Pada periode 25 Februari 2026 pukul 09:30 hingga 09:45 (UTC), BTC mengalami penurunan singkat, dengan imbal hasil sebesar -0,15%, harga berkisar antara 65.416,9 hingga 65.563,9 USDT, dengan volatilitas sebesar 0,22%. Minat pasar terus meningkat, volatilitas sedikit meningkat, dan sebagian dana jangka pendek beralih menjadi wait-and-see.
Pergerakan ini didorong terutama oleh keluarnya dana leverage secara besar-besaran. Data menunjukkan bahwa open interest kontrak BTC di bursa utama menurun sebesar 1200 BTC dalam 15 menit, sekitar 70% dari penurunan total di seluruh jaringan. Sebagian besar posisi long leverage terpaksa dilikuidasi, memperburuk tekanan jual jangka pendek. Selain itu, ada fenomena transfer dana ke USDT dan stablecoin lainnya di jaringan, dengan satu transfer tertinggi mencapai 800 BTC, yang menyebabkan pengencangan likuiditas pasar.
Selain itu, akun whale besar di jaringan mengeluarkan lebih dari 2500 BTC dari platform perdagangan selama periode ini, dan beberapa whale memilih untuk menunggu secara jangka pendek. Sementara itu, berita makro tidak menunjukkan sentimen positif nyata, performa aset risiko global tetap berhati-hati, dan arus masuk ETF harian menurun, yang semakin memperbesar tekanan penurunan BTC dalam waktu singkat. Faktor-faktor ini secara bersamaan menyebabkan suasana perdagangan jangka pendek menjadi lebih hati-hati.
Volatilitas jangka pendek saat ini belum sepenuhnya mereda, dengan level support BTC di sekitar 65.300 USDT. Jika harga menembus di bawah level ini, risiko penurunan jangka pendek akan meningkat. Investor perlu memperhatikan perubahan aset leverage, aliran dana di jaringan, dan hubungan dengan peristiwa makro ekonomi selanjutnya. Harap terus pantau pembaruan pasar secara real-time dan analisis mendalam, serta waspadai risiko yang ditimbulkan oleh fluktuasi jangka pendek.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
BTC turun 0.15% dalam jangka pendek: dorongan ganda dari arus keluar dana leverage dan migrasi dana di jaringan
Pada periode 25 Februari 2026 pukul 09:30 hingga 09:45 (UTC), BTC mengalami penurunan singkat, dengan imbal hasil sebesar -0,15%, harga berkisar antara 65.416,9 hingga 65.563,9 USDT, dengan volatilitas sebesar 0,22%. Minat pasar terus meningkat, volatilitas sedikit meningkat, dan sebagian dana jangka pendek beralih menjadi wait-and-see.
Pergerakan ini didorong terutama oleh keluarnya dana leverage secara besar-besaran. Data menunjukkan bahwa open interest kontrak BTC di bursa utama menurun sebesar 1200 BTC dalam 15 menit, sekitar 70% dari penurunan total di seluruh jaringan. Sebagian besar posisi long leverage terpaksa dilikuidasi, memperburuk tekanan jual jangka pendek. Selain itu, ada fenomena transfer dana ke USDT dan stablecoin lainnya di jaringan, dengan satu transfer tertinggi mencapai 800 BTC, yang menyebabkan pengencangan likuiditas pasar.
Selain itu, akun whale besar di jaringan mengeluarkan lebih dari 2500 BTC dari platform perdagangan selama periode ini, dan beberapa whale memilih untuk menunggu secara jangka pendek. Sementara itu, berita makro tidak menunjukkan sentimen positif nyata, performa aset risiko global tetap berhati-hati, dan arus masuk ETF harian menurun, yang semakin memperbesar tekanan penurunan BTC dalam waktu singkat. Faktor-faktor ini secara bersamaan menyebabkan suasana perdagangan jangka pendek menjadi lebih hati-hati.
Volatilitas jangka pendek saat ini belum sepenuhnya mereda, dengan level support BTC di sekitar 65.300 USDT. Jika harga menembus di bawah level ini, risiko penurunan jangka pendek akan meningkat. Investor perlu memperhatikan perubahan aset leverage, aliran dana di jaringan, dan hubungan dengan peristiwa makro ekonomi selanjutnya. Harap terus pantau pembaruan pasar secara real-time dan analisis mendalam, serta waspadai risiko yang ditimbulkan oleh fluktuasi jangka pendek.