Bagaimana cara menjual saham pecahan agar paling menguntungkan? Panduan lengkap transaksi saham pecahan yang wajib diketahui oleh kaum kecil penghasil uang
Ingin berinvestasi saham dengan modal kecil, tetapi tidak tahu bagaimana menjual saham pecahan agar menguntungkan? Saat ini banyak investor pemula menghadapi masalah ini. Apakah Anda ingin menjual saham pecahan yang dimiliki, atau baru mulai mengenal perdagangan saham pecahan, memahami teknik praktis jual beli saham pecahan adalah pelajaran penting dalam perjalanan investasi.
Apa itu saham pecahan? Mengapa jual beli saham pecahan menjadi tren baru dalam investasi
Saham pecahan (juga disebut saham pecahan) adalah saham yang jumlahnya kurang dari 1000 lembar. Umumnya, satu unit transaksi normal di Taiwan adalah “1 lot”, yaitu 1000 lembar, tetapi terkadang investor memegang atau memperdagangkan saham yang jumlahnya kurang dari 1000 lembar, yang disebut saham pecahan atau saham pecahan.
Bagaimana saham pecahan biasanya muncul? Ada beberapa alasan utama. Pertama, saat Anda memasang order beli atau jual saham, jika pesanan tidak sepenuhnya terpenuhi (misalnya harga yang ditetapkan tidak mencapai target), akan terbentuk posisi saham pecahan. Kedua, saat perusahaan melakukan pembagian saham atau dividen, terkadang juga akan menghasilkan saham pecahan karena perhitungan. Ada juga situasi umum di mana investor ingin melakukan investasi rutin dengan modal kecil, sehingga mereka membeli melalui pasar saham pecahan.
Mengapa perdagangan saham pecahan semakin populer? Dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya permintaan pasar, pasar perdagangan saham pecahan menjadi lebih aktif. Terutama sejak paruh kedua 2020, Bursa Efek Taiwan memperluas waktu dan metode perdagangan saham pecahan, memungkinkan kelompok investor kecil untuk lebih fleksibel berinvestasi tanpa harus mengumpulkan satu lot penuh (1000 lembar) untuk memulai.
Bagaimana menjual saham pecahan? Menguasai waktu transaksi adalah kunci
Agar dapat menjual saham pecahan dengan lancar, pertama-tama Anda harus memahami aturan waktu perdagangan. Perdagangan saham pecahan dibagi menjadi dua periode: perdagangan selama sesi pasar dan perdagangan setelah jam pasar tutup, keduanya memiliki aturan yang berbeda:
Waktu Perdagangan
Jam
Metode Pesanan
Cara Transaksi
Prioritas Transaksi
Selama sesi pasar
09:00-13:30
Pesanan elektronik
Pertama kali pada 09:10 dilakukan pencocokan, kemudian setiap menit dilakukan pencocokan kolektif
Harga prioritas, jika sama harga, urutan pengajuan
Setelah jam pasar
13:40-14:30
Pesanan elektronik atau manual via telepon
Pada 14:30 dilakukan satu kali pencocokan kolektif
Harga prioritas, jika sama harga, pengurutan acak oleh komputer
Karakteristik perdagangan selama sesi pasar: Jika Anda ingin menjual saham pecahan selama jam pasar, harus melalui aplikasi trading broker secara elektronik, tidak bisa melalui telepon. Bursa akan melakukan pencocokan pertama pada pukul 09:10, dan setiap menit berikutnya dilakukan pencocokan kolektif. Keuntungannya adalah peluang transaksi lebih banyak, tetapi jika order Anda tidak terpenuhi selama sesi pasar, tidak akan otomatis tersimpan ke sesi setelahnya, Anda harus mengajukan order ulang.
Karakteristik perdagangan setelah jam pasar: Mulai pukul 13:40, Anda dapat mengajukan order secara elektronik atau melalui telepon ke broker. Pada pukul 14:30 dilakukan satu kali pencocokan kolektif, setelah itu selesai. Jika tidak ada transaksi, order akan otomatis dibatalkan dan tidak akan tersimpan ke hari berikutnya.
Perbedaan waktu jual saham pecahan antara sesi pasar dan setelahnya
Jika saham pecahan yang Anda miliki adalah saham populer (seperti TSMC), waktu selama sesi pasar adalah pilihan terbaik. Karena likuiditas saham besar sangat tinggi, setiap menit ada peluang pencocokan, sehingga order jual Anda lebih cepat terjual.
Namun, jika Anda menjual saham yang kurang diminati, saham kecil-menengah, atau jumlah saham yang dimiliki sedikit (misalnya hanya puluhan lembar), perdagangan setelah jam pasar mungkin lebih ideal. Alasannya, setelah jam pasar hanya ada satu kali pencocokan, dan sistem akan mengikuti prinsip volume transaksi terbesar, yaitu berusaha mencocokkan sebanyak mungkin transaksi. Jika Anda ingin keluar cepat, pertimbangkan untuk memasang order jual di harga limit turun (limit down), yang secara signifikan meningkatkan peluang transaksi.
Banyak investor saham pecahan mengalami masalah: saham yang sama, order selama sesi pasar tidak terjual, lalu memasang order lagi setelah jam pasar dan akhirnya terjual. Inilah mengapa memahami waktu sangat penting.
Tips jual saham pecahan, teknik jual beli yang wajib dipelajari
Menggabungkan pecahan menjadi satu lot agar transaksi lebih cepat
Misalnya Anda memegang 700 lembar saham Xinjin (1582.TW), tetapi saham ini jarang diperdagangkan, dan selama sesi pasar selalu sulit terjual. Ada teknik umum yang disebut “menggabungkan pecahan menjadi satu lot”.
Caranya adalah: beli terlebih dahulu 300 lembar, sehingga total menjadi 1000 lembar, lalu jual di pasar saham lot penuh. Pasar lot penuh memiliki likuiditas jauh lebih baik daripada pasar saham pecahan, sehingga Anda bisa menjual dengan harga mendekati pasar dalam waktu lebih singkat. Dengan cara ini, waktu transaksi lebih efisien dan biaya transaksi kadang malah lebih rendah.
Strategi penetapan harga saat jual setelah jam pasar
Karena setelah jam pasar hanya ada satu pencocokan, strategi penetapan harga menjadi penting. Jika Anda yakin ingin menjual, berani memasang order di harga limit turun (limit down). Karena sistem mengikuti prinsip volume transaksi terbesar, order jual di harga limit turun paling mudah diprioritaskan untuk terjual. Sebaliknya, jika Anda ingin membeli dengan cepat, bisa memasang order di harga limit naik (limit up).
Risiko dari metode ini adalah Anda mungkin mendapatkan harga yang kurang menguntungkan, tetapi dibandingkan tidak terjual sama sekali, banyak investor menganggap risiko ini sepadan.
Mengatur order secara aktif
Karakteristik pasar saham pecahan lainnya adalah likuiditas yang fluktuatif. Pada waktu tertentu, banyak pembeli, di waktu lain sepi. Cara cerdas adalah aktif menyesuaikan order sesuai kondisi pasar. Jika selama sesi pasar tidak terjual, perhatikan likuiditasnya, dan mungkin perlu menyesuaikan harga atau memasang order lagi setelah jam pasar.
Saat menjual saham pecahan, biaya transaksi adalah biaya yang tidak boleh diabaikan. Perhitungan biaya transaksi saham pecahan sama dengan saham penuh, yaitu sebesar 0,1425% dari nilai transaksi. Tetapi, setiap broker menetapkan biaya minimum dan menawarkan diskon promosi order elektronik.
Contoh: menjual 200 lembar TSMC dengan harga penutupan Rp1.065 per lembar:
200 × 1.065 × 0,1425% = Rp303,53
Jika broker Anda menawarkan diskon 50%, biaya aktual menjadi Rp151,77. Meskipun terlihat kecil, jika sering melakukan transaksi kecil, biaya ini akan terkumpul secara bertahap.
Berikut perbandingan tarif biaya transaksi saham pecahan dari lima broker utama di Taiwan:
Broker
Dokumen Pembukaan Akun
Biaya Minimum
Diskon Order Elektronik
Fubon Securities
KTP, dokumen kedua, rekening bank
Rp1
Diskon 1,8 kali lipat dari tarif normal
E.SUN Securities
KTP, dokumen kedua, rekening bank
Rp1
Diskon 2 kali lipat
KGI Securities
KTP, dokumen kedua, rekening bank, bukti keuangan
Rp1
Diskon 60% (6 kali lipat lebih murah)
Shin Kong Securities
KTP, dokumen kedua, rekening bank
Rp1
Diskon 90% (10 kali lipat lebih murah)
Uni-President Securities
KTP, dokumen kedua, rekening bank
Rp1
Diskon 1,68 kali lipat
Tips mengoptimalkan biaya:
Pilih broker dengan diskon tarif paling rendah (misalnya diskon 1,8 kali lipat)
Konsolidasikan dana kecil menjadi satu order besar agar biaya relatif lebih efisien
Usahakan transaksi minimal Rp10 juta agar biaya tidak terlalu besar persentasenya
Manfaatkan promosi diskon order elektronik, hindari order via telepon manual
Kelebihan dan kekurangan jual beli saham pecahan, cocok untuk Anda?
Keuntungan saham pecahan
Modal rendah, fleksibilitas dana
Keunggulan utama saham pecahan adalah barrier masuk yang rendah. Anda tidak perlu membeli satu lot penuh (1000 lembar), cukup dengan modal Rp1 juta, Rp2 juta, atau bahkan lebih sedikit untuk mulai berinvestasi. Ini sangat cocok untuk investor dengan dana terbatas. Anda bisa menyisihkan lebih banyak dana untuk kebutuhan sehari-hari atau dana darurat, sekaligus tetap berpartisipasi di pasar saham.
Cocok untuk investasi rutin
Banyak investor ingin menerapkan strategi dollar-cost averaging (investasi rutin bulanan). Dengan saham pecahan, Anda bisa lebih fleksibel menyesuaikan jumlah pembelian sesuai dana yang tersedia setiap bulan, tanpa terbatas pada satu lot penuh.
Kerugian saham pecahan
Likuiditas lebih rendah, proses jual beli lebih lambat
Berbeda dengan pasar saham penuh yang aktif, pasar saham pecahan memiliki volume order yang lebih sedikit. Terutama untuk saham yang kurang diminati, sering kali sulit terjual. Kadang order Anda harus menunggu lama, atau harus menyesuaikan harga berkali-kali, baru kemudian bisa terjual.
Biaya transaksi dan biaya tambahan lebih tinggi
Saham pecahan memiliki biaya minimum sekitar Rp20 per transaksi. Jika modal yang diinvestasikan sangat kecil (misalnya Rp1 juta), biaya ini akan sangat besar proporsinya dan mengurangi keuntungan. Beberapa broker juga mungkin mengenakan biaya layanan tertentu, sehingga total biaya transaksi cenderung lebih tinggi dibandingkan saham penuh.
Keterbatasan saat menjual
Saham pecahan hanya bisa dijual, tidak bisa dibeli secara langsung melalui order beli. Jika ingin membeli saham pecahan, harus menunggu ada penjual yang menawarkan. Selain itu, transaksi saham pecahan memiliki batas waktu tertentu, setelah melewati batas waktu order akan otomatis kadaluarsa. Jika jumlah saham pecahan yang dimiliki sangat kecil, mungkin sulit mendapatkan jumlah yang diinginkan.
Investasi jangka panjang vs trading jangka pendek: Temukan metode yang cocok
Jika Anda berencana memegang saham dalam jangka panjang, investasi rutin dengan saham pecahan adalah pilihan baik. Tetapi jika Anda lebih suka trading jangka pendek dan ingin mengurangi biaya transaksi, ada alat lain yang bisa dipertimbangkan.
Misalnya, Contract for Difference (CFD) adalah alternatif yang semakin populer. CFD adalah instrumen derivatif yang memperdagangkan pergerakan harga tanpa harus memiliki saham fisik. Anda hanya perlu menyetor margin kecil, dan sebagian besar broker tidak mengenakan komisi, melainkan mengambil spread (selisih harga). Ini sangat menarik bagi investor dengan modal kecil yang ingin cepat masuk dan keluar pasar.
Namun, perlu diingat, saham pecahan cocok untuk investasi jangka panjang membangun posisi, sedangkan CFD lebih cocok untuk trading jangka pendek. Jika posisi CFD dibiarkan terbuka semalaman, broker biasanya mengenakan biaya bunga overnight, yang merupakan biaya tambahan.
Kunci sukses dalam perdagangan saham pecahan
Seiring berkembangnya pasar saham pecahan di Taiwan, semakin banyak kelompok investor kecil yang memanfaatkan peluang ini. Agar sukses dalam perdagangan saham pecahan, Anda perlu menguasai beberapa poin berikut:
Pertama, pahami kemampuan risiko diri sendiri. Pilih produk dan strategi yang sesuai, jangan ikut-ikutan saham populer tanpa analisis.
Kedua, pelajari analisis dasar investasi. Ketahui apa yang Anda beli dan mengapa membelinya, jangan hanya berdasarkan feeling.
Ketiga, kendalikan biaya transaksi. Biaya transaksi saham pecahan bisa cepat terkumpul, pilih broker dengan promosi terbaik dan konsolidasikan dana agar transaksi lebih efisien.
Keempat, pahami nilai waktu. Pilih waktu transaksi yang tepat, seperti selama sesi pasar atau setelah jam pasar, untuk meningkatkan peluang dan efisiensi transaksi.
Terakhir, jaga mental investasi yang rasional. Meskipun barrier masuk rendah, risiko tetap ada. Hindari transaksi impulsif agar dapat memperoleh keuntungan optimal dari pasar saham.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana cara menjual saham pecahan agar paling menguntungkan? Panduan lengkap transaksi saham pecahan yang wajib diketahui oleh kaum kecil penghasil uang
Ingin berinvestasi saham dengan modal kecil, tetapi tidak tahu bagaimana menjual saham pecahan agar menguntungkan? Saat ini banyak investor pemula menghadapi masalah ini. Apakah Anda ingin menjual saham pecahan yang dimiliki, atau baru mulai mengenal perdagangan saham pecahan, memahami teknik praktis jual beli saham pecahan adalah pelajaran penting dalam perjalanan investasi.
Apa itu saham pecahan? Mengapa jual beli saham pecahan menjadi tren baru dalam investasi
Saham pecahan (juga disebut saham pecahan) adalah saham yang jumlahnya kurang dari 1000 lembar. Umumnya, satu unit transaksi normal di Taiwan adalah “1 lot”, yaitu 1000 lembar, tetapi terkadang investor memegang atau memperdagangkan saham yang jumlahnya kurang dari 1000 lembar, yang disebut saham pecahan atau saham pecahan.
Bagaimana saham pecahan biasanya muncul? Ada beberapa alasan utama. Pertama, saat Anda memasang order beli atau jual saham, jika pesanan tidak sepenuhnya terpenuhi (misalnya harga yang ditetapkan tidak mencapai target), akan terbentuk posisi saham pecahan. Kedua, saat perusahaan melakukan pembagian saham atau dividen, terkadang juga akan menghasilkan saham pecahan karena perhitungan. Ada juga situasi umum di mana investor ingin melakukan investasi rutin dengan modal kecil, sehingga mereka membeli melalui pasar saham pecahan.
Mengapa perdagangan saham pecahan semakin populer? Dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya permintaan pasar, pasar perdagangan saham pecahan menjadi lebih aktif. Terutama sejak paruh kedua 2020, Bursa Efek Taiwan memperluas waktu dan metode perdagangan saham pecahan, memungkinkan kelompok investor kecil untuk lebih fleksibel berinvestasi tanpa harus mengumpulkan satu lot penuh (1000 lembar) untuk memulai.
Bagaimana menjual saham pecahan? Menguasai waktu transaksi adalah kunci
Agar dapat menjual saham pecahan dengan lancar, pertama-tama Anda harus memahami aturan waktu perdagangan. Perdagangan saham pecahan dibagi menjadi dua periode: perdagangan selama sesi pasar dan perdagangan setelah jam pasar tutup, keduanya memiliki aturan yang berbeda:
Karakteristik perdagangan selama sesi pasar: Jika Anda ingin menjual saham pecahan selama jam pasar, harus melalui aplikasi trading broker secara elektronik, tidak bisa melalui telepon. Bursa akan melakukan pencocokan pertama pada pukul 09:10, dan setiap menit berikutnya dilakukan pencocokan kolektif. Keuntungannya adalah peluang transaksi lebih banyak, tetapi jika order Anda tidak terpenuhi selama sesi pasar, tidak akan otomatis tersimpan ke sesi setelahnya, Anda harus mengajukan order ulang.
Karakteristik perdagangan setelah jam pasar: Mulai pukul 13:40, Anda dapat mengajukan order secara elektronik atau melalui telepon ke broker. Pada pukul 14:30 dilakukan satu kali pencocokan kolektif, setelah itu selesai. Jika tidak ada transaksi, order akan otomatis dibatalkan dan tidak akan tersimpan ke hari berikutnya.
Perbedaan waktu jual saham pecahan antara sesi pasar dan setelahnya
Jika saham pecahan yang Anda miliki adalah saham populer (seperti TSMC), waktu selama sesi pasar adalah pilihan terbaik. Karena likuiditas saham besar sangat tinggi, setiap menit ada peluang pencocokan, sehingga order jual Anda lebih cepat terjual.
Namun, jika Anda menjual saham yang kurang diminati, saham kecil-menengah, atau jumlah saham yang dimiliki sedikit (misalnya hanya puluhan lembar), perdagangan setelah jam pasar mungkin lebih ideal. Alasannya, setelah jam pasar hanya ada satu kali pencocokan, dan sistem akan mengikuti prinsip volume transaksi terbesar, yaitu berusaha mencocokkan sebanyak mungkin transaksi. Jika Anda ingin keluar cepat, pertimbangkan untuk memasang order jual di harga limit turun (limit down), yang secara signifikan meningkatkan peluang transaksi.
Banyak investor saham pecahan mengalami masalah: saham yang sama, order selama sesi pasar tidak terjual, lalu memasang order lagi setelah jam pasar dan akhirnya terjual. Inilah mengapa memahami waktu sangat penting.
Tips jual saham pecahan, teknik jual beli yang wajib dipelajari
Menggabungkan pecahan menjadi satu lot agar transaksi lebih cepat
Misalnya Anda memegang 700 lembar saham Xinjin (1582.TW), tetapi saham ini jarang diperdagangkan, dan selama sesi pasar selalu sulit terjual. Ada teknik umum yang disebut “menggabungkan pecahan menjadi satu lot”.
Caranya adalah: beli terlebih dahulu 300 lembar, sehingga total menjadi 1000 lembar, lalu jual di pasar saham lot penuh. Pasar lot penuh memiliki likuiditas jauh lebih baik daripada pasar saham pecahan, sehingga Anda bisa menjual dengan harga mendekati pasar dalam waktu lebih singkat. Dengan cara ini, waktu transaksi lebih efisien dan biaya transaksi kadang malah lebih rendah.
Strategi penetapan harga saat jual setelah jam pasar
Karena setelah jam pasar hanya ada satu pencocokan, strategi penetapan harga menjadi penting. Jika Anda yakin ingin menjual, berani memasang order di harga limit turun (limit down). Karena sistem mengikuti prinsip volume transaksi terbesar, order jual di harga limit turun paling mudah diprioritaskan untuk terjual. Sebaliknya, jika Anda ingin membeli dengan cepat, bisa memasang order di harga limit naik (limit up).
Risiko dari metode ini adalah Anda mungkin mendapatkan harga yang kurang menguntungkan, tetapi dibandingkan tidak terjual sama sekali, banyak investor menganggap risiko ini sepadan.
Mengatur order secara aktif
Karakteristik pasar saham pecahan lainnya adalah likuiditas yang fluktuatif. Pada waktu tertentu, banyak pembeli, di waktu lain sepi. Cara cerdas adalah aktif menyesuaikan order sesuai kondisi pasar. Jika selama sesi pasar tidak terjual, perhatikan likuiditasnya, dan mungkin perlu menyesuaikan harga atau memasang order lagi setelah jam pasar.
Bagaimana menghitung biaya transaksi saham pecahan? Perbandingan tarif 5 broker utama
Saat menjual saham pecahan, biaya transaksi adalah biaya yang tidak boleh diabaikan. Perhitungan biaya transaksi saham pecahan sama dengan saham penuh, yaitu sebesar 0,1425% dari nilai transaksi. Tetapi, setiap broker menetapkan biaya minimum dan menawarkan diskon promosi order elektronik.
Contoh: menjual 200 lembar TSMC dengan harga penutupan Rp1.065 per lembar:
200 × 1.065 × 0,1425% = Rp303,53
Jika broker Anda menawarkan diskon 50%, biaya aktual menjadi Rp151,77. Meskipun terlihat kecil, jika sering melakukan transaksi kecil, biaya ini akan terkumpul secara bertahap.
Berikut perbandingan tarif biaya transaksi saham pecahan dari lima broker utama di Taiwan:
Tips mengoptimalkan biaya:
Kelebihan dan kekurangan jual beli saham pecahan, cocok untuk Anda?
Keuntungan saham pecahan
Modal rendah, fleksibilitas dana
Keunggulan utama saham pecahan adalah barrier masuk yang rendah. Anda tidak perlu membeli satu lot penuh (1000 lembar), cukup dengan modal Rp1 juta, Rp2 juta, atau bahkan lebih sedikit untuk mulai berinvestasi. Ini sangat cocok untuk investor dengan dana terbatas. Anda bisa menyisihkan lebih banyak dana untuk kebutuhan sehari-hari atau dana darurat, sekaligus tetap berpartisipasi di pasar saham.
Cocok untuk investasi rutin
Banyak investor ingin menerapkan strategi dollar-cost averaging (investasi rutin bulanan). Dengan saham pecahan, Anda bisa lebih fleksibel menyesuaikan jumlah pembelian sesuai dana yang tersedia setiap bulan, tanpa terbatas pada satu lot penuh.
Kerugian saham pecahan
Likuiditas lebih rendah, proses jual beli lebih lambat
Berbeda dengan pasar saham penuh yang aktif, pasar saham pecahan memiliki volume order yang lebih sedikit. Terutama untuk saham yang kurang diminati, sering kali sulit terjual. Kadang order Anda harus menunggu lama, atau harus menyesuaikan harga berkali-kali, baru kemudian bisa terjual.
Biaya transaksi dan biaya tambahan lebih tinggi
Saham pecahan memiliki biaya minimum sekitar Rp20 per transaksi. Jika modal yang diinvestasikan sangat kecil (misalnya Rp1 juta), biaya ini akan sangat besar proporsinya dan mengurangi keuntungan. Beberapa broker juga mungkin mengenakan biaya layanan tertentu, sehingga total biaya transaksi cenderung lebih tinggi dibandingkan saham penuh.
Keterbatasan saat menjual
Saham pecahan hanya bisa dijual, tidak bisa dibeli secara langsung melalui order beli. Jika ingin membeli saham pecahan, harus menunggu ada penjual yang menawarkan. Selain itu, transaksi saham pecahan memiliki batas waktu tertentu, setelah melewati batas waktu order akan otomatis kadaluarsa. Jika jumlah saham pecahan yang dimiliki sangat kecil, mungkin sulit mendapatkan jumlah yang diinginkan.
Investasi jangka panjang vs trading jangka pendek: Temukan metode yang cocok
Jika Anda berencana memegang saham dalam jangka panjang, investasi rutin dengan saham pecahan adalah pilihan baik. Tetapi jika Anda lebih suka trading jangka pendek dan ingin mengurangi biaya transaksi, ada alat lain yang bisa dipertimbangkan.
Misalnya, Contract for Difference (CFD) adalah alternatif yang semakin populer. CFD adalah instrumen derivatif yang memperdagangkan pergerakan harga tanpa harus memiliki saham fisik. Anda hanya perlu menyetor margin kecil, dan sebagian besar broker tidak mengenakan komisi, melainkan mengambil spread (selisih harga). Ini sangat menarik bagi investor dengan modal kecil yang ingin cepat masuk dan keluar pasar.
Namun, perlu diingat, saham pecahan cocok untuk investasi jangka panjang membangun posisi, sedangkan CFD lebih cocok untuk trading jangka pendek. Jika posisi CFD dibiarkan terbuka semalaman, broker biasanya mengenakan biaya bunga overnight, yang merupakan biaya tambahan.
Kunci sukses dalam perdagangan saham pecahan
Seiring berkembangnya pasar saham pecahan di Taiwan, semakin banyak kelompok investor kecil yang memanfaatkan peluang ini. Agar sukses dalam perdagangan saham pecahan, Anda perlu menguasai beberapa poin berikut:
Pertama, pahami kemampuan risiko diri sendiri. Pilih produk dan strategi yang sesuai, jangan ikut-ikutan saham populer tanpa analisis.
Kedua, pelajari analisis dasar investasi. Ketahui apa yang Anda beli dan mengapa membelinya, jangan hanya berdasarkan feeling.
Ketiga, kendalikan biaya transaksi. Biaya transaksi saham pecahan bisa cepat terkumpul, pilih broker dengan promosi terbaik dan konsolidasikan dana agar transaksi lebih efisien.
Keempat, pahami nilai waktu. Pilih waktu transaksi yang tepat, seperti selama sesi pasar atau setelah jam pasar, untuk meningkatkan peluang dan efisiensi transaksi.
Terakhir, jaga mental investasi yang rasional. Meskipun barrier masuk rendah, risiko tetap ada. Hindari transaksi impulsif agar dapat memperoleh keuntungan optimal dari pasar saham.