Kacey Wood: Bitcoin akan bangkit di era deflasi yang didorong oleh teknologi

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Dalam periode Investor Bitcoin New York yang baru-baru ini diadakan, CEO ARK Invest, Cathy Wood, mengemukakan sebuah pandangan berani—bahwa Bitcoin bukan hanya alat lindung nilai terhadap inflasi, tetapi juga aset strategis untuk menghadapi guncangan revolusi teknologi yang akan datang. Penilaiannya didasarkan pada pemikiran mendalam tentang prospek perkembangan teknologi eksponensial seperti AI.

Guncangan deflasi yang didorong oleh percepatan teknologi sedang merencanakan

Cathy Wood menunjukkan bahwa sistem keuangan tradisional dan Federal Reserve belum mempersiapkan diri untuk “guncangan produktivitas” yang akan datang. Guncangan ini berasal dari perkembangan pesat teknologi eksponensial seperti kecerdasan buatan dan robotik, yang akan mengubah secara mendalam logika operasional ekonomi. Berbeda dengan tekanan inflasi yang dialami dalam sejarah, gelombang guncangan ini membawa tantangan sebaliknya—yaitu deflasi yang didorong oleh kemajuan teknologi.

Dunia tradisional yang terbiasa dengan tingkat inflasi 2%-3% perlu beradaptasi lebih cepat dari yang diperkirakan terhadap perubahan ini. Cathy Wood menekankan bahwa deflasi ini bukan berasal dari keruntuhan ekonomi, melainkan dari terobosan teknologi yang mampu secara signifikan menurunkan biaya dan meningkatkan output dengan cepat. Meskipun tampaknya berita baik, kenyataannya ini menimbulkan tantangan mendalam terhadap struktur keuangan yang ada.

Penurunan biaya AI sebagai pendorong utama deflasi

Data secara jelas mencerminkan percepatan kemajuan teknologi. Berdasarkan data yang dikutip Cathy Wood, biaya pelatihan kecerdasan buatan menurun sebesar 75% setiap tahun, sementara biaya inferensi (biaya aktual untuk menghasilkan respons AI) menurun hingga 98% setiap tahun. Ini berarti bahwa dengan input yang menurun setiap tahun, kapasitas produksi perusahaan justru meningkat secara eksponensial.

Kontras ini secara langsung menyebabkan tekanan penurunan harga di pasar. Perusahaan dapat menawarkan produk dan layanan yang sama atau bahkan lebih berkualitas dengan biaya yang lebih rendah, sehingga konsumen akhirnya mendapatkan barang dan jasa yang semakin murah. Inilah proses deflasi secara ekonomi, dan juga risiko yang belum banyak diperkirakan oleh banyak lembaga keuangan tradisional.

Ketergantungan Federal Reserve pada data tertinggal untuk membuat kebijakan berpotensi tidak mampu merespons perubahan besar ini. Cathy Wood memperingatkan bahwa ketika kerusakan menyebar secara lebih luas, regulator mungkin harus bereaksi secara terburu-buru, yang akan memperburuk ketidakpastian pasar.

Karakteristik desentralisasi Bitcoin sebagai keunggulan lindung nilai

Dalam konteks ini, nilai strategis Bitcoin menjadi semakin menonjol. Cathy Wood berpendapat bahwa Bitcoin adalah aset lindung nilai ganda terhadap inflasi dan deflasi. Keunggulannya terletak pada desain desentralisasi dan pasokan tetap, yang membuatnya mampu melawan kerentanan internal sistem keuangan tradisional.

Kinerja saham Software as a Service (SaaS) yang buruk, munculnya risiko counterparty di bidang ekuitas swasta dan kredit swasta, semuanya mencerminkan akumulasi risiko dalam sistem keuangan tradisional. Sebaliknya, Bitcoin tidak memiliki masalah tersebut. Ia menawarkan alternatif tanpa kepercayaan, yang tidak bergantung pada pihak tengah manapun.

Seiring tekanan deflasi menekan laba perusahaan dan melemahkan model keuangan berbasis pertumbuhan utang, karakteristik desentralisasi dan transparansi sederhana ini menjadi semakin berharga. Kesederhanaan Bitcoin kontras tajam dengan kompleksitas sistem keuangan berlapis yang menghadapi tekanan struktural yang semakin meningkat.

Ujung sejarah: dari krisis gelembung hingga realitas teknologi

Cathy Wood membandingkan kondisi saat ini dengan sejarah secara menarik. Pada masa gelembung teknologi dan telekomunikasi, investor menginvestasikan dana besar saat teknologi masih belum matang, yang akhirnya meledak. Sebaliknya, saat ini—teknologi tersebut sudah benar-benar ada dan menunjukkan potensi peningkatan produktivitas yang kuat. Dengan kata lain, kita berada di ujung lain dari siklus gelembung.

Ini berarti bahwa investasi berbasis inovasi, termasuk blockchain dan aset kripto, berpotensi mendapatkan manfaat dari perubahan ekonomi yang mendasar. Portofolio ARK Invest selama bertahun-tahun dibangun berdasarkan logika ini, dan perusahaan tetap menjadi pemegang saham penting di banyak perusahaan terkait kripto seperti Coinbase dan Robinhood.

Ketidakpastian jangka panjang di tengah volatilitas pasar

Meskipun pasar masih menunjukkan volatilitas, Cathy Wood tetap yakin terhadap prospek investasi berbasis inovasi. Ia percaya bahwa seiring narasi ekonomi beralih dari inflasi ke deflasi yang didorong oleh produktivitas, Bitcoin dan aset inovatif lainnya akan menghadapi peluang strategis.

Akhirnya, Cathy Wood merangkum keyakinannya dengan kalimat singkat dan kuat: “Kebenaran akan menang. Kami percaya bahwa kami berada di sisi yang benar dari perubahan.” Ini bukan hanya penilaian terhadap prospek Bitcoin dan investasi inovatif, tetapi juga keyakinan terhadap tren jangka panjang.

BTC0,57%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan