Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kerugian likuidasi Anda, sebenarnya mengalir ke kantong siapa?
Ketika posisi kontrak Anda tiba-tiba terlikuidasi saat pasar bergejolak, margin yang Anda miliki tidak hilang begitu saja, melainkan mengalir ke berbagai peserta pasar. Proses “kehilangan uang” yang tampaknya sederhana ini sebenarnya menyembunyikan seluruh rantai keuntungan. Hari ini kita akan kupas siapa sebenarnya yang mendapatkan keuntungan dari kerugian likuidasi Anda.
Bursa adalah pihak yang paling langsung mendapatkan keuntungan
Ketika posisi leverage Anda dipaksa untuk dilikuidasi, bursa adalah pemenang terbesar dalam permainan ini. Mereka akan langsung mengenakan biaya likuidasi—biasanya berupa persentase dari kerugian likuidasi tersebut. Setiap uang yang Anda kehilangan, sebagian akan diambil oleh bursa.
Selain itu, jika kerugian akibat likuidasi melebihi margin yang ada di akun Anda, sehingga menyebabkan kerugian platform, bursa akan menggunakan dana asuransi mereka untuk menutupinya. Tampaknya platform ini membayar untuk pengguna, tetapi sebenarnya dana asuransi ini berasal dari biaya likuidasi dan biaya transaksi sebelumnya. Jadi, Anda membayar harga atas kegagalan pengelolaan risiko sendiri, sementara bursa membangun sistem keuntungan yang berkelanjutan secara otomatis.
Mengapa trader lawan bisa mendapatkan keuntungan dari likuidasi
Di pasar futures, setiap posisi long memiliki posisi short yang berlawanan. Ketika posisi Anda dilikuidasi, trader yang memegang posisi berlawanan—yaitu lawan Anda—sering kali bisa meraup keuntungan dari proses “penutupan posisi” ini.
Jika likuiditas pasar cukup besar, lawan bisa menutup posisi mereka pada harga yang menguntungkan, mengunci keuntungan. Semakin kecil likuiditas pasar, semakin besar fluktuasi harga akibat likuidasi, dan semakin besar pula potensi keuntungan lawan. Singkatnya, kerugian Anda adalah keuntungan mereka—ini adalah inti dari permainan zero-sum.
Keuntungan tersembunyi dari penyedia likuiditas dan market maker
Para penyedia likuiditas dan market maker yang terus-menerus menempatkan order beli dan jual di pasangan mata uang kripto tampak seperti menjaga kestabilan pasar, padahal mereka sebenarnya mendapatkan keuntungan dari spread harga yang mereka ambil secara konsisten.
Ketika banyak order likuidasi masuk ke pasar, harga bisa bergejolak secara ekstrem. Para market maker ini memanfaatkan prediksi akurat atau respon cepat mereka untuk membeli dengan harga rendah dan menjual dengan harga tinggi, meraup keuntungan dengan mudah dari kekacauan tersebut. Mereka seperti “vampir” pasar, menyerap peluang dari setiap fluktuasi.
Bagaimana trader high-frequency dan algoritmik menangkap sinyal likuidasi
Ada juga pemain lain di pasar—trader high-frequency dan algoritmik. Mereka tidak menjalankan bisnis nyata, melainkan mendapatkan keuntungan dari perilaku pasar. Ketika mereka mendeteksi sinyal likuidasi besar-besaran, mereka segera menyesuaikan strategi trading mereka, bahkan secara aktif memperburuk volatilitas pasar.
Dengan memprediksi tren pasar dan perilaku pengguna, algoritma ini mampu memanen keuntungan secara tepat dari gelombang likuidasi. Kecepatan reaksi dan kemampuan komputasi mereka yang super cepat membuat mereka selalu selangkah di depan trader biasa, memindahkan risiko ke trader ritel yang lebih lambat.
Kebenaran tentang likuidasi: manajemen risiko adalah benteng pertahanan
Sekarang Anda mengerti—ketika terjadi likuidasi, kerugian Anda tidak hilang begitu saja, melainkan tersebar ke berbagai pihak seperti platform, trader lawan, penyedia likuiditas, dan algoritma trading. Ini adalah gambaran nyata dari mekanisme pasar: setiap peserta berusaha memaksimalkan keuntungan, sementara risiko akhirnya menimpa mereka yang paling lemah dalam pengelolaan risiko.
Inilah mengapa pengelolaan posisi, pengaturan stop-loss, dan alokasi posisi—yang sering dianggap remeh—sangat penting. Likuidasi bisa menjadi bencana besar bagi trader yang tidak sadar risiko, tetapi bagi mereka yang paham manajemen risiko, ini hanyalah salah satu risiko pasar biasa. Trader sejati tidak pernah berharap menjadi kaya dalam semalam; tujuan mereka adalah bertahan lebih lama—bertahan di pasar dalam jangka panjang.