Saat membuka aplikasi trading, Anda pasti pernah melihat singkatan aneh di belakang saham, seperti CA, XD, XM, T1, H, dan lain-lain. Singkatan CA dan teman-temannya ini adalah “kunci utama” yang memberi tahu investor bahwa akan ada peristiwa penting yang terjadi pada saham tersebut. Jika tidak memahami arti dari singkatan ini, Anda bisa kehilangan dividen atau hak-hak lainnya.
Simbol CA: Corporate Action yang harus diawasi
Simbol CA berasal dari Corporate Action, yang secara harfiah berarti “Tindakan Perusahaan”. Ini menunjukkan bahwa saham tersebut akan mengalami pergerakan penting dalam waktu 7 hari, seperti pembayaran dividen, rapat pemegang saham, atau penerbitan sekuritas baru.
Jika Anda mengklik simbol CA, sistem akan menampilkan:
Peristiwa apa yang akan terjadi (misalnya pembayaran dividen, penerbitan saham baru)
Kapan akan terjadi (tanggal yang sudah ditentukan)
Apa arti singkatan tersebut (XD, XR, XM, dll.)
Memahami singkatan ini sangat penting karena hak Anda sebagai pemegang saham biasanya bergantung pada “apakah Anda membeli saham sebelum atau sesudah hari tersebut”.
Keluarga X: Excluding - Jika membeli setelah hari tersebut, hak akan hilang
Semua simbol di akhir saham dari keluarga X memiliki arti yang sama: “Excluding” = Tidak mendapatkan hak tertentu
XD - Kehilangan hak dividen
XD berasal dari Excluding Dividend. Jika Anda membeli saham saat sudah naik tanda XD, berarti Anda tidak akan menerima dividen untuk periode ini.
Contoh:
Tanggal 1: Saham ABC berkembang baik, perusahaan mengumumkan pembayaran dividen 2 baht per saham
Tanggal 5: Tanda XD muncul (disebut “Ex-Date”)
Jika Anda membeli sebelum tanggal 5 → Anda berhak mendapatkan dividen 2 baht
Jika membeli pada tanggal 5 atau setelahnya → Anda tidak akan mendapatkan dividen
Faktanya: Tidak penting apakah Anda membeli sedikit detik sebelum atau sesudah tanggal XD, Anda tetap akan mendapatkan dividen dengan jumlah yang sama jika transaksi dilakukan sebelum tanggal tersebut.
XM - Kehilangan hak mengikuti rapat pemegang saham
XM berasal dari Excluding Meeting. Jika membeli saham saat tanda XM muncul, berarti Anda tidak akan bisa mengikuti rapat pemegang saham (komunitas pemilik perusahaan).
XW - Kehilangan hak membeli Warrants
XW berasal dari Excluding Warrant. Warrant adalah “saham anak” yang bisa dikonversi menjadi saham induk dengan membayar tambahan. Biasanya rasio konversi 1:1.
XR - Kehilangan hak membeli saham baru (rights issue)
XR berasal dari Excluding Right. Saat perusahaan melakukan penambahan modal (rights issue), biasanya pemegang saham lama diberi hak untuk membeli terlebih dahulu. Jika tanda XR muncul, berarti Anda tidak akan mendapatkan hak ini.
Simbol lain dalam keluarga X: XS, XT, XI, XP, XA, XE, XN, XB
Simbol lainnya memiliki arti serupa:
XS: Tidak mendapatkan hak membeli warrant jangka pendek
XT: Tidak mendapatkan hak atas surat berharga yang dapat dipindahtangankan
XI: Tidak menerima bunga
XP: Tidak mendapatkan pengembalian pokok dari perusahaan
XA: Tidak mendapatkan semua hak (lihat detail lebih lanjut)
XE: Tidak mendapatkan hak konversi surat berharga menjadi saham
XN: Tidak menerima uang dari pengurangan modal (perusahaan restrukturisasi keuangan)
XB: Tidak mendapatkan hak membeli saham preferen atau surat berharga baru lainnya
💡 Saran: Jika ingin mendapatkan dividen atau hak-hak lainnya, Anda harus membeli saham sebelum hari tanda X terkait muncul!
Keluarga T: Trading Alert - Level Peringatan Pembelian dan Penjualan
Simbol di akhir saham bertipe T berarti “Baca selengkapnya: Perlu berhati-hati saat membeli/jual”. Simbol ini muncul saat saham mengalami kenaikan cepat, harga melonjak tinggi, dan gelembung harga mulai terbentuk. Bursa Efek Indonesia mengeluarkan langkah-langkah untuk membatasi perdagangan yang terlalu agresif.
T terbagi menjadi 3 level:
T1 - Level Peringatan 1
T1 berasal dari Trading Alert Level 1. Saham masuk kategori T1 saat harga melonjak secara tidak wajar.
Pembatasan:
Hanya boleh dibeli dengan akun Cash Balance (dana tunai), tidak boleh menggunakan kredit
Berlaku selama 3 minggu sejak pengumuman
T2 - Level Peringatan 2
T2 berasal dari Trading Alert Level 2. Jika setelah 1 bulan, saham T1 masih menunjukkan kenaikan ekstrem dan tidak mereda, sistem akan menaikkan ke T2.
Pembatasan:
Hanya boleh dibeli dengan Cash Balance
Tidak boleh dijadikan jaminan (collateral)
Berlaku selama 3 minggu
T3 - Level Peringatan 3 (paling berat)
T3 berasal dari Trading Alert Level 3. Jika kondisi tidak membaik, sistem akan menaikkan ke T3.
Pembatasan:
Hanya boleh dibeli dengan Cash Balance
Tidak boleh dijadikan jaminan
Larangan settlement (penyelesaian transaksi) ← sangat dilarang!
Artinya: Biasanya jika Anda membeli saham senilai 10.000 baht dan menjualnya, uang akan langsung kembali ke rekening. Tapi jika saham terindikasi T3, setelah Anda menjual, uang akan masuk ke rekening hari berikutnya. Ini membantu mengurangi perdagangan spekulatif dalam satu hari.
Simbol peringatan bahaya: H, SP, NP, NC, ST, C
Kelompok simbol ini berarti “Hati-hati! Perusahaan ini bermasalah” ✋
H - Trading Halt (Penghentian sementara 1 sesi)
H berasal dari Trading Halt. Saham dihentikan sementara selama 1 sesi perdagangan (pagi dan sore).
Terjadi karena: Ada berita bocor, tetapi perusahaan belum mengumumkan secara resmi ke Bursa.
SP - Trading Suspension (Penghentian lebih dari 1 sesi)
SP berasal dari Trading Suspension. Penghentian perdagangan lebih lama dari H.
Terjadi karena: Data masih bermasalah, atau perusahaan belum mengirim laporan keuangan.
NP - Notice Pending (Menunggu laporan)
NP berasal dari Notice Pending. Perusahaan belum mengirim laporan lengkap. Setelah laporan dikirim, status akan berubah menjadi NR (Notice Received).
NC - Non-Compliance (Sangat berbahaya!)
NC berasal dari Non-Compliance. Perusahaan bisa saja dicabut dari bursa 😱.
Terjadi karena:
Akumulasi kerugian selama lama
Tidak mengirim laporan keuangan
Waktu: Perusahaan punya waktu 1 tahun untuk memperbaiki masalah (misalnya mengirim dokumen).
ST - Stabilization (Stabilisasi harga)
ST berasal dari Stabilization. Perusahaan sedang berusaha menjaga harga saham tetap stabil dengan menggunakan metode “Greenshoe” = IPO mengeluarkan saham lebih banyak dari target awal, untuk menstabilkan harga. Bisa dilakukan selama 30 hari pertama setelah listing.
C - Caution (Hati-hati!)
C berasal dari Caution. Perusahaan menghadapi masalah keuangan dan berisiko tinggi. Investasi harus hati-hati.
Perusahaan C biasanya menunjukkan:
Dari sisi keuangan:
Ekuitas < 50% dari modal disetor (sangat lemah)
Pengadilan mengeluarkan perintah restrukturisasi atau bangkrut
Otoritas pengawas menginstruksikan perbaikan atau penangguhan sementara
Dari laporan keuangan:
Auditor tidak memberikan opini (tidak konklusif)
OJK menginstruksikan perbaikan laporan keuangan
Dari sisi bisnis:
Perusahaan disebut “Cash Company” = hampir seluruh aset dijual, hanya menyisakan kas (tidak menjalankan bisnis utama lagi)
Informasi penting: Apa itu Cash Balance?
Cash Balance adalah rekening khusus untuk investor pemula, berisi dana yang tersedia untuk investasi. Ini mencegah penggunaan kredit yang tidak tepat.
Kesimpulan: Perlu tahu arti CA dan teman-temannya
Simbol CA menandakan bahwa saham tersebut akan mengalami peristiwa penting dalam 7 hari ke depan. Saat Anda klik, sistem akan menampilkan berbagai singkatan:
Keluarga X = kehilangan hak (dividen, rapat, warrant, dll.)
Keluarga T = peringatan risiko perdagangan (level 1-3)
Simbol bahaya = perusahaan bermasalah
Kuncinya: Ketahui hak apa yang akan hilang dan kapan harus membeli agar mendapatkan hak tersebut, misalnya jika ingin dividen, harus beli sebelum hari XD.
Simbol CA dan singkatan lainnya mungkin terlihat rumit, tetapi sebenarnya adalah “kode pemberitahuan” agar investor tahu apa yang sedang terjadi. Jika Anda memahaminya, Anda bisa membuat keputusan investasi yang lebih cerdas! 🎯
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Harus tahu tentang tanda CA di saham sebelum berinvestasi, jika tidak akan kehilangan hak dan rugi dengan bodoh
Saat membuka aplikasi trading, Anda pasti pernah melihat singkatan aneh di belakang saham, seperti CA, XD, XM, T1, H, dan lain-lain. Singkatan CA dan teman-temannya ini adalah “kunci utama” yang memberi tahu investor bahwa akan ada peristiwa penting yang terjadi pada saham tersebut. Jika tidak memahami arti dari singkatan ini, Anda bisa kehilangan dividen atau hak-hak lainnya.
Simbol CA: Corporate Action yang harus diawasi
Simbol CA berasal dari Corporate Action, yang secara harfiah berarti “Tindakan Perusahaan”. Ini menunjukkan bahwa saham tersebut akan mengalami pergerakan penting dalam waktu 7 hari, seperti pembayaran dividen, rapat pemegang saham, atau penerbitan sekuritas baru.
Jika Anda mengklik simbol CA, sistem akan menampilkan:
Memahami singkatan ini sangat penting karena hak Anda sebagai pemegang saham biasanya bergantung pada “apakah Anda membeli saham sebelum atau sesudah hari tersebut”.
Keluarga X: Excluding - Jika membeli setelah hari tersebut, hak akan hilang
Semua simbol di akhir saham dari keluarga X memiliki arti yang sama: “Excluding” = Tidak mendapatkan hak tertentu
XD - Kehilangan hak dividen
XD berasal dari Excluding Dividend. Jika Anda membeli saham saat sudah naik tanda XD, berarti Anda tidak akan menerima dividen untuk periode ini.
Contoh:
Faktanya: Tidak penting apakah Anda membeli sedikit detik sebelum atau sesudah tanggal XD, Anda tetap akan mendapatkan dividen dengan jumlah yang sama jika transaksi dilakukan sebelum tanggal tersebut.
XM - Kehilangan hak mengikuti rapat pemegang saham
XM berasal dari Excluding Meeting. Jika membeli saham saat tanda XM muncul, berarti Anda tidak akan bisa mengikuti rapat pemegang saham (komunitas pemilik perusahaan).
XW - Kehilangan hak membeli Warrants
XW berasal dari Excluding Warrant. Warrant adalah “saham anak” yang bisa dikonversi menjadi saham induk dengan membayar tambahan. Biasanya rasio konversi 1:1.
XR - Kehilangan hak membeli saham baru (rights issue)
XR berasal dari Excluding Right. Saat perusahaan melakukan penambahan modal (rights issue), biasanya pemegang saham lama diberi hak untuk membeli terlebih dahulu. Jika tanda XR muncul, berarti Anda tidak akan mendapatkan hak ini.
Simbol lain dalam keluarga X: XS, XT, XI, XP, XA, XE, XN, XB
Simbol lainnya memiliki arti serupa:
💡 Saran: Jika ingin mendapatkan dividen atau hak-hak lainnya, Anda harus membeli saham sebelum hari tanda X terkait muncul!
Keluarga T: Trading Alert - Level Peringatan Pembelian dan Penjualan
Simbol di akhir saham bertipe T berarti “Baca selengkapnya: Perlu berhati-hati saat membeli/jual”. Simbol ini muncul saat saham mengalami kenaikan cepat, harga melonjak tinggi, dan gelembung harga mulai terbentuk. Bursa Efek Indonesia mengeluarkan langkah-langkah untuk membatasi perdagangan yang terlalu agresif.
T terbagi menjadi 3 level:
T1 - Level Peringatan 1
T1 berasal dari Trading Alert Level 1. Saham masuk kategori T1 saat harga melonjak secara tidak wajar.
Pembatasan:
T2 - Level Peringatan 2
T2 berasal dari Trading Alert Level 2. Jika setelah 1 bulan, saham T1 masih menunjukkan kenaikan ekstrem dan tidak mereda, sistem akan menaikkan ke T2.
Pembatasan:
T3 - Level Peringatan 3 (paling berat)
T3 berasal dari Trading Alert Level 3. Jika kondisi tidak membaik, sistem akan menaikkan ke T3.
Pembatasan:
Artinya: Biasanya jika Anda membeli saham senilai 10.000 baht dan menjualnya, uang akan langsung kembali ke rekening. Tapi jika saham terindikasi T3, setelah Anda menjual, uang akan masuk ke rekening hari berikutnya. Ini membantu mengurangi perdagangan spekulatif dalam satu hari.
Simbol peringatan bahaya: H, SP, NP, NC, ST, C
Kelompok simbol ini berarti “Hati-hati! Perusahaan ini bermasalah” ✋
H - Trading Halt (Penghentian sementara 1 sesi)
H berasal dari Trading Halt. Saham dihentikan sementara selama 1 sesi perdagangan (pagi dan sore).
Terjadi karena: Ada berita bocor, tetapi perusahaan belum mengumumkan secara resmi ke Bursa.
SP - Trading Suspension (Penghentian lebih dari 1 sesi)
SP berasal dari Trading Suspension. Penghentian perdagangan lebih lama dari H.
Terjadi karena: Data masih bermasalah, atau perusahaan belum mengirim laporan keuangan.
NP - Notice Pending (Menunggu laporan)
NP berasal dari Notice Pending. Perusahaan belum mengirim laporan lengkap. Setelah laporan dikirim, status akan berubah menjadi NR (Notice Received).
NC - Non-Compliance (Sangat berbahaya!)
NC berasal dari Non-Compliance. Perusahaan bisa saja dicabut dari bursa 😱.
Terjadi karena:
Waktu: Perusahaan punya waktu 1 tahun untuk memperbaiki masalah (misalnya mengirim dokumen).
ST - Stabilization (Stabilisasi harga)
ST berasal dari Stabilization. Perusahaan sedang berusaha menjaga harga saham tetap stabil dengan menggunakan metode “Greenshoe” = IPO mengeluarkan saham lebih banyak dari target awal, untuk menstabilkan harga. Bisa dilakukan selama 30 hari pertama setelah listing.
C - Caution (Hati-hati!)
C berasal dari Caution. Perusahaan menghadapi masalah keuangan dan berisiko tinggi. Investasi harus hati-hati.
Perusahaan C biasanya menunjukkan:
Dari sisi keuangan:
Dari laporan keuangan:
Dari sisi bisnis:
Informasi penting: Apa itu Cash Balance?
Cash Balance adalah rekening khusus untuk investor pemula, berisi dana yang tersedia untuk investasi. Ini mencegah penggunaan kredit yang tidak tepat.
Kesimpulan: Perlu tahu arti CA dan teman-temannya
Simbol CA menandakan bahwa saham tersebut akan mengalami peristiwa penting dalam 7 hari ke depan. Saat Anda klik, sistem akan menampilkan berbagai singkatan:
Kuncinya: Ketahui hak apa yang akan hilang dan kapan harus membeli agar mendapatkan hak tersebut, misalnya jika ingin dividen, harus beli sebelum hari XD.
Simbol CA dan singkatan lainnya mungkin terlihat rumit, tetapi sebenarnya adalah “kode pemberitahuan” agar investor tahu apa yang sedang terjadi. Jika Anda memahaminya, Anda bisa membuat keputusan investasi yang lebih cerdas! 🎯