Pasar saham Taiwan berfluktuasi di sekitar 28.000 poin, dan meskipun tren saham elektronik dan AI tetap kuat, semakin banyak orang menyadari sebuah peluang: harga saham sektor keuangan sedang menunggu momentum kenaikan kembali, dan tingkat dividen mereka jauh lebih menarik daripada deposito bank. Bayangkan saja, menaruh uang di deposito selama satu tahun hanya mendapatkan 2% bunga, sementara berinvestasi di saham keuangan secara stabil bisa mendapatkan dividen tunai sebesar 5-7%, dan berpotensi mendapatkan kenaikan harga saham di masa mendatang. Perbedaan ini sangat sulit diabaikan.
Apakah saham sektor keuangan layak untuk dimasukkan portofolio sekarang? Bagaimana investor dengan toleransi risiko berbeda harus memilih? Hari ini kita akan telusuri logika di balik performa harga saham keuangan, serta bagaimana kaum investor kecil mulai dari 10.000 yuan bisa memulai penempatan dana.
Mengapa Harga Saham Keuangan Perlu Diperhatikan
Valuasi Relatif Wajar, Dana Mulai Berputar
Dalam gelombang pergerakan pasar global saat ini, sebagian besar dana terkonsentrasi di saham elektronik, terutama rantai pasok AI. Tapi setelah kenaikan besar, rasio harga terhadap laba (PER) saham elektronik sudah di atas 30 kali, dan pertumbuhan laba sulit dipertahankan seperti tahun lalu yang sangat eksplosif. Sebaliknya, PER bank besar masih sekitar 10-12 kali, jauh lebih rendah dibandingkan teknologi yang umumnya di atas 25-30 kali, sehingga valuasi saham keuangan jauh lebih menarik.
Dalam konteks ekonomi yang perlahan melambat dan menunjukkan tanda-tanda soft landing, dana mulai beralih ke saham bernilai yang stabil dan didukung dividen. Perpindahan ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan hasil penilaian ulang risiko dan imbal hasil pasar yang alami.
Dampak Lingkungan Suku Bunga Tidak Seburuk yang Diperkirakan
Meskipun Federal Reserve memasuki siklus penurunan suku bunga, dan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income) mungkin mengalami tekanan, jangan lupa bahwa laba bank di Taiwan sudah mencapai lebih dari 5600 miliar yuan hingga November tahun ini, mencetak rekor baru. Saya perhatikan, selama 2026 selama ekonomi tidak mengalami hard landing, kemampuan bank untuk membayar dividen kemungkinan akan lebih kuat daripada tahun ini, bukan melemah. Oleh karena itu, harga saham sektor keuangan secara alami memiliki ruang untuk kenaikan kembali.
Karakteristik Perlindungan Ekonomi, Volatilitas Lebih Rendah dari Teknologi
Dana sedang mengalir dari saham elektronik ke saham defensif, seperti Fubon Financial dan Cathay Financial yang baru-baru ini menunjukkan performa bagus. Jika pada 2026 terjadi resesi ringan, bank yang memiliki kualitas pinjaman baik dan rasio modal yang tinggi justru akan mengalami penurunan paling kecil. Contoh terbaik adalah pasar bearish tahun 2022—indeks utama turun lebih dari 20%, sedangkan indeks keuangan turun kurang dari 15%.
Karakteristik “dapat menyerang saat maju, dan bertahan saat mundur” ini sangat berharga. Saat teknologi mengalami koreksi 10%, saham keuangan biasanya hanya bergoyang 3-5%, sehingga beban psikologisnya jauh lebih kecil.
Kunci Pemulihan Valuasi: Tren Kebangkitan Saham Bernilai Global
Saat ini pasar menunjukkan tanda-tanda “kebangkitan saham bernilai”. Pasar saham global sedang berputar, setelah kenaikan melambat dari saham Magnificent 7, dana secara alami mengalir ke saham keuangan yang valuasinya lebih rendah dan imbal hasilnya lebih tinggi. PER saham keuangan umumnya di kisaran 15-20 kali, dengan dividen stabil, memberikan bantalan saat pasar bergejolak.
Tentu saja, saham keuangan tidak tanpa risiko. Jika pada 2026 Federal Reserve menurunkan suku bunga lebih sedikit dari yang diperkirakan, atau ekonomi melambat dan ketegangan perdagangan meningkat, rasio gagal bayar pinjaman bisa naik, dan volatilitas akan meningkat. Disarankan untuk melakukan diversifikasi, jangan menaruh semua dana di satu saham saja.
Klasifikasi Saham Keuangan dan Bagaimana Kaum Investor Kecil Memilih
Secara sederhana, saham keuangan meliputi bank, perusahaan asuransi, dan sekuritas. Dari ribuan saham yang terdaftar di Taiwan, saat ini ada sekitar 49 saham di sektor keuangan yang tercatat.
Jenis Utama Saham Keuangan
Bank holding company (Konglomerat Keuangan) adalah pilihan paling populer karena bisnisnya beragam, risiko tersebar, dan dividen stabil (banyak yang di atas 5%). Contohnya Cathay Financial, Fubon Financial, dan CTBC Financial selalu menjadi favorit.
Bank murni cocok untuk yang ingin memegang secara stabil, dengan volatilitas kecil dan operasi yang stabil, seperti Bank of Changhua.
Asuransi dan sekuritas cenderung lebih volatil dan lebih cocok untuk penempatan saat tren pasar berbalik. Misalnya, saat volume transaksi pasar saham tiba-tiba meningkat dan banyak orang mulai memburu saham, saham sekuritas biasanya akan naik terlebih dahulu; atau saat suku bunga mulai naik atau turun secara signifikan, harga saham asuransi akan bergerak lebih jelas.
Saham Fintech yang fokus pada pembayaran digital dan inovasi teknologi keuangan, seperti PayPal, Mastercard, Square, memiliki karakteristik teknologi yang kuat.
Cara Masuk untuk Kaum Investor Kecil
Jika dana terbatas, mulai dari ETF keuangan (seperti 0055 Yuan Da Financial, 006288U ETF Keuangan) adalah pilihan rendah biaya dan terdiversifikasi. Jika ingin melakukan trading jangka pendek dan menyesuaikan posisi, bisa juga menggunakan kontrak derivatif seperti CFD, yang tanpa komisi dan spread rendah, serta bisa latihan dengan akun demo.
5 Saham Keuangan Taiwan yang Direkomendasikan dalam Proses Pemulihan Valuasi
Berdasarkan data terbaru akhir 2025 dan prediksi lembaga keuangan, berikut empat konglomerat dan satu bank yang memiliki keunggulan berbeda, cocok untuk berbagai tipe investor. Setiap saham didukung analisis mendalam:
Kode
Nama Saham
Performa 2025
Kenaikan
Estimasi Dividen
Faktor Penggerak Utama
2881
Fubon Financial
Rp 65 → Rp 85
+30%
6,5%
Anak perusahaan asuransi stabil, pertumbuhan wealth management, branding dan marketing dorong laba tinggi
2882
Cathay Financial
Rp 50 → Rp 68
+36%
6-7%
Pertumbuhan kuat bisnis asuransi di ASEAN, fee wealth management naik 15% per tahun
2891
CTBC Financial
Rp 28 → Rp 36
+28%
5,5%
Pertumbuhan besar pengguna bank digital, transformasi mobile banking terdepan
2884
E.Sun Financial
Rp 25 → Rp 32
+28%
6%
Pinjaman UMKM stabil, pendapatan bunga bersih meningkat 10% per tahun
2801
Changhua Bank
Rp 16 → Rp 20
+25%
5%
Rasio modal tinggi, kualitas pinjaman baik, wealth management tumbuh 12%
Fubon Financial (2881)—Pilihan Stabil dari Konglomerat Keuangan
Fubon adalah konglomerat keuangan terbesar di Taiwan, anak perusahaan asuransi (Fubon Life) memberikan pendapatan stabil, dan pertumbuhan wealth management serta digital banking sangat pesat. EPS tahun 2025 diperkirakan 4,5-5 yuan, PER sekitar 12 kali, valuasi masih rendah. Ditambah lagi, mereka aktif menggelar acara olahraga dan branding, potensi nilai merek jangka panjang sangat besar.
Risiko: Jika ekspansi internasional (Hong Kong, ASEAN) terganggu karena ketegangan geopolitik, bisa mempengaruhi laba.
Cathay Financial (2882)—Potensi Pertumbuhan Terbesar di ASEAN
Cathay di ASEAN (Vietnam, Thailand) menunjukkan pertumbuhan signifikan di bisnis asuransi, dengan pendapatan fee wealth management naik 15% per tahun. EPS diperkirakan 4 yuan, PER 11 kali, valuasi menarik. Jika pada 2026 suku bunga stabil, laba asuransi akan meningkat lagi.
Risiko: Saham asuransi sensitif terhadap suku bunga; jika suku bunga turun terlalu cepat, pendapatan investasi bisa terganggu.
CTBC Financial (2891)—Pelopor Transformasi Digital
CTBC memimpin transformasi digital di industri keuangan, pengguna mobile banking meningkat 20% di 2025, dan memiliki eksposur ke pasar China (walaupun lebih kecil dibanding bank lain). EPS sekitar 2,8 yuan, PER 13 kali, potensi pertumbuhan cukup baik. Jika ekonomi China pulih di 2026, harga saham bisa melonjak.
Risiko: Ketidakpastian kebijakan di China cukup tinggi, bisa menghambat sebagian bisnis.
E.Sun Financial (2884)—Pilihan Aman untuk Investor Konservatif
E.Sun fokus pada pinjaman UMKM dan retail banking, pendapatan bunga meningkat 10% per tahun, gaya operasinya konservatif dan cocok untuk investor yang berhati-hati. EPS sekitar 2,5 yuan, PER 12 kali, cocok untuk investasi jangka panjang.
Risiko: Terfokus di Taiwan, jika ekonomi domestik melambat, pertumbuhan bisa melambat.
Changhua Bank (2801)—Bank murni dengan valuasi terendah
Changhua Bank adalah bank murni, rasio modal tinggi, kualitas pinjaman stabil, dan pertumbuhan wealth management sekitar 12%. EPS sekitar 1,5 yuan, PER 10 kali, salah satu pilihan dengan valuasi paling murah.
Risiko: Operasi terbatas di bank saja, pertumbuhan lebih lambat dibanding konglomerat.
Performa dan Strategi Penempatan Dana di Saham Keuangan AS
Berikut beberapa saham keuangan utama AS yang diprediksi akan sangat menarik di 2026, meliputi bank komprehensif, bank investasi, dan perusahaan asuransi. Investor Taiwan bisa langsung memesan melalui aplikasi trading CFD atau ETF keuangan.
Kode
Nama Saham
Performa 2025
Faktor Penggerak Utama
BRK.B
Berkshire Hathaway
+25-30%
Portofolio saham naik, asuransi stabil, cash tinggi
JPM
JPMorgan Chase
+30-35%
Pemimpin bank investasi, rebound M&A, pendapatan bunga stabil
BAC
Bank of America
+35%+
Bank retail terbesar, pertumbuhan wealth management, buyback dan dividen tinggi
GS
Goldman Sachs
+25-30%
Bank investasi utama, M&A dan IPO meningkat, trading kuat
AXP
American Express
+20-25%
Loyalitas pelanggan high-end, fee stabil, daya tahan konsumsi tinggi
Berkshire Hathaway (BRK.B)—Saham Pertahanan Terbaik Global
Berkshire Hathaway adalah perusahaan investasi konglomerat paling terkenal di dunia, dipimpin Warren Buffett. Memiliki bisnis asuransi (GEICO), kereta api, energi, manufaktur, dan memegang saham besar di Apple, American Express, dan lainnya. Secara sederhana, ini seperti dana investasi raksasa yang mengumpulkan premi asuransi dan menginvestasikan ke perusahaan-perusahaan terbaik, menghasilkan keuntungan jangka panjang secara kompaun. Banyak yang menyebutnya sebagai “saham defensif paling stabil di AS.”
JPMorgan Chase—Bank Terbesar dan Serba Bisa di AS
Bank terbesar di AS, mencakup retail banking, investment banking, wealth management, dan kartu kredit. Dengan lebih dari 300.000 karyawan dan kapitalisasi pasar lebih dari 8 triliun dolar, adalah “raja serba bisa” di dunia keuangan. Jika pasar modal tetap hangat di 2026, potensi laba mereka sangat besar, dan valuasinya masuk akal.
Bank of America—Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari Orang Amerika
Bank kedua terbesar di AS ini fokus pada layanan umum seperti pembukaan rekening, hipotek, kartu kredit, dan perencanaan keuangan. Memiliki lebih dari 68 juta nasabah dan menjadi bank simpanan terbesar di AS. Sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari orang Amerika—banyak yang menyimpan gaji di sini.
Goldman Sachs—Bank Investasi Paling Terkenal di Wall Street
Goldman Sachs adalah bank investasi paling terkenal, membantu perusahaan besar merger, IPO, dan transaksi sekuritas. Pelanggannya mayoritas perusahaan dan institusi besar, jarang berurusan langsung dengan individu. Jika prediksi pasar modal tetap hangat di 2026, saham ini akan sangat potensial, meskipun volatilitasnya tinggi. Disarankan tidak lebih dari 20% dari portofolio dan masuk saat timing tepat.
American Express—Keunggulan di Segmen Konsumen Premium
Perusahaan kartu kredit global terkenal, fokus pada pelanggan kelas atas, menawarkan kartu kredit, layanan perjalanan, dan fee dari transaksi. Pendapatan utamanya dari fee, bukan bunga. Pelanggan mereka sangat kaya dan konsumsi mereka stabil, sehingga volatilitasnya lebih kecil dibanding bank tradisional.
Strategi Investasi Saham Keuangan Mulai dari 10.000 Yuan untuk Kaum Investor Kecil
Pendekatan Deposito: Cara Stabil Mendapatkan Pendapatan
Banyak orang membeli saham keuangan dan menganggapnya seperti deposito, menerima dividen tahunan sebagai bunga. Memang bisa, tapi saham keuangan bukan pengganti deposito yang sempurna. Mereka memberi lebih banyak keuntungan daripada deposito bank, tapi juga memiliki volatilitas dan risiko, jadi tidak bisa dianggap tanpa risiko.
Kalau ingin mendapatkan penghasilan pasif jangka panjang, mulai dari ETF keuangan (seperti 0055) atau beberapa saham konglomerat yang stabil, sebagai semacam deposito berbunga tinggi, tentu sangat memungkinkan.
Strategi saya sendiri sebagai berikut:
1. Tiga Kriteria Pemilihan Saham
Dividen tinggi (minimal 5%), PER rendah (10-15 kali di Taiwan, 15-20 kali di AS), laba stabil
Contoh di Taiwan: Fubon, Cathay, E.Sun
Contoh di AS: JPM, BAC
2. Waktu Masuk yang Tepat
Biasanya saat pasar sedang berfluktuasi di level tinggi dan saham elektronik sudah naik, saat itulah dana berputar ke saham keuangan
Atau saat dividen yield saham di atas 6-7%, beli secara bertahap
3. Logika Hold dan Tambah
Setelah beli, pegang dan terima dividen sebagai bunga
Tentukan target harga, tapi fleksibel—misalnya awalnya target 50 yuan, harga sudah naik ke 45 yuan dan laba perusahaan membaik, saya akan ubah target ke 60 yuan
Seperti kata Buffett, “Waktu adalah teman dari perusahaan bagus,” dan saham keuangan yang matang semakin lama semakin menguntungkan
4. Kapan Kurangi atau Keluar
Saat target psikologis tercapai, atau dividen yield turun di bawah 4% (menandakan harga sudah naik terlalu tinggi), pertimbangkan untuk mengurangi posisi atau menjual seluruhnya
Pindah ke saham undervalued lainnya
Dengan cara ini, selama beberapa tahun, keuntungan utama berasal dari dividen dan kenaikan harga saham, tanpa perlu memantau pasar setiap hari.
Trading Fluktuatif: Cocok untuk Siklus Ekonomi
Saham keuangan termasuk saham siklus ekonomi, sangat bergantung pada kondisi ekonomi. Strategi trading ini cocok untuk jangka menengah dan pendek, memanfaatkan analisis teknikal seperti moving average, support/resistance, RSI, dan lain-lain. Saat pasar sedang bullish, harga naik, dan saat bearish, harga turun, trader bisa meraih keuntungan.
Risiko dan Perlindungan dalam Investasi Saham Keuangan
Risiko Pasar—Black Swan Bisa Menyerang Saham Keuangan
Saham keuangan sangat sensitif terhadap fluktuasi pasar. Saat pasar sedang bearish, dasar pasar sulit diprediksi, dan saham keuangan biasanya turun lebih dalam. Ketika terjadi peristiwa black swan, risiko sistemik sangat besar bagi industri ini.
Sejarah membuktikan: saat krisis saham China 2015, indeks Taiwan 50 (0050) turun hingga 24,15%, dan indeks keuangan Yuanta MSCI (0055) turun hingga 36,34%. Saat krisis keuangan global, bank bisa saja bangkrut kapan saja. Contohnya, setelah perang Rusia-Ukraina Februari 2022, saham Sberbank Rusia anjlok 50% dalam beberapa hari, dan di bursa luar negeri sempat diperdagangkan di harga sangat rendah, bahkan 0,01 dolar AS.
Risiko Suku Bunga—Naik Turun Suku Bunga Berpengaruh
Saham keuangan juga dipengaruhi oleh perubahan suku bunga. Saat suku bunga naik, pendapatan bunga bersih meningkat, menguntungkan bank karena margin pinjaman dan simpanan membesar. Tapi, suku bunga yang sangat rendah selama ini bisa mengurangi laba industri keuangan dan membatasi pertumbuhan bisnisnya. Selain itu, sulit memprediksi pergerakan suku bunga secara tepat.
Risiko Gagal Bayar Pinjaman—Reaksi Berantai Ekonomi Melambat
Risiko gagal bayar (non-performing loan) sangat penting. Jika ekonomi melambat dan perusahaan tidak mampu membayar utang, bank akan menghadapi kerugian kredit. Saat ekonomi memburuk, risiko ini akan meningkat secara signifikan.
Prinsip Dasar Perlindungan Risiko
Disarankan agar investor keuangan membangun portofolio yang terdiversifikasi, jangan menaruh semua dana di satu saham saja. Terus pantau indikator ekonomi, tren suku bunga, dan laba perusahaan secara rutin.
Nilai Jangka Panjang dan Prospek Harga Saham Keuangan
Sebagai pilar utama pasar matang, meskipun tidak seberdaya teknologi, saham keuangan di indeks S&P 500 menyumbang sekitar 13%, dan secara jangka panjang memiliki potensi mengungguli pasar.
Tiga Keunggulan Investasi Jangka Panjang
Kinerja stabil dalam jangka panjang: Selama 30 tahun terakhir, pertumbuhan laba industri keuangan jauh lebih cepat dari ekonomi secara umum, memungkinkan perusahaan membayar dividen tinggi dan menghasilkan rasio harga terhadap laba yang stabil.
Dukungan pemerintah melalui regulasi ketat: Industri keuangan terkait erat dengan kesehatan ekonomi global. Pemerintah tidak akan membiarkan bank besar bangkrut sembarangan (ingat bailout 2008?), sehingga risiko industri ini lebih rendah dan mereka mendapatkan dukungan khusus saat krisis.
Karakteristik defensif terhadap siklus ekonomi: Bank dan asuransi sangat terkait dengan ekonomi makro, dan volatilitasnya biasanya lebih kecil dari teknologi.
Prospek 2026 dan seterusnya
Jika AS mampu menghindari resesi, prospek banyak bank akan cerah. Karena biasanya, bank akan diuntungkan dari suku bunga yang lebih tinggi, yang memperbesar margin bunga bersih mereka. Meskipun perubahan suku bunga yang cepat bisa menimbulkan kekacauan, seiring waktu, neraca bank akan menyesuaikan aset dan liabilitasnya, dan menghasilkan pertumbuhan laba yang lebih kuat.
Tentunya, semua ini bergantung pada asumsi tidak terjadinya hard landing ekonomi. Jika asumsi ini terpenuhi, harga saham keuangan memiliki ruang kenaikan yang cukup.
Kesimpulan: Kapan dan Bagaimana Memulai Investasi Saham Keuangan
Setelah rotasi dari saham teknologi, valuasi saham keuangan sudah cukup menarik. Investor Taiwan yang ingin masuk ke saham keuangan AS atau menambah posisi di saham keuangan Taiwan, saat ini adalah waktu yang tepat. Valuasi yang wajar, dividen stabil, dan potensi pertumbuhan menjadikan mereka pilihan menarik.
Inti dari strategi ini:
Saham keuangan menunjukkan tanda-tanda valuasi membaik, PER wajar, dividen stabil
Kaum investor kecil bisa mulai dari 10.000 yuan, secara bertahap membeli ETF atau saham individual
Pendekatan deposito cocok untuk investor konservatif, sementara trading siklus cocok untuk yang percaya pada siklus ekonomi
Di Taiwan, rekomendasi utama adalah konglomerat seperti Fubon, Cathay
Di AS, saham besar seperti JPM dan BAC adalah pilihan jangka panjang
Pastikan melakukan pengelolaan risiko, jangan menaruh semua dana di satu saham saja
Secara jangka panjang, saham keuangan memiliki potensi kenaikan, tapi harus waspada terhadap risiko suku bunga, ekonomi, dan geopolitik
Saham keuangan tidak akan membuatmu cepat kaya dalam semalam, tapi jika kamu memiliki pandangan jangka lebih dari 5 tahun, menganggapnya sebagai aset pendapatan pasif yang stabil, dan secara rutin menambah posisi serta melakukan penyesuaian siklus, kamu bisa meraih keuntungan kompaun yang cukup mengesankan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kesempatan Penempatan Saham Keuangan pada Tahun 2026—Dari Tabungan Berbunga Tinggi hingga Pertumbuhan Modal
Pasar saham Taiwan berfluktuasi di sekitar 28.000 poin, dan meskipun tren saham elektronik dan AI tetap kuat, semakin banyak orang menyadari sebuah peluang: harga saham sektor keuangan sedang menunggu momentum kenaikan kembali, dan tingkat dividen mereka jauh lebih menarik daripada deposito bank. Bayangkan saja, menaruh uang di deposito selama satu tahun hanya mendapatkan 2% bunga, sementara berinvestasi di saham keuangan secara stabil bisa mendapatkan dividen tunai sebesar 5-7%, dan berpotensi mendapatkan kenaikan harga saham di masa mendatang. Perbedaan ini sangat sulit diabaikan.
Apakah saham sektor keuangan layak untuk dimasukkan portofolio sekarang? Bagaimana investor dengan toleransi risiko berbeda harus memilih? Hari ini kita akan telusuri logika di balik performa harga saham keuangan, serta bagaimana kaum investor kecil mulai dari 10.000 yuan bisa memulai penempatan dana.
Mengapa Harga Saham Keuangan Perlu Diperhatikan
Valuasi Relatif Wajar, Dana Mulai Berputar
Dalam gelombang pergerakan pasar global saat ini, sebagian besar dana terkonsentrasi di saham elektronik, terutama rantai pasok AI. Tapi setelah kenaikan besar, rasio harga terhadap laba (PER) saham elektronik sudah di atas 30 kali, dan pertumbuhan laba sulit dipertahankan seperti tahun lalu yang sangat eksplosif. Sebaliknya, PER bank besar masih sekitar 10-12 kali, jauh lebih rendah dibandingkan teknologi yang umumnya di atas 25-30 kali, sehingga valuasi saham keuangan jauh lebih menarik.
Dalam konteks ekonomi yang perlahan melambat dan menunjukkan tanda-tanda soft landing, dana mulai beralih ke saham bernilai yang stabil dan didukung dividen. Perpindahan ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan hasil penilaian ulang risiko dan imbal hasil pasar yang alami.
Dampak Lingkungan Suku Bunga Tidak Seburuk yang Diperkirakan
Meskipun Federal Reserve memasuki siklus penurunan suku bunga, dan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income) mungkin mengalami tekanan, jangan lupa bahwa laba bank di Taiwan sudah mencapai lebih dari 5600 miliar yuan hingga November tahun ini, mencetak rekor baru. Saya perhatikan, selama 2026 selama ekonomi tidak mengalami hard landing, kemampuan bank untuk membayar dividen kemungkinan akan lebih kuat daripada tahun ini, bukan melemah. Oleh karena itu, harga saham sektor keuangan secara alami memiliki ruang untuk kenaikan kembali.
Karakteristik Perlindungan Ekonomi, Volatilitas Lebih Rendah dari Teknologi
Dana sedang mengalir dari saham elektronik ke saham defensif, seperti Fubon Financial dan Cathay Financial yang baru-baru ini menunjukkan performa bagus. Jika pada 2026 terjadi resesi ringan, bank yang memiliki kualitas pinjaman baik dan rasio modal yang tinggi justru akan mengalami penurunan paling kecil. Contoh terbaik adalah pasar bearish tahun 2022—indeks utama turun lebih dari 20%, sedangkan indeks keuangan turun kurang dari 15%.
Karakteristik “dapat menyerang saat maju, dan bertahan saat mundur” ini sangat berharga. Saat teknologi mengalami koreksi 10%, saham keuangan biasanya hanya bergoyang 3-5%, sehingga beban psikologisnya jauh lebih kecil.
Kunci Pemulihan Valuasi: Tren Kebangkitan Saham Bernilai Global
Saat ini pasar menunjukkan tanda-tanda “kebangkitan saham bernilai”. Pasar saham global sedang berputar, setelah kenaikan melambat dari saham Magnificent 7, dana secara alami mengalir ke saham keuangan yang valuasinya lebih rendah dan imbal hasilnya lebih tinggi. PER saham keuangan umumnya di kisaran 15-20 kali, dengan dividen stabil, memberikan bantalan saat pasar bergejolak.
Tentu saja, saham keuangan tidak tanpa risiko. Jika pada 2026 Federal Reserve menurunkan suku bunga lebih sedikit dari yang diperkirakan, atau ekonomi melambat dan ketegangan perdagangan meningkat, rasio gagal bayar pinjaman bisa naik, dan volatilitas akan meningkat. Disarankan untuk melakukan diversifikasi, jangan menaruh semua dana di satu saham saja.
Klasifikasi Saham Keuangan dan Bagaimana Kaum Investor Kecil Memilih
Secara sederhana, saham keuangan meliputi bank, perusahaan asuransi, dan sekuritas. Dari ribuan saham yang terdaftar di Taiwan, saat ini ada sekitar 49 saham di sektor keuangan yang tercatat.
Jenis Utama Saham Keuangan
Bank holding company (Konglomerat Keuangan) adalah pilihan paling populer karena bisnisnya beragam, risiko tersebar, dan dividen stabil (banyak yang di atas 5%). Contohnya Cathay Financial, Fubon Financial, dan CTBC Financial selalu menjadi favorit.
Bank murni cocok untuk yang ingin memegang secara stabil, dengan volatilitas kecil dan operasi yang stabil, seperti Bank of Changhua.
Asuransi dan sekuritas cenderung lebih volatil dan lebih cocok untuk penempatan saat tren pasar berbalik. Misalnya, saat volume transaksi pasar saham tiba-tiba meningkat dan banyak orang mulai memburu saham, saham sekuritas biasanya akan naik terlebih dahulu; atau saat suku bunga mulai naik atau turun secara signifikan, harga saham asuransi akan bergerak lebih jelas.
Saham Fintech yang fokus pada pembayaran digital dan inovasi teknologi keuangan, seperti PayPal, Mastercard, Square, memiliki karakteristik teknologi yang kuat.
Cara Masuk untuk Kaum Investor Kecil
Jika dana terbatas, mulai dari ETF keuangan (seperti 0055 Yuan Da Financial, 006288U ETF Keuangan) adalah pilihan rendah biaya dan terdiversifikasi. Jika ingin melakukan trading jangka pendek dan menyesuaikan posisi, bisa juga menggunakan kontrak derivatif seperti CFD, yang tanpa komisi dan spread rendah, serta bisa latihan dengan akun demo.
5 Saham Keuangan Taiwan yang Direkomendasikan dalam Proses Pemulihan Valuasi
Berdasarkan data terbaru akhir 2025 dan prediksi lembaga keuangan, berikut empat konglomerat dan satu bank yang memiliki keunggulan berbeda, cocok untuk berbagai tipe investor. Setiap saham didukung analisis mendalam:
Fubon Financial (2881)—Pilihan Stabil dari Konglomerat Keuangan
Fubon adalah konglomerat keuangan terbesar di Taiwan, anak perusahaan asuransi (Fubon Life) memberikan pendapatan stabil, dan pertumbuhan wealth management serta digital banking sangat pesat. EPS tahun 2025 diperkirakan 4,5-5 yuan, PER sekitar 12 kali, valuasi masih rendah. Ditambah lagi, mereka aktif menggelar acara olahraga dan branding, potensi nilai merek jangka panjang sangat besar.
Risiko: Jika ekspansi internasional (Hong Kong, ASEAN) terganggu karena ketegangan geopolitik, bisa mempengaruhi laba.
Cathay Financial (2882)—Potensi Pertumbuhan Terbesar di ASEAN
Cathay di ASEAN (Vietnam, Thailand) menunjukkan pertumbuhan signifikan di bisnis asuransi, dengan pendapatan fee wealth management naik 15% per tahun. EPS diperkirakan 4 yuan, PER 11 kali, valuasi menarik. Jika pada 2026 suku bunga stabil, laba asuransi akan meningkat lagi.
Risiko: Saham asuransi sensitif terhadap suku bunga; jika suku bunga turun terlalu cepat, pendapatan investasi bisa terganggu.
CTBC Financial (2891)—Pelopor Transformasi Digital
CTBC memimpin transformasi digital di industri keuangan, pengguna mobile banking meningkat 20% di 2025, dan memiliki eksposur ke pasar China (walaupun lebih kecil dibanding bank lain). EPS sekitar 2,8 yuan, PER 13 kali, potensi pertumbuhan cukup baik. Jika ekonomi China pulih di 2026, harga saham bisa melonjak.
Risiko: Ketidakpastian kebijakan di China cukup tinggi, bisa menghambat sebagian bisnis.
E.Sun Financial (2884)—Pilihan Aman untuk Investor Konservatif
E.Sun fokus pada pinjaman UMKM dan retail banking, pendapatan bunga meningkat 10% per tahun, gaya operasinya konservatif dan cocok untuk investor yang berhati-hati. EPS sekitar 2,5 yuan, PER 12 kali, cocok untuk investasi jangka panjang.
Risiko: Terfokus di Taiwan, jika ekonomi domestik melambat, pertumbuhan bisa melambat.
Changhua Bank (2801)—Bank murni dengan valuasi terendah
Changhua Bank adalah bank murni, rasio modal tinggi, kualitas pinjaman stabil, dan pertumbuhan wealth management sekitar 12%. EPS sekitar 1,5 yuan, PER 10 kali, salah satu pilihan dengan valuasi paling murah.
Risiko: Operasi terbatas di bank saja, pertumbuhan lebih lambat dibanding konglomerat.
Performa dan Strategi Penempatan Dana di Saham Keuangan AS
Berikut beberapa saham keuangan utama AS yang diprediksi akan sangat menarik di 2026, meliputi bank komprehensif, bank investasi, dan perusahaan asuransi. Investor Taiwan bisa langsung memesan melalui aplikasi trading CFD atau ETF keuangan.
Berkshire Hathaway (BRK.B)—Saham Pertahanan Terbaik Global
Berkshire Hathaway adalah perusahaan investasi konglomerat paling terkenal di dunia, dipimpin Warren Buffett. Memiliki bisnis asuransi (GEICO), kereta api, energi, manufaktur, dan memegang saham besar di Apple, American Express, dan lainnya. Secara sederhana, ini seperti dana investasi raksasa yang mengumpulkan premi asuransi dan menginvestasikan ke perusahaan-perusahaan terbaik, menghasilkan keuntungan jangka panjang secara kompaun. Banyak yang menyebutnya sebagai “saham defensif paling stabil di AS.”
JPMorgan Chase—Bank Terbesar dan Serba Bisa di AS
Bank terbesar di AS, mencakup retail banking, investment banking, wealth management, dan kartu kredit. Dengan lebih dari 300.000 karyawan dan kapitalisasi pasar lebih dari 8 triliun dolar, adalah “raja serba bisa” di dunia keuangan. Jika pasar modal tetap hangat di 2026, potensi laba mereka sangat besar, dan valuasinya masuk akal.
Bank of America—Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari Orang Amerika
Bank kedua terbesar di AS ini fokus pada layanan umum seperti pembukaan rekening, hipotek, kartu kredit, dan perencanaan keuangan. Memiliki lebih dari 68 juta nasabah dan menjadi bank simpanan terbesar di AS. Sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari orang Amerika—banyak yang menyimpan gaji di sini.
Goldman Sachs—Bank Investasi Paling Terkenal di Wall Street
Goldman Sachs adalah bank investasi paling terkenal, membantu perusahaan besar merger, IPO, dan transaksi sekuritas. Pelanggannya mayoritas perusahaan dan institusi besar, jarang berurusan langsung dengan individu. Jika prediksi pasar modal tetap hangat di 2026, saham ini akan sangat potensial, meskipun volatilitasnya tinggi. Disarankan tidak lebih dari 20% dari portofolio dan masuk saat timing tepat.
American Express—Keunggulan di Segmen Konsumen Premium
Perusahaan kartu kredit global terkenal, fokus pada pelanggan kelas atas, menawarkan kartu kredit, layanan perjalanan, dan fee dari transaksi. Pendapatan utamanya dari fee, bukan bunga. Pelanggan mereka sangat kaya dan konsumsi mereka stabil, sehingga volatilitasnya lebih kecil dibanding bank tradisional.
Strategi Investasi Saham Keuangan Mulai dari 10.000 Yuan untuk Kaum Investor Kecil
Pendekatan Deposito: Cara Stabil Mendapatkan Pendapatan
Banyak orang membeli saham keuangan dan menganggapnya seperti deposito, menerima dividen tahunan sebagai bunga. Memang bisa, tapi saham keuangan bukan pengganti deposito yang sempurna. Mereka memberi lebih banyak keuntungan daripada deposito bank, tapi juga memiliki volatilitas dan risiko, jadi tidak bisa dianggap tanpa risiko.
Kalau ingin mendapatkan penghasilan pasif jangka panjang, mulai dari ETF keuangan (seperti 0055) atau beberapa saham konglomerat yang stabil, sebagai semacam deposito berbunga tinggi, tentu sangat memungkinkan.
Strategi saya sendiri sebagai berikut:
1. Tiga Kriteria Pemilihan Saham
2. Waktu Masuk yang Tepat
3. Logika Hold dan Tambah
4. Kapan Kurangi atau Keluar
Dengan cara ini, selama beberapa tahun, keuntungan utama berasal dari dividen dan kenaikan harga saham, tanpa perlu memantau pasar setiap hari.
Trading Fluktuatif: Cocok untuk Siklus Ekonomi
Saham keuangan termasuk saham siklus ekonomi, sangat bergantung pada kondisi ekonomi. Strategi trading ini cocok untuk jangka menengah dan pendek, memanfaatkan analisis teknikal seperti moving average, support/resistance, RSI, dan lain-lain. Saat pasar sedang bullish, harga naik, dan saat bearish, harga turun, trader bisa meraih keuntungan.
Risiko dan Perlindungan dalam Investasi Saham Keuangan
Risiko Pasar—Black Swan Bisa Menyerang Saham Keuangan
Saham keuangan sangat sensitif terhadap fluktuasi pasar. Saat pasar sedang bearish, dasar pasar sulit diprediksi, dan saham keuangan biasanya turun lebih dalam. Ketika terjadi peristiwa black swan, risiko sistemik sangat besar bagi industri ini.
Sejarah membuktikan: saat krisis saham China 2015, indeks Taiwan 50 (0050) turun hingga 24,15%, dan indeks keuangan Yuanta MSCI (0055) turun hingga 36,34%. Saat krisis keuangan global, bank bisa saja bangkrut kapan saja. Contohnya, setelah perang Rusia-Ukraina Februari 2022, saham Sberbank Rusia anjlok 50% dalam beberapa hari, dan di bursa luar negeri sempat diperdagangkan di harga sangat rendah, bahkan 0,01 dolar AS.
Risiko Suku Bunga—Naik Turun Suku Bunga Berpengaruh
Saham keuangan juga dipengaruhi oleh perubahan suku bunga. Saat suku bunga naik, pendapatan bunga bersih meningkat, menguntungkan bank karena margin pinjaman dan simpanan membesar. Tapi, suku bunga yang sangat rendah selama ini bisa mengurangi laba industri keuangan dan membatasi pertumbuhan bisnisnya. Selain itu, sulit memprediksi pergerakan suku bunga secara tepat.
Risiko Gagal Bayar Pinjaman—Reaksi Berantai Ekonomi Melambat
Risiko gagal bayar (non-performing loan) sangat penting. Jika ekonomi melambat dan perusahaan tidak mampu membayar utang, bank akan menghadapi kerugian kredit. Saat ekonomi memburuk, risiko ini akan meningkat secara signifikan.
Prinsip Dasar Perlindungan Risiko
Disarankan agar investor keuangan membangun portofolio yang terdiversifikasi, jangan menaruh semua dana di satu saham saja. Terus pantau indikator ekonomi, tren suku bunga, dan laba perusahaan secara rutin.
Nilai Jangka Panjang dan Prospek Harga Saham Keuangan
Sebagai pilar utama pasar matang, meskipun tidak seberdaya teknologi, saham keuangan di indeks S&P 500 menyumbang sekitar 13%, dan secara jangka panjang memiliki potensi mengungguli pasar.
Tiga Keunggulan Investasi Jangka Panjang
Kinerja stabil dalam jangka panjang: Selama 30 tahun terakhir, pertumbuhan laba industri keuangan jauh lebih cepat dari ekonomi secara umum, memungkinkan perusahaan membayar dividen tinggi dan menghasilkan rasio harga terhadap laba yang stabil.
Dukungan pemerintah melalui regulasi ketat: Industri keuangan terkait erat dengan kesehatan ekonomi global. Pemerintah tidak akan membiarkan bank besar bangkrut sembarangan (ingat bailout 2008?), sehingga risiko industri ini lebih rendah dan mereka mendapatkan dukungan khusus saat krisis.
Karakteristik defensif terhadap siklus ekonomi: Bank dan asuransi sangat terkait dengan ekonomi makro, dan volatilitasnya biasanya lebih kecil dari teknologi.
Prospek 2026 dan seterusnya
Jika AS mampu menghindari resesi, prospek banyak bank akan cerah. Karena biasanya, bank akan diuntungkan dari suku bunga yang lebih tinggi, yang memperbesar margin bunga bersih mereka. Meskipun perubahan suku bunga yang cepat bisa menimbulkan kekacauan, seiring waktu, neraca bank akan menyesuaikan aset dan liabilitasnya, dan menghasilkan pertumbuhan laba yang lebih kuat.
Tentunya, semua ini bergantung pada asumsi tidak terjadinya hard landing ekonomi. Jika asumsi ini terpenuhi, harga saham keuangan memiliki ruang kenaikan yang cukup.
Kesimpulan: Kapan dan Bagaimana Memulai Investasi Saham Keuangan
Setelah rotasi dari saham teknologi, valuasi saham keuangan sudah cukup menarik. Investor Taiwan yang ingin masuk ke saham keuangan AS atau menambah posisi di saham keuangan Taiwan, saat ini adalah waktu yang tepat. Valuasi yang wajar, dividen stabil, dan potensi pertumbuhan menjadikan mereka pilihan menarik.
Inti dari strategi ini:
Saham keuangan tidak akan membuatmu cepat kaya dalam semalam, tapi jika kamu memiliki pandangan jangka lebih dari 5 tahun, menganggapnya sebagai aset pendapatan pasif yang stabil, dan secara rutin menambah posisi serta melakukan penyesuaian siklus, kamu bisa meraih keuntungan kompaun yang cukup mengesankan.