Lanskap regulasi baru saja mengalami perubahan besar. SEC telah mengurangi persyaratan potongan modal untuk stablecoin dari 100% menjadi hanya 2%, secara efektif menyamakan perlakuannya dengan bagaimana dana pasar uang diperlakukan dalam sistem keuangan. Bagi yang tidak mengikuti detailnya, ini adalah perubahan besar—mengubah cara perusahaan yang diatur dapat menggunakan stablecoin dalam operasi mereka.
Apa Makna Sebenarnya dari Perubahan Kebijakan Ini
Bayangkan saja: potongan modal lama adalah semacam hukuman regulasi yang membuat penggunaan stablecoin sebagai aset penyelesaian atau jaminan menjadi sangat mahal. Dengan mengurangi potongan ini dari 100% menjadi 2%, SEC secara implisit mengatakan, “Kami cukup percaya pada stablecoin untuk memperlakukannya seperti instrumen pasar uang yang sudah mapan.” Perubahan besar ini menghilangkan hambatan utama yang selama bertahun-tahun menghambat adopsi institusional yang lebih luas.
Stablecoin Sekarang Jadi Lebih Praktis: Penyelesaian, Jaminan, Segala Sesuatu yang Dihasilkan Token
Dampak nyata di dunia nyata sangat sederhana. Institusi yang diatur sekarang dapat memanfaatkan stablecoin untuk tiga fungsi penting: penyelesaian operasional antar perusahaan, pengamanan posisi jaminan, dan mendukung aset tokenized. Tingkat potongan 2% ini membuat stablecoin setara dengan instrumen tradisional, artinya argumen efisiensi modal yang sebelumnya bersifat teoretis kini menjadi kenyataan operasional. Apa yang dulu memerlukan cadangan modal yang besar bagi institusi kini menjadi benar-benar dapat dilakukan.
Mengapa 2026 Menjadi Tahun Kritis, Tapi Implementasi Masih Menghadapi Tantangan
Para pelaku pasar dengan tepat menyebut ini sebagai terobosan regulasi penting untuk tahun 2026. Keuntungan efisiensi modal saja sudah bisa mengubah cara lembaga keuangan mengelola arus kas dan likuiditas. Namun, adopsi nyata akan bergantung pada tiga faktor yang benar-benar berjalan: membangun kerangka penitipan yang kokoh, memastikan kepatuhan regulasi di berbagai yurisdiksi, dan menyiapkan sistem operasional secara skala besar. Kebijakan sudah disetujui, tetapi infrastruktur masih harus mengejar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Potongan Rambut Old Money Mengalami Penurunan 98%: Langkah Berani SEC Membuka Pintu untuk Penyelesaian Stablecoin
Lanskap regulasi baru saja mengalami perubahan besar. SEC telah mengurangi persyaratan potongan modal untuk stablecoin dari 100% menjadi hanya 2%, secara efektif menyamakan perlakuannya dengan bagaimana dana pasar uang diperlakukan dalam sistem keuangan. Bagi yang tidak mengikuti detailnya, ini adalah perubahan besar—mengubah cara perusahaan yang diatur dapat menggunakan stablecoin dalam operasi mereka.
Apa Makna Sebenarnya dari Perubahan Kebijakan Ini
Bayangkan saja: potongan modal lama adalah semacam hukuman regulasi yang membuat penggunaan stablecoin sebagai aset penyelesaian atau jaminan menjadi sangat mahal. Dengan mengurangi potongan ini dari 100% menjadi 2%, SEC secara implisit mengatakan, “Kami cukup percaya pada stablecoin untuk memperlakukannya seperti instrumen pasar uang yang sudah mapan.” Perubahan besar ini menghilangkan hambatan utama yang selama bertahun-tahun menghambat adopsi institusional yang lebih luas.
Stablecoin Sekarang Jadi Lebih Praktis: Penyelesaian, Jaminan, Segala Sesuatu yang Dihasilkan Token
Dampak nyata di dunia nyata sangat sederhana. Institusi yang diatur sekarang dapat memanfaatkan stablecoin untuk tiga fungsi penting: penyelesaian operasional antar perusahaan, pengamanan posisi jaminan, dan mendukung aset tokenized. Tingkat potongan 2% ini membuat stablecoin setara dengan instrumen tradisional, artinya argumen efisiensi modal yang sebelumnya bersifat teoretis kini menjadi kenyataan operasional. Apa yang dulu memerlukan cadangan modal yang besar bagi institusi kini menjadi benar-benar dapat dilakukan.
Mengapa 2026 Menjadi Tahun Kritis, Tapi Implementasi Masih Menghadapi Tantangan
Para pelaku pasar dengan tepat menyebut ini sebagai terobosan regulasi penting untuk tahun 2026. Keuntungan efisiensi modal saja sudah bisa mengubah cara lembaga keuangan mengelola arus kas dan likuiditas. Namun, adopsi nyata akan bergantung pada tiga faktor yang benar-benar berjalan: membangun kerangka penitipan yang kokoh, memastikan kepatuhan regulasi di berbagai yurisdiksi, dan menyiapkan sistem operasional secara skala besar. Kebijakan sudah disetujui, tetapi infrastruktur masih harus mengejar.