Pada tahun 2025-2026, pasar saham Brasil menunjukkan skenario penuh peluang bagi investor yang mencari saham lebih murah di bursa. Terutama bagi mereka yang baru memulai atau ingin mendiversifikasi kekayaan tanpa mengeluarkan modal besar, saham-saham murah di bursa menjadi pintu masuk strategis untuk potensi keuntungan jangka menengah dan panjang.
Pemulihan sektor seperti konstruksi, perdagangan ritel, dan energi terbarukan mengungkapkan berbagai saham yang diperdagangkan di bawah nilai buku mereka. Aset-aset diskon ini menarik perhatian investor yang ingin menggabungkan harga terjangkau dengan potensi apresiasi. Panduan ini menyajikan analisis terbaru tentang saham-saham termurah di bursa, kriteria untuk mengidentifikasinya, dan cara menyusun strategi investasi yang konsisten.
Cara Mengidentifikasi Saham Lebih Murah: Indikator P/VPA
Untuk mengenali saham-saham termurah di bursa secara akurat, penting memahami indikator P/VPA (Harga terhadap Nilai Buku). Indikator ini, yang banyak digunakan analis, membandingkan harga pasar saham dengan nilai buku perusahaan.
P/VPA rendah menunjukkan bahwa perusahaan diperdagangkan di bawah nilai aset sebenarnya, menandakan kemungkinan undervaluation. Tabel di bawah menampilkan 20 saham paling murah di bursa berdasarkan data awal 2025, diurutkan menurut P/VPA:
Posisi
Ticker
Perusahaan
Sektor
P/VPA
1
PDGR3
PDG Realty ON
Konstruksi
0,00
2
AMER3
Americanas ON
Perdagangan
0,05
3
HBOR3
Helbor ON
Konstruksi
0,15
4
HBRE3
HBR Realty ON
Properti
0,19
5
GOAU3
Metalurgi Gerdau
Baja dan Metal
0,20
6
PCAR3
Pão de Açúcar ON
Ritel
0,21
7
MRFG3
Marfrig ON
Makanan
0,23
8
SYNE3
SYN Prop Tech ON
Properti
0,26
9
VIIA3
Via ON
Perdagangan/Ritel
0,27
10
AURE3
Auren Energia ON
Energi Listrik
0,30
11
PFRM3
Profarma ON
Distribusi Farmasi
0,36
12
LUPA3
Lupatech ON
Minyak & Gas
0,39
13
TRAD3
TC ON
Jasa Keuangan
0,39
14
GFSA3
Gafisa ON
Konstruksi
0,41
15
USIM3
Usiminas ON
Baja
0,41
16
COGN3
Cogna ON
Pendidikan
0,41
17
ESPA3
Espaçolaser ON
Estetika
0,41
18
IFCM3
Infracommerce ON
E-commerce & Logistik
0,42
19
MBLY3
Mobly ON
E-commerce Mebel
0,43
20
MLAS3
Multilaser ON
Elektronik
0,43
Sektor dengan Potensi Terbesar di Antara Saham Termurah
Saham-saham termurah terkonsentrasi di sektor tertentu yang menunjukkan dinamika menarik. Konstruksi dan properti mendominasi daftar ini, mencerminkan harapan pemulihan investasi infrastruktur. Ritel dan makanan juga menonjol, menarik investor yang percaya pada pemulihan konsumsi domestik.
Energi, baik terbarukan maupun konvensional, muncul sebagai segmen dengan prospek solid. Transisi energi di Brasil membuka peluang bagi perusahaan menjalankan proyek jangka panjang. Sementara itu, baja dan metalurgia mendapat manfaat dari siklus permintaan global dan investasi domestik.
5 Sorotan Utama: Mengapa Saham Murah Ini Menarik Perhatian
PDG Realty (PDGR3) – P/VPA: 0,00
Masih dalam proses restrukturisasi, PDG Realty menunjukkan kasus ekstrem undervaluation. P/VPA nol menarik investor spekulatif yang melihat potensi turnaround. Risikonya tinggi, tetapi potensi pengembalian bisa besar jika perusahaan mampu menormalisasi operasinya.
Americanas (AMER3) – P/VPA: 0,05
Setelah melalui restrukturisasi utang pada 2023, Americanas kembali beroperasi dengan strategi baru dan fokus pada transformasi digital. Harga saham tetap rendah, menarik investor yang yakin akan kembalinya profitabilitas. Pengawasan ketat disarankan.
Helbor (HBOR3) – P/VPA: 0,15
Beroperasi di berbagai segmen properti, Helbor tetap menunjukkan indikator operasional yang tangguh meskipun harga saham diskon. Perusahaan terus menyelesaikan proyek berkualitas, menjadikannya alternatif menarik bagi yang percaya sektor properti.
HBR Realty (HBRE3) – P/VPA: 0,19
Fokus pada properti komersial dan logistik, HBR Realty memperluas portofolio aset dengan disiplin keuangan. Model bisnisnya menawarkan stabilitas arus kas, cocok untuk investor yang mencari buy & hold dengan pengembalian yang dapat diprediksi.
Metalurgi Gerdau (GOAU3) – P/VPA: 0,20
Baja diposisikan sebagai penerima manfaat dari pemulihan infrastruktur di negara ini. GOAU3 menjadi opsi paling diskon di sektor ini, meskipun menunjukkan laba yang konsisten. Potensinya terletak pada margin ekspansi saat ekonomi membaik.
Selain Harga: Kriteria Penting untuk Evaluasi
Harga rendah saja tidak menjamin peluang. Sebelum berinvestasi di saham-saham murah, analisis secara cermat:
Indikator profitabilitas: ROE (Pengembalian atas Ekuitas) harus positif dan cenderung meningkat
Kesehatan keuangan: Debt/EBITDA menunjukkan kemampuan perusahaan membayar kewajibannya
Kondisi sektor: Bagaimana prospek segmen tersebut? Menurun atau pulih?
Tata kelola perusahaan: Transparansi komunikasi, struktur dewan, kebijakan dividen
Berita terbaru: Pantau restrukturisasi, merger, perubahan kepemimpinan, dan regulasi
Cara Memulai: Strategi Praktis untuk Pemula
Untuk menyusun portofolio saham murah secara terstruktur:
Diversifikasi antar sektor: Jangan fokus hanya pada satu industri. Kombinasikan konstruksi, ritel, energi, dan sektor lain untuk mengurangi risiko.
Mulai dengan modal kecil: Awali dengan posisi kecil, tingkatkan secara bertahap seiring pengalaman dan kepercayaan bertambah.
Tentukan horizon waktu: Saham murah biasanya membutuhkan kesabaran. Rencanakan jangka menengah (2-3 tahun) atau panjang (5+ tahun).
Lakukan evaluasi berkala: Tinjau posisi setiap kuartal, pantau hasil dan indikator perusahaan.
Fokus pada edukasi: Pelajari laporan keuangan, webinar, dan analisis fundamental untuk mempercepat pemahaman dalam memilih aset.
Kesimpulan
Berinvestasi di saham-saham murah di bursa bisa menjadi strategi cerdas untuk memaksimalkan pengembalian dengan modal terbatas, terutama jika dipadukan dengan analisis yang ketat. Peluang ada, tetapi membutuhkan riset, kesabaran, dan disiplin.
Jangan tergoda hanya mengejar harga terendah. Cari perusahaan dengan fundamental kuat, sektor yang sedang pulih, dan potensi apresiasi. Dengan visi jangka panjang dan kriteria yang jelas, saham murah di bursa dapat menjadi pengganda penting kekayaan Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Saham Lebih Murah di Bursa: Peluang Pengembalian di 2025-2026
Pada tahun 2025-2026, pasar saham Brasil menunjukkan skenario penuh peluang bagi investor yang mencari saham lebih murah di bursa. Terutama bagi mereka yang baru memulai atau ingin mendiversifikasi kekayaan tanpa mengeluarkan modal besar, saham-saham murah di bursa menjadi pintu masuk strategis untuk potensi keuntungan jangka menengah dan panjang.
Pemulihan sektor seperti konstruksi, perdagangan ritel, dan energi terbarukan mengungkapkan berbagai saham yang diperdagangkan di bawah nilai buku mereka. Aset-aset diskon ini menarik perhatian investor yang ingin menggabungkan harga terjangkau dengan potensi apresiasi. Panduan ini menyajikan analisis terbaru tentang saham-saham termurah di bursa, kriteria untuk mengidentifikasinya, dan cara menyusun strategi investasi yang konsisten.
Cara Mengidentifikasi Saham Lebih Murah: Indikator P/VPA
Untuk mengenali saham-saham termurah di bursa secara akurat, penting memahami indikator P/VPA (Harga terhadap Nilai Buku). Indikator ini, yang banyak digunakan analis, membandingkan harga pasar saham dengan nilai buku perusahaan.
P/VPA rendah menunjukkan bahwa perusahaan diperdagangkan di bawah nilai aset sebenarnya, menandakan kemungkinan undervaluation. Tabel di bawah menampilkan 20 saham paling murah di bursa berdasarkan data awal 2025, diurutkan menurut P/VPA:
Sektor dengan Potensi Terbesar di Antara Saham Termurah
Saham-saham termurah terkonsentrasi di sektor tertentu yang menunjukkan dinamika menarik. Konstruksi dan properti mendominasi daftar ini, mencerminkan harapan pemulihan investasi infrastruktur. Ritel dan makanan juga menonjol, menarik investor yang percaya pada pemulihan konsumsi domestik.
Energi, baik terbarukan maupun konvensional, muncul sebagai segmen dengan prospek solid. Transisi energi di Brasil membuka peluang bagi perusahaan menjalankan proyek jangka panjang. Sementara itu, baja dan metalurgia mendapat manfaat dari siklus permintaan global dan investasi domestik.
5 Sorotan Utama: Mengapa Saham Murah Ini Menarik Perhatian
PDG Realty (PDGR3) – P/VPA: 0,00
Masih dalam proses restrukturisasi, PDG Realty menunjukkan kasus ekstrem undervaluation. P/VPA nol menarik investor spekulatif yang melihat potensi turnaround. Risikonya tinggi, tetapi potensi pengembalian bisa besar jika perusahaan mampu menormalisasi operasinya.
Americanas (AMER3) – P/VPA: 0,05
Setelah melalui restrukturisasi utang pada 2023, Americanas kembali beroperasi dengan strategi baru dan fokus pada transformasi digital. Harga saham tetap rendah, menarik investor yang yakin akan kembalinya profitabilitas. Pengawasan ketat disarankan.
Helbor (HBOR3) – P/VPA: 0,15
Beroperasi di berbagai segmen properti, Helbor tetap menunjukkan indikator operasional yang tangguh meskipun harga saham diskon. Perusahaan terus menyelesaikan proyek berkualitas, menjadikannya alternatif menarik bagi yang percaya sektor properti.
HBR Realty (HBRE3) – P/VPA: 0,19
Fokus pada properti komersial dan logistik, HBR Realty memperluas portofolio aset dengan disiplin keuangan. Model bisnisnya menawarkan stabilitas arus kas, cocok untuk investor yang mencari buy & hold dengan pengembalian yang dapat diprediksi.
Metalurgi Gerdau (GOAU3) – P/VPA: 0,20
Baja diposisikan sebagai penerima manfaat dari pemulihan infrastruktur di negara ini. GOAU3 menjadi opsi paling diskon di sektor ini, meskipun menunjukkan laba yang konsisten. Potensinya terletak pada margin ekspansi saat ekonomi membaik.
Selain Harga: Kriteria Penting untuk Evaluasi
Harga rendah saja tidak menjamin peluang. Sebelum berinvestasi di saham-saham murah, analisis secara cermat:
Cara Memulai: Strategi Praktis untuk Pemula
Untuk menyusun portofolio saham murah secara terstruktur:
Diversifikasi antar sektor: Jangan fokus hanya pada satu industri. Kombinasikan konstruksi, ritel, energi, dan sektor lain untuk mengurangi risiko.
Mulai dengan modal kecil: Awali dengan posisi kecil, tingkatkan secara bertahap seiring pengalaman dan kepercayaan bertambah.
Tentukan horizon waktu: Saham murah biasanya membutuhkan kesabaran. Rencanakan jangka menengah (2-3 tahun) atau panjang (5+ tahun).
Lakukan evaluasi berkala: Tinjau posisi setiap kuartal, pantau hasil dan indikator perusahaan.
Fokus pada edukasi: Pelajari laporan keuangan, webinar, dan analisis fundamental untuk mempercepat pemahaman dalam memilih aset.
Kesimpulan
Berinvestasi di saham-saham murah di bursa bisa menjadi strategi cerdas untuk memaksimalkan pengembalian dengan modal terbatas, terutama jika dipadukan dengan analisis yang ketat. Peluang ada, tetapi membutuhkan riset, kesabaran, dan disiplin.
Jangan tergoda hanya mengejar harga terendah. Cari perusahaan dengan fundamental kuat, sektor yang sedang pulih, dan potensi apresiasi. Dengan visi jangka panjang dan kriteria yang jelas, saham murah di bursa dapat menjadi pengganda penting kekayaan Anda.