Konsensus mungkin merupakan salah satu acara terbesar secara global untuk industri Web3 dan aset digital. Acara ini mempertemukan beberapa pendiri, inovator, dan perusahaan terkemuka untuk membahas berbagai topik termasuk DeFi, regulasi, inovasi, dan topik terkait lainnya.
Sejak 2015, Konsensus lebih dari sekadar acara–ini adalah pertemuan tahunan komunitas. Di sinilah suara-suara paling berpengaruh di bidang blockchain, Web3, dan AI berkumpul untuk mendorong inovasi ke depan.
Konsensus 2025 tidak berbeda dan telah menarik beberapa pemikir terkemuka di industri, antara lain:
Eric Trump – Co-Founder & Chief Strategy Officer, American Bitcoin
Robert Hines – Direktur Eksekutif Dewan Penasihat Presiden untuk Aset Digital, Gedung Putih
Charles Hoskinson – CEO & Pendiri, Input Output (Cardano)
Kevin O’Leary – Ketua, O’Leary Ventures
Dan Morehead – Pendiri & CEO, Pantera Capital
Sergey Nazarov – Co-Founder, Chainlink
Chris Pavlovski – Pendiri dan CEO, Rumble
Anthony Scaramucci – Pendiri, SkyBridge Capital
Paul Grewal – Kepala Hukum, Coinbase
Justin Sun – Pendiri, TRON
Yat Siu – Co-Founder dan Ketua, Animoca Brands
Anthony Soohoo – Ketua & CEO, MoneyGram
Nathan Allman, CEO, Ondo Finance
Buchi Okoro – CEO, Quidax (Nigerian Exchange)
Dr. Leemon Baird – Co-Founder, Hedera
Michael Shaulov – Co-Founder & CEO, Fireblocks
John Wu – Presiden, Ava Labs (Avalanche)
Roham Gharegozlou – CEO & Co-Founder, Dapper Labs
Marta Belcher – Presiden, Filecoin Foundation
Sara Stratoberdha – CEO, CoinDesk
Chris Maurice – CEO, YellowCard (Fokus Afrika, Pendiri non-Afrika)
Representasi proyek-proyek Afrika di acara Web3 global semakin bertambah, tetapi masih tetap tidak proporsional dibandingkan dengan wilayah lain seperti Amerika Utara, Eropa, dan sebagian Asia. Berikut adalah gambaran situasi saat ini:
Representasi Saat Ini dari Proyek Web3 Afrika
1.) Kehadiran di Konferensi Utama
Kurang terwakili: Di acara Web3 besar seperti ETHGlobal, DevCon, Konsensus, Token2049, dan NFT.NYC, proyek Afrika sering kurang tampil baik dari segi pembicara maupun pameran proyek.
Meningkatkan visibilitas: Beberapa acara, seperti ETHSafari (Kenya) dan Africa Blockchain Week, mulai muncul dengan fokus regional yang kuat dan mulai dikenal di kancah global.
Panel vs. Proyek: Partisipasi dari Afrika lebih sering muncul di panel keberagaman atau inklusi daripada sebagai pemimpin proyek atau startup terkenal.
2.) Pendanaan dan Startup
Afrika menerima kurang dari 2% dari pendanaan ventura global Web3, meskipun negara seperti Nigeria, Kenya, Afrika Selatan, dan Ghana menjadi pusat perhatian.
Proyek seperti Celo (aktif di bidang keuangan mobile) dan Kotani Pay mendapatkan perhatian internasional.
3.) Perwakilan Pengembang
Menurut Laporan Pengembang Electric Capital (2023), Afrika hanya menyumbang persentase kecil dari pengembang Web3 sumber terbuka global.
Namun, komunitas pengembang seperti Web3Bridge (Nigeria) dan Blockchain Developers DAO berkembang pesat.
Tantangan Utama
Infrastruktur: Akses terbatas ke internet berkecepatan tinggi, gerbang pembayaran, dan listrik yang stabil.
Kesenjangan pendanaan: Perusahaan modal ventura cenderung mengabaikan proyek awal Afrika karena risiko yang dianggap tinggi.
Masalah visa: Banyak pengembang dan pendiri Afrika menghadapi tantangan perjalanan yang membatasi partisipasi mereka dalam acara global.
Tren Positif
Pusat lokal: Kota seperti Lagos, Nairobi, dan Cape Town mulai muncul sebagai pusat inovasi Web3.
Keterlibatan pemuda: Afrika memiliki populasi muda yang mobile-first dan sangat terbuka terhadap crypto dan blockchain.
Dukungan diaspora: Komunitas diaspora Afrika di AS dan Eropa membantu menjembatani jaringan dan pendanaan global.
Prospek
Representasi Afrika di acara Web3 global diperkirakan akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan, terutama karena:
Konferensi Web3 regional berkembang.
Lebih banyak kemitraan global terbentuk (misalnya, Celo dan Cardano).
Solusi yang dipimpin Afrika dalam DeFi, remitansi, dan identitas digital mendapatkan perhatian secara internasional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
LIST | Founders and Entrepreneurs Speaking at Consensus 2025 – Only One is an African Founder
Konsensus mungkin merupakan salah satu acara terbesar secara global untuk industri Web3 dan aset digital. Acara ini mempertemukan beberapa pendiri, inovator, dan perusahaan terkemuka untuk membahas berbagai topik termasuk DeFi, regulasi, inovasi, dan topik terkait lainnya.
Sejak 2015, Konsensus lebih dari sekadar acara–ini adalah pertemuan tahunan komunitas. Di sinilah suara-suara paling berpengaruh di bidang blockchain, Web3, dan AI berkumpul untuk mendorong inovasi ke depan.
Konsensus 2025 tidak berbeda dan telah menarik beberapa pemikir terkemuka di industri, antara lain:
Representasi proyek-proyek Afrika di acara Web3 global semakin bertambah, tetapi masih tetap tidak proporsional dibandingkan dengan wilayah lain seperti Amerika Utara, Eropa, dan sebagian Asia. Berikut adalah gambaran situasi saat ini:
Representasi Saat Ini dari Proyek Web3 Afrika
1.) Kehadiran di Konferensi Utama
2.) Pendanaan dan Startup
3.) Perwakilan Pengembang
Tantangan Utama
Tren Positif
Prospek
Representasi Afrika di acara Web3 global diperkirakan akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan, terutama karena: