Trader yang sukses akan memberi tahu Anda bahwa faktor penting dalam trading tidak hanya sebatas memprediksi arah harga. Faktanya, banyak biaya tersembunyi yang diam-diam menggerogoti keuntungan Anda. Salah satunya adalah swap — biaya yang timbul dari memegang posisi semalaman, yang sering diabaikan oleh trader pemula. Inilah alasan mengapa terkadang Anda melihat keuntungan dari trading, tetapi setelah dihitung biaya swap, keuntungan tersebut tinggal sepotong kecil saja.
Bagaimana Swap Mempengaruhi Keuntungan dan Kerugian
Bayangkan: Anda melakukan buy EUR/USD dan mendapatkan keuntungan selisih harga sebesar 50 USD. Tetapi jika Anda memegang posisi tersebut selama 3 malam dan menghadapi swap negatif sekitar -25 USD per malam, maka keuntungan bersih Anda menjadi 50 - (25 × 3) = -25 USD. Ini berarti Anda mengalami kerugian, meskipun prediksi Anda benar.
Inilah risiko yang bisa menjadi bencana dalam beberapa bulan, terutama bagi trader yang memegang posisi selama seminggu atau sebulan.
Mekanisme Swap: Selisih Suku Bunga yang Selalu Ada
Swap bukan sekadar biaya yang dikenakan broker untuk mengambil keuntungan. Ia berasal dari dunia keuangan nyata, yaitu selisih suku bunga (Interest Rate Differential).
Saat Anda trading EUR/USD, sebenarnya Anda sedang “meminjam” satu mata uang dan “membeli” mata uang lain. Jika Anda Buy EUR/USD: Anda meminjam USD (suku bunga 5.0% per tahun, ditetapkan oleh FED) dan membeli EUR (suku bunga 4.0% per tahun, ditetapkan oleh ECB).
Selisih bersih: 4.0% - 5.0% = -1.0% per tahun → Anda mengeluarkan swap
Jika Anda Sell EUR/USD: Anda meminjam EUR dan memegang USD
Selisih bersih: 5.0% - 4.0% = +1.0% per tahun → Anda mendapatkan swap
Namun, broker tidak memberikan suku bunga “asli” tersebut. Mereka menambahkan “markup” sendiri, sehingga meskipun posisi long EUR/USD seharusnya dikenai swap -1.0% per tahun, broker mungkin menghitung -3.0% per tahun (dengan markup mereka).
Inilah sebabnya swap long dan swap short tidak pernah sama — keduanya disesuaikan dengan jumlah uang yang berbeda.
Jenis Swap dan Cara Menemukan Informasi
1. Swap Positif vs Swap Negatif
Swap Positif (+): Anda menerima uang setiap malam saat memegang posisi (jarang terjadi, tapi bisa)
Swap Negatif (-): Anda harus membayar uang setiap malam saat memegang posisi (yang paling umum)
2. Swap 3 Hari (3x Swap)
Ini adalah “jebakan” yang sering tidak diketahui trader. Pasar forex tutup Sabtu-Minggu, tetapi bunga berjalan setiap hari. Beberapa broker mengakumulasi dua hari akhir pekan menjadi satu hari swap, biasanya pada hari Rabu. Jadi, trader yang memegang posisi dari Kamis ke Jumat akan dikenai swap 3 kali lipat.
Cara Menemukan Data Swap
Di platform MT4/MT5:
Buka Market Watch
Klik kanan pada instrumen → Pilih Specification
Cari baris “Swap Long” dan “Swap Short” (dalam poin)
Di platform Mitrade:
Pilih instrumen
Di kanan, masuk ke “Overview”
Cari kata “Biaya semalam” (dalam % per malam)
Mitrade adalah contoh broker yang transparan menampilkan biaya ini, sehingga Anda bisa merencanakan trading dengan lebih baik.
Buy 1 Lot EUR/USD @ 1.0900, Swap Long = -0.008% per malam
Nilai Posisi = 1 Lot × 100.000 unit × 1.0900 = 109.000 USD
Swap = 109.000 × (-0.008 ÷ 100) = -8.72 USD per malam
3 hari: -8.72 × 3 = -26.16 USD
Catatan penting: Swap dihitung dari nilai penuh posisi (109.000 USD), bukan dari margin (misalnya 1.000 USD). Jika leverage tinggi dan pasar tidak menguntungkan, swap bisa menggerogoti margin dan menyebabkan margin call.
Carry Trade: Memanfaatkan Swap Positif
Strategi Carry Trade adalah mencari selisih suku bunga yang menguntungkan — meminjam mata uang dengan suku bunga rendah (misalnya JPY, CHF) dan membeli mata uang dengan suku bunga tinggi (misalnya MXN, TRY).
Contoh: Buy AUD/JPY
AUD memiliki suku bunga tinggi (~3-4%)
JPY memiliki suku bunga sangat rendah (~0%)
Jika swap long positif, Anda akan menerima uang setiap malam saat memegang posisi
Tapi ingat: Ini bukan tanpa risiko
Perubahan nilai tukar bisa menghapus keuntungan swap yang sudah terkumpul. Jika AUD/JPY turun 5%, kerugian dari perubahan nilai tukar bisa jauh melebihi keuntungan swap.
Account Swap-Free (Islamic Account)
Banyak broker menawarkan akun tanpa swap, cocok untuk trader jangka menengah atau panjang yang memegang posisi selama minggu atau bulan. Tapi biasanya spread lebih besar atau ada biaya lain.
Strategi Mengelola Swap dan Memilih Platform
Setiap trader berbeda pengaruhnya:
Scalper (5 menit - 1 jam): Tidak terpengaruh swap karena posisi ditutup sebelum hari baru
Swing Trader (1-7 hari): Pengaruh sedang, bisa memilih posisi yang positif swap
Position Trader (bulan/tahun): Pengaruh besar, harus memperhitungkan swap secara serius atau pakai akun swap-free
Memilih broker yang transparan dan menampilkan data swap secara jelas (seperti Mitrade yang menunjukkan % per malam) akan membantu Anda merencanakan trading dengan lebih baik.
Kesimpulan: Swap Bukan Sekadar Biaya
Swap adalah biaya tersembunyi yang mempengaruhi profit dan loss Anda. Tergantung gaya trading, ada yang menganggapnya sebagai “musuh” yang menggerogoti keuntungan, ada juga yang memanfaatkannya melalui Carry Trade.
Yang terpenting adalah memahami dan menghitungnya dengan benar — tahu berapa swap yang dikenakan, kapan berlaku, dan berapa nilai uangnya. Persiapan ini akan membantu mencegah biaya tersembunyi merusak rencana trading Anda.
Ingat, investasi memiliki risiko dan tidak cocok untuk semua orang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Swop: Biaya tersembunyi yang mengurangi Profit trader
Trader yang sukses akan memberi tahu Anda bahwa faktor penting dalam trading tidak hanya sebatas memprediksi arah harga. Faktanya, banyak biaya tersembunyi yang diam-diam menggerogoti keuntungan Anda. Salah satunya adalah swap — biaya yang timbul dari memegang posisi semalaman, yang sering diabaikan oleh trader pemula. Inilah alasan mengapa terkadang Anda melihat keuntungan dari trading, tetapi setelah dihitung biaya swap, keuntungan tersebut tinggal sepotong kecil saja.
Bagaimana Swap Mempengaruhi Keuntungan dan Kerugian
Bayangkan: Anda melakukan buy EUR/USD dan mendapatkan keuntungan selisih harga sebesar 50 USD. Tetapi jika Anda memegang posisi tersebut selama 3 malam dan menghadapi swap negatif sekitar -25 USD per malam, maka keuntungan bersih Anda menjadi 50 - (25 × 3) = -25 USD. Ini berarti Anda mengalami kerugian, meskipun prediksi Anda benar.
Inilah risiko yang bisa menjadi bencana dalam beberapa bulan, terutama bagi trader yang memegang posisi selama seminggu atau sebulan.
Mekanisme Swap: Selisih Suku Bunga yang Selalu Ada
Swap bukan sekadar biaya yang dikenakan broker untuk mengambil keuntungan. Ia berasal dari dunia keuangan nyata, yaitu selisih suku bunga (Interest Rate Differential).
Saat Anda trading EUR/USD, sebenarnya Anda sedang “meminjam” satu mata uang dan “membeli” mata uang lain. Jika Anda Buy EUR/USD: Anda meminjam USD (suku bunga 5.0% per tahun, ditetapkan oleh FED) dan membeli EUR (suku bunga 4.0% per tahun, ditetapkan oleh ECB).
Namun, broker tidak memberikan suku bunga “asli” tersebut. Mereka menambahkan “markup” sendiri, sehingga meskipun posisi long EUR/USD seharusnya dikenai swap -1.0% per tahun, broker mungkin menghitung -3.0% per tahun (dengan markup mereka).
Inilah sebabnya swap long dan swap short tidak pernah sama — keduanya disesuaikan dengan jumlah uang yang berbeda.
Jenis Swap dan Cara Menemukan Informasi
1. Swap Positif vs Swap Negatif
2. Swap 3 Hari (3x Swap)
Ini adalah “jebakan” yang sering tidak diketahui trader. Pasar forex tutup Sabtu-Minggu, tetapi bunga berjalan setiap hari. Beberapa broker mengakumulasi dua hari akhir pekan menjadi satu hari swap, biasanya pada hari Rabu. Jadi, trader yang memegang posisi dari Kamis ke Jumat akan dikenai swap 3 kali lipat.
Cara Menemukan Data Swap
Di platform MT4/MT5:
Di platform Mitrade:
Mitrade adalah contoh broker yang transparan menampilkan biaya ini, sehingga Anda bisa merencanakan trading dengan lebih baik.
Rumus Hitung Swap dan Teknik Mengelola Biaya
1. Menghitung dari Poin (MT4/MT5)
Rumus: Swap (USD) = (Swap Rate dalam Poin) × (Nilai 1 Poin)
Contoh:
2. Menghitung dari Persentase (Mitrade)
Rumus: Swap (USD) = (Nilai Posisi) × (Swap % ÷ 100)
Contoh:
Catatan penting: Swap dihitung dari nilai penuh posisi (109.000 USD), bukan dari margin (misalnya 1.000 USD). Jika leverage tinggi dan pasar tidak menguntungkan, swap bisa menggerogoti margin dan menyebabkan margin call.
Carry Trade: Memanfaatkan Swap Positif
Strategi Carry Trade adalah mencari selisih suku bunga yang menguntungkan — meminjam mata uang dengan suku bunga rendah (misalnya JPY, CHF) dan membeli mata uang dengan suku bunga tinggi (misalnya MXN, TRY).
Contoh: Buy AUD/JPY
Tapi ingat: Ini bukan tanpa risiko
Perubahan nilai tukar bisa menghapus keuntungan swap yang sudah terkumpul. Jika AUD/JPY turun 5%, kerugian dari perubahan nilai tukar bisa jauh melebihi keuntungan swap.
Account Swap-Free (Islamic Account) Banyak broker menawarkan akun tanpa swap, cocok untuk trader jangka menengah atau panjang yang memegang posisi selama minggu atau bulan. Tapi biasanya spread lebih besar atau ada biaya lain.
Strategi Mengelola Swap dan Memilih Platform
Setiap trader berbeda pengaruhnya:
Memilih broker yang transparan dan menampilkan data swap secara jelas (seperti Mitrade yang menunjukkan % per malam) akan membantu Anda merencanakan trading dengan lebih baik.
Kesimpulan: Swap Bukan Sekadar Biaya
Swap adalah biaya tersembunyi yang mempengaruhi profit dan loss Anda. Tergantung gaya trading, ada yang menganggapnya sebagai “musuh” yang menggerogoti keuntungan, ada juga yang memanfaatkannya melalui Carry Trade.
Yang terpenting adalah memahami dan menghitungnya dengan benar — tahu berapa swap yang dikenakan, kapan berlaku, dan berapa nilai uangnya. Persiapan ini akan membantu mencegah biaya tersembunyi merusak rencana trading Anda.
Ingat, investasi memiliki risiko dan tidak cocok untuk semua orang.