Pengujian Cadangan yang Disusun: Ketika Hal Teknis Tidak Cukup

Dalam konteks musim dingin kripto saat ini, di mana kerugian besar telah mengikis kepercayaan terhadap platform terpusat, Bukti Cadangan (PoR) telah berkembang dari sekadar konsep teoretis menjadi kebutuhan yang semakin penting dalam ekosistem. Namun, upaya pengembangan teknologi yang intensif seputar Bukti Cadangan menunjukkan sebuah kenyataan yang tidak nyaman: aspek teknis hanyalah bagian dari solusi. Tantangan regulasi dan kebutuhan akan budaya kepatuhan yang tertanam sama pentingnya agar alat ini dapat memenuhi janji untuk mengembalikan kepercayaan.

Dari Konsep Baru Menjadi Prioritas Utama

Bukti Cadangan telah mengalami transformasi yang mencolok dalam beberapa minggu terakhir. Dari istilah promosi yang sering digunakan tanpa kejelasan, kini menjadi fokus analisis ketat dan pengembangan terstruktur. Saat sektor kripto berusaha pulih dari dampak musim dingin, kriteria dan klasifikasi yang lebih akurat untuk Bukti Cadangan yang terverifikasi mulai muncul. Perkembangan ini mencerminkan pengakuan umum bahwa pengguna membutuhkan mekanisme yang dapat diandalkan untuk memverifikasi bahwa aset mereka benar-benar disimpan dengan aman.

Mengapa Auditor Tradisional Gagal?

Salah satu upaya awal untuk memvalidasi Bukti Cadangan adalah dengan mengandalkan perusahaan audit besar di dunia keuangan tradisional. Namun, upaya ini dengan cepat menemui hambatan yang tak tertanggungkan. Perusahaan-perusahaan utama mundur karena kompleksitas dalam memberikan jaminan PoR, menyadari bahwa model bisnis mereka — audit berkala dan sekali waktu — secara fundamental tidak cocok dengan sifat pasar kripto.

Menurut Doug Schwenk, CEO Digital Asset Research (DAR), sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam layanan informasi dan verifikasi latar belakang untuk institusi keuangan besar (dan mitra indeks FTSE Russell), auditor konvensional kemungkinan besar tidak akan pernah mampu memberikan kepastian yang benar-benar dicari pengguna. “Mungkin auditor tidak akan pernah memberikan jaminan yang diinginkan pengguna dari PoR,” kata Schwenk.

Real-Time vs. Audit Berkala: Dilema Utama

Inti masalah terletak pada ketidaksesuaian waktu. Sementara mata uang kripto diperdagangkan tanpa henti selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, audit tradisional dilakukan dalam siklus yang tetap dan terjadwal. Ketidaksinkronan ini menciptakan kekosongan informasi yang berpotensi berbahaya.

“Yang ideal adalah memiliki cara untuk mengukur kewajiban dan aset secara real-time,” jelas Schwenk. Pengamatan ini menegaskan bahwa Bukti Cadangan yang terverifikasi perlu berkembang ke sistem verifikasi berkelanjutan. “Kami ingin melihat bukti cadangan. Tidak cukup hanya mengatakan bahwa kami puas, tetapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali. Dalam dunia kita saat ini, lebih baik daripada tidak sama sekali sering menjadi titik awal yang baik,” tambahnya, mengakui bahwa meskipun solusi saat ini tidak sempurna, mereka merupakan kemajuan dibandingkan kekosongan informasi sebelumnya.

Transparansi Bawaan: Keunggulan DeFi atas CeFi

Perbedaan besar muncul saat membandingkan platform terpusat (CeFi) dengan ekosistem terdesentralisasi (DeFi). Menurut Amit Chaurhary, kepala riset DeFi untuk Polygon — sebuah ekosistem blockchain yang skalabel dan kompatibel dengan Ethereum — Bukti Cadangan di DeFi benar-benar layak disebut “bukti” karena transparansi struktural dari blockchain.

Di DeFi, data aset dapat diverifikasi secara publik melalui protokol. Ini sangat berbeda dengan CeFi, di mana verifikasi cadangan bergantung pada audit eksternal dan komitmen platform untuk bekerja sama. Jurang antara kedua model ini begitu besar sehingga Bukti Cadangan yang terverifikasi secara otomatis jauh lebih kokoh di lingkungan desentralisasi.

Regulasi dan Budaya: Pilar Sebenarnya Perubahan

Kesimpulan yang muncul adalah bahwa Bukti Cadangan yang terverifikasi, sekaya apapun komponen teknisnya, membutuhkan lebih dari inovasi teknologi. Diperlukan kerangka regulasi yang jelas yang menetapkan standar minimum, serta budaya institusional yang benar-benar menjunjung kepatuhan. Tanpa regulasi, bahkan sistem paling canggih sekalipun dapat diabaikan atau disalahgunakan. Tanpa budaya transparansi, alat terbaik pun kehilangan kredibilitas.

Masa depan kepercayaan terhadap kripto tidak hanya bergantung pada penyelesaian masalah teknis. Bukti Cadangan yang terverifikasi akan seefektif kerangka regulasi dan kesiapan sektor untuk mengadopsi standar bersama dalam verifikasi dan tanggung jawab.

DEFI-5,44%
ETH-5,55%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский язык
  • Français
  • Deutsch
  • Português (Portugal)
  • ภาษาไทย
  • Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)