1. Menikah adalah menanamkan takdir, menikah dengan pria seperti apa pun adalah takdirmu, apakah kamu setuju dengan kalimat ini? 2. Menikah dengan pria yang baik hati, mencintai, memanjakan, menyayangi, dan menghormati segala halmu, kamu akan mendapatkan perlakuan seperti seorang ratu, menikmati kasih sayang dan penghormatan tanpa batas. 3. Sedangkan menikah dengan pria yang egois, bodoh, dan merasa paling benar, kamu mungkin akan mengalami banyak penderitaan, menjalani kehidupan yang penuh kontradiksi dan konflik. Lebih buruk lagi, jika kamu menikah dengan suami yang malas, tidak menghidupi keluarga, dan tidak suka bekerja, kamu mungkin akan menjadi tulang punggung keluarga, menanggung semua pekerjaan rumah dan tanggung jawab. Dan menikah dengan pria yang tidak setia dan suka berganti pasangan, kamu mungkin akan menghadapi penderitaan dan air mata tanpa akhir. 4. Oleh karena itu, saat memilih pasangan, harus jeli dan memahami kepribadian serta karakter orang tersebut, jangan terbuai oleh penampilan dan kondisi materi. Menikah memang perlu dipertimbangkan dengan matang, jangan sampai terbawa arus emosi sesaat dan romantisme yang membutakan. 5. Semoga setiap gadis dapat menemukan orang yang layak dipercayakan seumur hidup.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Menikah adalah menanamkan takdir
1. Menikah adalah menanamkan takdir, menikah dengan pria seperti apa pun adalah takdirmu, apakah kamu setuju dengan kalimat ini?
2. Menikah dengan pria yang baik hati, mencintai, memanjakan, menyayangi, dan menghormati segala halmu, kamu akan mendapatkan perlakuan seperti seorang ratu, menikmati kasih sayang dan penghormatan tanpa batas.
3. Sedangkan menikah dengan pria yang egois, bodoh, dan merasa paling benar, kamu mungkin akan mengalami banyak penderitaan, menjalani kehidupan yang penuh kontradiksi dan konflik. Lebih buruk lagi, jika kamu menikah dengan suami yang malas, tidak menghidupi keluarga, dan tidak suka bekerja, kamu mungkin akan menjadi tulang punggung keluarga, menanggung semua pekerjaan rumah dan tanggung jawab. Dan menikah dengan pria yang tidak setia dan suka berganti pasangan, kamu mungkin akan menghadapi penderitaan dan air mata tanpa akhir.
4. Oleh karena itu, saat memilih pasangan, harus jeli dan memahami kepribadian serta karakter orang tersebut, jangan terbuai oleh penampilan dan kondisi materi. Menikah memang perlu dipertimbangkan dengan matang, jangan sampai terbawa arus emosi sesaat dan romantisme yang membutakan.
5. Semoga setiap gadis dapat menemukan orang yang layak dipercayakan seumur hidup.