediksi, melainkan terlebih dahulu melakukan pullback sebelum kembali menuju target profit, tetapi pullback ini menutup posisi stop loss.
3. Harga masuk yang tidak sesuai. Masuk pasar saat melawan tren, atau meskipun mengikuti tren tetapi masuk saat pergerakan jangka pendek terlalu cepat, ruang untuk rebound cukup besar, sehingga stop loss harus ditempatkan sangat jauh. Harapan bahwa pasar tidak akan rebound atau hanya rebound kecil, seringkali tidak terpenuhi, sehingga harus menutup posisi lebih awal karena tekanan psikologis yang besar.
4. Level take profit yang terlalu jauh. Pasar karena berbagai alasan gagal mencapai level take profit yang diprediksi, lalu berbalik dan menuju stop loss atau tertahan di tengah jalan.
Solusi: Masalah pertama:
Bergerak sesuai tren saat pasar sedang tren satu arah.
Hati-hati saat mendekati level resistance atau support penting;
Saat pasar sedang sideways, sebaiknya istirahat atau menempatkan order di level break out atas atau bawah.
Masalah kedua:
1. Level stop loss harus didasarkan pada analisis teknikal, seperti titik tertinggi sebelumnya atau garis tren, dan disesuaikan dengan kondisi pasar. Dalam tren satu arah normal, bisa menempatkan stop loss lebih dekat, sedangkan dalam tren yang terlalu cepat atau pasar berfluktuasi, harus lebih berhati-hati.
2. Menggunakan stop loss gabungan, sebagian posisi ditambah, sebagian tidak.
3. Menetapkan trailing stop loss untuk meningkatkan peluang profit.
Masalah ketiga:
1. Jangan memaksakan masuk pasar saat harga tidak sesuai, prediksi titik break out harus dilakukan dan menunggu konfirmasi break out untuk masuk.
2. Prediksi titik break out harus memperhatikan level jangka pendek.
Masalah keempat:
1. Berdasarkan kondisi posisi yang dimiliki, lakukan langkah berikut:
- Level take profit harus didasarkan pada analisis teknikal, seperti titik tertinggi sebelumnya atau garis tren, dan sisakan jarak 5 sampai 30 poin sesuai kondisi pasar. Dalam tren satu arah yang normal, bisa mengurangi jarak, tetapi dalam tren cepat atau pasar berfluktuasi, harus lebih berhati-hati.
- Gunakan take profit gabungan, sebagian posisi diambil keuntungan terlebih dahulu.
- Terapkan trailing take profit.
- Saat menempatkan order, harus memperkirakan waktu pencapaian target dan kondisi perubahan tren. Jika salah satu dari keduanya terpenuhi tetapi belum menghasilkan keuntungan, perlu evaluasi ulang kondisi pasar, anggap transaksi selesai.
Jika ada pertanyaan, segera hubungi Zhao Gongzi. Strategi dan ide harian akan diumumkan sebelumnya, dan peluang akan bergantung pada kondisi pasar nyata. Perhatikan manajemen risiko, ambil keuntungan dalam rentang fluktuasi yang wajar agar aman.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan