Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pemula di dunia kripto wajib tahu: perbedaan antara bullish dan bearish serta logika trading
Setelah memasuki pasar mata uang kripto, Anda akan sering menemui kata-kata seperti “bullish”, “bearish”, “long”, “short”. Banyak pemula yang kurang memahami konsep-konsep ini, sehingga sering merasa bingung saat menganalisis pasar atau membuat strategi trading. Sebenarnya, memahami “bullish” dan “bearish” adalah dasar untuk memahami seluruh pasar koin, dan dengan menguasai kedua konsep ini, Anda dapat lebih jelas memahami psikologi dan perilaku para pelaku pasar.
Bullish: Mendapatkan keuntungan dari tren naik
Bullish berarti memiliki sikap optimisme terhadap pergerakan pasar selanjutnya, dengan perkiraan harga akan naik. Setelah Anda memandang suatu koin sebagai bullish, tindakan paling langsung adalah melakukan posisi long—yaitu membeli di pasar spot.
Logika melakukan posisi long sangat sederhana: Beli dengan harga rendah, tunggu harga naik, lalu jual dengan harga tinggi, selisihnya adalah keuntungan Anda. Ini adalah cara paling dasar untuk mendapatkan keuntungan dalam trading spot, dan juga strategi yang paling mudah dipahami dan dilakukan oleh kebanyakan pemula.
Sebagai contoh, misalnya harga suatu koin saat ini adalah 10 yuan. Anda memandang koin ini sebagai bullish dan percaya ada potensi kenaikan, lalu membeli 1 unit dengan harga 10 yuan. Beberapa minggu kemudian, harga naik sesuai prediksi Anda menjadi 15 yuan, dan Anda memutuskan untuk menjualnya, sehingga mendapatkan keuntungan sebesar 5 yuan. Proses lengkapnya—memandang bullish → membeli → menunggu → menjual—membentuk satu operasi long yang lengkap.
Perlu dicatat bahwa dalam pasar spot, semua tindakan pembelian pada dasarnya adalah posisi long. Apapun alasan Anda membeli, selama Anda membeli mata uang digital dan berharap mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga, itu berarti Anda sedang melakukan posisi long.
Bearish: Mengambil peluang saat harga turun
Berbeda dengan bullish, bearish berarti Anda memiliki pandangan pesimis terhadap pergerakan pasar di masa depan, dengan perkiraan harga akan turun. Setelah memandang pasar sebagai bearish, tindakan yang dilakukan adalah melakukan posisi short.
Namun, ada perbedaan penting di sini: Di pasar spot, Anda tidak bisa langsung melakukan short. Anda hanya bisa melakukan strategi short melalui dua cara: pertama, melalui trading futures; kedua, melalui trading leverage.
Misalnya, dengan leverage short, anggap harga suatu koin saat ini adalah 10 yuan, dan Anda memandang harga akan turun. Tapi Anda hanya memiliki 2 yuan uang tunai, tidak cukup untuk membeli satu koin. Anda bisa menggunakan 2 yuan ini sebagai margin, dan meminjam 1 koin dari bursa atau pihak ketiga. Setelah meminjam, Anda langsung menjual koin tersebut di pasar, sehingga saat ini Anda memiliki 10 yuan uang tunai—namun uang ini sementara tidak bisa diambil, karena Anda harus mengembalikan 1 koin yang dipinjam tadi.
Ketika harga benar-benar turun sesuai prediksi ke 5 yuan, Anda membeli kembali 1 koin dengan 5 yuan, lalu mengembalikannya ke bursa yang meminjamkan koin tersebut. Setelah transaksi selesai, Anda masih memiliki 5 yuan uang tunai (belum dikurangi biaya transaksi dan bunga), dan itulah keuntungan Anda.
Namun, risiko melakukan short juga cukup jelas: Bagaimana jika harga tidak turun malah naik? Saat harga naik, kerugian Anda akan semakin besar. Jika kerugian melebihi margin yang Anda miliki, sistem akan otomatis menutup posisi Anda—ini disebut “liquidation” atau “margin call”. Margin call berarti Anda tidak hanya kehilangan seluruh modal awal, bahkan kadang bisa ditagih kerugian tambahan.
Bull dan bear: Dua kekuatan di pasar
Bull dan bear sebenarnya bukan menunjuk pada individu atau institusi tertentu, melainkan secara umum merujuk pada kelompok investor yang memiliki ekspektasi pasar yang sama.
Kelompok bullish adalah kumpulan investor yang optimis terhadap pasar koin, terus membeli dan memperkirakan harga akan naik. Mereka melakukan transaksi dengan membeli dulu, lalu menjual, dan mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga. Ketika kekuatan bullish kuat, volume beli cukup besar, dan harga cenderung terus meningkat.
Kelompok bearish adalah kumpulan investor yang pesimis terhadap pasar, memperkirakan harga akan turun. Mereka melakukan transaksi dengan menjual dulu, lalu membeli kembali di harga rendah untuk mendapatkan keuntungan. Saat kekuatan bearish dominan, volume jual meningkat, dan harga cenderung turun.
Dalam kenyataannya, kekuatan bullish dan bearish terus bersaing di pasar. Ketika bullish lebih kuat dari bearish, pasar memasuki tren naik; sebaliknya, jika bearish menguasai, pasar masuk tren turun. Memahami hal ini membantu Anda memahami mengapa ada periode “bull market” dan “bear market”.
Kesalahan umum yang harus diwaspadai pemula
Banyak pemula saat belajar tentang bullish dan bearish sering terjebak dalam beberapa kesalahan. Kesalahan pertama adalah kebingungan konsep: tidak semua yang memandang pasar sebagai bullish harus langsung melakukan posisi long, dan tidak semua yang memandang pasar sebagai bearish harus langsung melakukan posisi short. Anda bisa memandang pasar sebagai bullish tetapi memilih menunggu karena keterbatasan dana atau waktu, dan sebaliknya, bisa memandang pasar sebagai bearish tetapi tidak bisa melakukan short di pasar spot sehingga memilih untuk tidak bertransaksi.
Kesalahan kedua adalah kurangnya pemahaman risiko melakukan short. Risiko terbesar dari posisi long adalah kehilangan modal awal, sedangkan dari short selain kehilangan modal, juga menghadapi risiko margin call atau liquidation—yang merupakan bentuk kerugian yang lebih serius. Oleh karena itu, jika Anda pemula, disarankan untuk terlebih dahulu memahami logika posisi long di pasar spot, mengumpulkan pengalaman, baru kemudian mempertimbangkan melakukan short melalui futures atau leverage.
Kesalahan ketiga adalah menganggap bahwa pandangan bullish dan bearish adalah mutlak. Faktanya, pasar selalu berubah. Koin yang sebelumnya Anda anggap bullish, bisa berubah menjadi bearish seiring munculnya informasi baru. Fleksibilitas dalam menyesuaikan ekspektasi pasar, bukan berpegang teguh pada satu pandangan, adalah ciri trader yang matang.
Ringkasan: Bullish dan bearish adalah bahasa dasar dalam trading pasar kripto
Bullish dan bearish mewakili penilaian dasar investor terhadap tren pasar di masa depan, sementara posisi long dan short adalah cara konkret untuk mengimplementasikan penilaian tersebut. Kekuatan bullish dan bearish yang saling berlawanan menentukan arah pasar jangka pendek.
Menguasai konsep bullish dan bearish tidak hanya membantu Anda memahami analisis orang lain, tetapi yang lebih penting, membantu Anda membangun kerangka berpikir trading sendiri. Apapun pilihan akhir Anda—long, short, atau menunggu—konsep dasar ini akan menjadi panduan Anda di pasar kripto.