Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kekhawatiran tentang pelemahan yen semakin meningkat, kenaikan suku bunga BOJ pada bulan Maret menjadi fokus—Pandangan mantan anggota dewan Sakurai
Situasi di mana kekhawatiran pasar terkait suku bunga dan nilai tukar terus berlanjut, keputusan kebijakan moneter Bank of Japan menjadi sangat penting. Mantan anggota BOJ, Sakurai Makoto, menunjukkan bahwa satu-satunya cara paling mendasar untuk melawan penurunan lebih lanjut nilai yen adalah dengan menaikkan suku bunga, dan menyatakan bahwa waktu yang tepat untuk perubahan kebijakan kemungkinan besar adalah menjelang atau sekitar KTT Jepang-AS bulan Maret.
Batasan Intervensi Mata Uang dan Perlunya Kenaikan Suku Bunga
Saat ini, dengan kekhawatiran terhadap pelemahan yen, pemerintah berusaha menahan fluktuasi tajam nilai tukar melalui intervensi pasar. Namun, Sakurai menegaskan bahwa efek intervensi ini bersifat sementara. Menghadapi tekanan jual yen yang kuat dari pelaku pasar, intervensi saja memiliki batas, dan solusi yang lebih berkelanjutan serta struktural memerlukan kenaikan suku bunga. Dengan menaikkan suku bunga, daya tarik imbal hasil relatif meningkat, sehingga mendorong permintaan pembelian yen dari investor asing.
Tekanan Inflasi Akibat Penurunan Yen
Jika yen melemah secara signifikan, biaya impor akan meningkat, yang berkontribusi pada tekanan inflasi di dalam negeri. Di sisi lain, sistem subsidi bahan bakar pemerintah berperan dalam meredam sebagian tekanan inflasi tersebut. Analisis Sakurai menunjukkan bahwa, di tengah kenaikan biaya impor akibat pelemahan yen dan tekanan dari subsidi pemerintah yang menurun, tren inflasi secara keseluruhan menjadi kompleks. Otoritas keuangan perlu berhati-hati dalam menilai keseimbangan ini.
Negosiasi Upah Musim Semi dan Waktu Pengambilan Kebijakan
Dalam negosiasi upah musim semi mendatang, kenaikan upah yang kuat diperkirakan akan terjadi. Sakurai menyatakan bahwa tren kenaikan upah ini dapat digunakan Bank of Japan sebagai dasar yang sah untuk menaikkan suku bunga. Artinya, kenaikan upah akan meningkatkan ekspektasi inflasi, yang bersama dengan tekanan inflasi nyata, memperkuat argumen perlunya pengetatan kebijakan moneter. Waktu menjelang KTT bulan Maret dianggap sebagai momen yang paling tepat untuk pengambilan kebijakan berdasarkan indikator ekonomi ini. Dalam situasi kekhawatiran terhadap pelemahan yen saat ini, rangkaian keputusan ini berpotensi menjadi titik balik penting untuk menstabilkan pasar.