Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kerajaan Kripto Su Zhu: Dari Fantasi Leverage Hingga Realitas Penjara
Sebuah kekaisaran bernilai 3 miliar dolar AS hancur dalam waktu hanya tiga hari. Kisah Su Zhu bukan sekadar contoh kebangkrutan di pasar kripto, tetapi juga peringatan mendalam tentang risiko keuangan leverage. Mantan manajer hedge fund yang pernah terkenal ini akhirnya berakhir sebagai tahanan, dan jejaknya menjadi pelajaran bagi pasar.
Di balik kemewahan: Bagaimana Su Zhu membangun ilusi kekayaan dengan leverage
Su Zhu bukan berasal dari keluarga kaya. Sebagai salah satu pendiri bersama Three Arrows Capital, dia memulai kariernya sebagai trader biasa di Deutsche Bank, dan pada tahun 2021 telah menjadi tokoh terkenal di dunia kripto. Transformasi ini tampak seperti keajaiban, tetapi sebenarnya didasarkan pada sistem keuangan yang berbahaya.
Formula keberhasilannya sangat sederhana: meminjam secara gila-gilaan. Three Arrows Capital secara efektif menjadi sebuah “mesin pinjaman”, dari BlockFi, Voyager, hingga Genesis, selama ada yang bersedia memberi pinjaman, Su Zhu terus mendapatkan dana. Lebih mengerikan lagi, sebagian besar uang yang dipinjam tersebut digunakan untuk melakukan pinjaman lagi—sebuah siklus leverage tanpa akhir.
Di permukaan, Su Zhu mengendalikan modal utama di bidang kripto, mendapatkan kepercayaan dan dana dari para miliarder. Dia sering membicarakan “super cycle” di media sosial, dan menghabiskan jutaan dolar untuk membeli NFT langka. Tetapi semua ini dibangun di atas fondasi yang sangat rapuh. Kekayaan Su Zhu tampak seperti piramida yang kokoh, tetapi sebenarnya rapuh seperti kertas, dan bisa runtuh kapan saja.
Saat titik balik: Bagaimana kejatuhan LUNA memicu krisis
Musim semi 2022, titik balik secara diam-diam tiba. Ketika LUNA runtuh, investasi sebesar 500 juta dolar AS dari Three Arrows Capital menguap dalam sekejap. Banyak yang mengira ini hanya fluktuasi pasar, tetapi sebenarnya ini hanyalah awal dari bencana.
Penurunan harga Bitcoin, keruntuhan berantai aset kripto, langsung menghancurkan seluruh kekaisaran yang dibangun dengan leverage. Bayangkan: menggunakan 2 miliar dolar aset kripto untuk meminjam 1 miliar dolar, ketika nilai aset terjun setengah, utang menjadi beban terakhir yang menghancurkan. Strategi leverage tinggi Su Zhu, di tengah volatilitas pasar yang besar, menjadi sangat rentan.
Para kreditur mulai menagih utang, dan respons Su Zhu adalah—menghilang. Dia benar-benar menghilang dari kontak, seperti menguap dari pandangan publik. Three Arrows Capital akhirnya bangkrut, meninggalkan kekurangan utang sebesar 3,5 miliar dolar.
Akhir pelarian: Jejak nyata Su Zhu
Setelah bangkrut, Su Zhu tidak mengakui kesalahan, malah melarikan diri ke Dubai dan melanjutkan gaya hidup mewah. NFT yang dulu bernilai tinggi, rumah mewah senilai 50 juta dolar, semuanya menjadi masa lalu.
Pada musim gugur 2023, Su Zhu ditangkap di Bandara Changi, Singapura, saat mencoba melarikan diri menggunakan paspor palsu. Mantan raja kekaisaran kripto ini akhirnya menjadi tahanan, menghadapi hukuman penjara hingga 10 tahun. Kejayaan dan kekayaannya yang dulu bersinar kini hilang dalam bayang-bayang hukum.
Peringatan pasar: Mengapa kegagalan Su Zhu terus berulang
Kebangkrutan Su Zhu tampak seperti nasib buruk pribadi, tetapi sebenarnya merupakan kegagalan struktural. Kejatuhannya bukan karena keberuntungan buruk, melainkan karena penggunaan leverage yang tidak terkendali dan pengabaian total terhadap manajemen risiko.
Dari sudut pandang pendanaan, penilaian risiko terhadap Three Arrows Capital sangat kurang; dari sudut pandang hedge fund, portofolio Su Zhu terlalu terkonsentrasi dan kurang diversifikasi risiko. Ketika faktor-faktor ini bersatu, keruntuhan menjadi hal yang tak terelakkan.
Yang patut direnungkan, kisah serupa terus berulang di pasar kripto. Leverage ibarat gravitasi—dapat membuat orang terbang tinggi, tetapi juga bisa membuat mereka jatuh dengan sangat buruk. Keuntungan yang tampaknya terlalu mudah diperoleh sering menyembunyikan risiko terbesar.
Bagi para pelaku pasar, pelajaran dari Su Zhu sangat jelas: kekayaan sejati bukanlah seberapa banyak yang Anda hasilkan, tetapi seberapa banyak yang bisa Anda pertahankan. Menjaga ketenangan dan kesadaran risiko di pasar kripto adalah fondasi untuk bertahan jangka panjang. Kisah Su Zhu telah berakhir, tetapi peringatan dari kegagalannya akan terus bergema di pasar.