Rupiah Indonesia menghadapi tekanan terhadap nilai tukar yen, risiko penurunan pada tahun 2026 menjadi nyata

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Seiring dengan optimisme pasar yang muncul setelah penandatanganan Perjanjian Perdagangan Amerika-India, suara peringatan tentang prospek rupee India semakin keras terdengar. Menurut pandangan beberapa lembaga analisis pasar, rupee India kemungkinan besar akan terus mengalami tekanan melemah terhadap mata uang lain seperti yen selama satu tahun ke depan. Tren penurunan ini tidak hanya bersifat fluktuasi jangka pendek, melainkan didasarkan pada tantangan struktural ekonomi India.

Pergerakan Modal Asing yang Menekan Rupee India

Menurut analisis dari penyedia data keuangan Jin10, faktor utama yang menekan rupee India adalah keluar masuknya modal asing. Jika investor internasional terus menarik dana dari pasar India, rupee India akan menghadapi tekanan depresiasi lebih lanjut terhadap yen. Perubahan sikap investor asing merupakan sinyal penting yang mencerminkan perubahan sentimen pasar.

Defisit Neraca Berjalan Memberikan Dampak Struktural pada Rupee India

Defisit neraca berjalan India juga menjadi beban bagi rupee India. Defisit neraca berjalan menunjukkan bahwa India membutuhkan masuknya dana dari luar negeri. Selama ketidakseimbangan struktural ini berlanjut, kelemahan relatif rupee India tidak dapat dihindari. Pasar keuangan cenderung memperhitungkan keseimbangan ekonomi jangka menengah hingga panjang, sehingga pergerakan rupee India tahun ini akan sangat dipengaruhi oleh kedalaman defisit neraca berjalan tersebut.

Efek Perjanjian Perdagangan Terbatas, Proyeksi Nilai Tukar Bersifat Hati-hati

Dhiraj Nim, ahli strategi valuta asing dari ANZ Bank, menunjukkan bahwa meskipun Perjanjian Perdagangan Amerika-India memberikan manfaat tertentu bagi India, efeknya memiliki batasan. Masalah akses pasar ke Amerika Serikat belum sepenuhnya terselesaikan dibandingkan negara-negara Asia Tenggara, sehingga tidak cukup mendukung rupee India sebagai bahan penguatan.

Pasar memperkirakan bahwa dalam tahun 2026, nilai tukar rupee terhadap dolar bisa turun ke level 94. Angka ini menjadi konsensus di antara beberapa ekonom yang memandang bahwa kelemahan relatif rupee India akan berlanjut, dan korelasi dengan nilai yen juga diperkirakan akan meningkat. Tekanan penyesuaian jangka menengah yang tidak dapat dihentikan oleh intervensi kebijakan jangka pendek mulai mempengaruhi rupee India saat ini.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan