Platin vs Emas 2026: Mengapa Selisih Harga Menjadi Secara Historis Besar

Awal Februari 2026, pasar logam mulia menunjukkan divergensi yang menarik. Sementara emas diperdagangkan sekitar 4.850 USD per ons troy dan menciptakan lingkungan harga yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak awal tahun, platinum mengalami fase yang jauh lebih volatil. Harga emas melonjak 66% pada 2025 dan menembus angka simbolis 3.000 dan 4.000 dolar. Sebaliknya, harga platinum awalnya tidak mengikuti pergerakan ini—hingga pertengahan 2025, ketika rally eksplosif dimulai, mendorong logam mulia ini dari di bawah 1.000 USD ke lebih dari 2.900 USD, sebelum koreksi dramatis sebesar 35%. Saat ini, platinum berada di sekitar 2.045 USD. Tapi apa arti perkembangan berbeda ini bagi investor?

Harga platinum dan emas Februari 2026: perkembangan terbaru

Dua logam mulia ini berkembang secara sangat berbeda dalam beberapa bulan terakhir. Akhir Januari 2026, emas mencapai rekor tertinggi baru di 5.595 USD, sementara platinum sebelumnya pada 26 Januari mencatat rekor baru di 2.925 USD—namun masih jauh dari potensi teoretis yang diduga karena kelangkaannya.

Jarak harga antara emas dan platinum saat ini adalah yang terjauh dalam sejarah. Dengan lebih dari 2.700 USD per ons troy, kedua logam ini terpaut lebih dari sebelumnya. Pertanyaan menarik muncul bagi investor: Apakah platinum undervalued—atau emas hanya mengikuti logika investasi yang berbeda?

Data sepuluh tahun terakhir menceritakan kisah yang berbeda. Sejak Februari 2016, emas meningkat +331%, sementara platinum naik +132%. Dalam lima tahun (sejak Februari 2021), imbal hasil emas +165%, platinum +81%. Namun, tahun lalu menulis kisah yang sama sekali baru: dari Februari 2025 hingga Februari 2026, platinum melonjak +110%, jauh melampaui kenaikan harga emas sebesar +70%.

Mengapa platinum lama tertinggal dari emas—dan tiba-tiba meledak

Untuk memahami perubahan mendadak ini, penting melihat DNA industri kedua logam ini. Emas berfungsi terutama sebagai penyimpan nilai dan perlindungan terhadap inflasi—permintaannya relatif tidak bergantung pada siklus ekonomi. Sebaliknya, platinum adalah komoditas konsumsi. Penggunaannya dalam katalis diesel, implan medis, proses kimia, dan semakin banyak dalam teknologi hidrogen membuatnya sangat bergantung pada aktivitas industri dan tren teknologi.

Di situlah inti masalah beberapa tahun terakhir: penurunan permintaan kendaraan diesel secara global, diperkuat oleh skandal diesel dan tren mobil listrik, menyebabkan permintaan platinum menurun. Sementara emas dari 2019 hingga 2024 terus mencapai rekor tertinggi baru, platinum tetap berada dalam kisaran sekitar 1.000 USD. Rasio platinum terhadap emas—yaitu perbandingan harga keduanya—jatuh di bawah 1,0, fenomena yang tidak terjadi sejak 2011.

Namun, mulai Juni 2025, perubahan terjadi. Harga platinum menembus angka 1.700 USD untuk pertama kalinya dalam 14 tahun, naik hingga lebih dari 2.000 USD pada Desember, dan mencapai puncaknya di 2.925 USD. Ini setara dengan kenaikan lebih dari 200% dari awal tahun 2025.

Faktor struktural di balik kenaikan harga platinum

Beberapa faktor bersinergi mendorong lonjakan spektakuler ini:

Kekurangan pasokan: Afrika Selatan, yang menyumbang 70–80% produksi platinum global, menurunkan produksinya sebesar 5% pada 2025—terendah dalam lima tahun. Pada saat yang sama, tahun 2025 menjadi tahun defisit ketiga berturut-turut dengan kekurangan sekitar 692.000 ons.

Struktur pasar fisik: Tingginya tingkat sewa (lease rate) dan fenomena backwardation di pasar OTC London menunjukkan kekurangan fisik platinum yang parah. Pasar futures dengan sekitar 73.500 kontrak NYMEX (nilai sekitar 8,3 miliar USD) jauh lebih tidak likuid dibandingkan pasar emas (lebih dari 200 miliar USD)—menguatkan pergerakan ke atas maupun ke bawah.

Ketegangan geopolitik dan makroekonomi: Konflik dagang, tarif AS, dolar AS yang lemah, dan ketegangan AS-Iran mendorong investor ke safe haven—dan pasar platinum yang tidak likuid mendapat manfaat dari aliran dana dari emas.

Dinamika investasi: Arus masuk ETF dan peningkatan 47% dalam batangan dan koin platinum menunjukkan bahwa investor mencari alternatif logam mulia yang lebih murah dibandingkan harga emas yang meningkat.

Investasi platinum 2026: strategi untuk berbagai tipe investor

Volatilitas ekstrem dalam beberapa minggu terakhir—dengan keuntungan lebih dari 40% dan kerugian lebih dari 35% dalam beberapa hari perdagangan—menunjukkan bahwa platinum bukan pengganti emas secara satu-satu.

Untuk trader aktif: Fluktuasi harga ini menyediakan peluang trading yang menarik. Instrumen populer adalah CFD dengan leverage atau kontrak futures. Strategi yang umum digunakan adalah trend following dengan moving averages (MA 10 dan MA 30): jika MA cepat memotong MA lambat dari bawah ke atas, sinyal beli muncul; sebaliknya, sinyal jual. Dengan manajemen risiko disiplin—maksimal 1–2% dari total modal per trade dan penempatan stop-loss yang konsisten—strategi ini dapat diterapkan.

Untuk investor konservatif jangka panjang: Platinum bisa menjadi diversifikasi portofolio karena memiliki dinamika penawaran dan permintaan sendiri dan sering bergerak berlawanan dengan saham. ETC, ETF, atau fisik platinum bisa dipertimbangkan—dengan porsi moderat, sekitar 5–10% dari segmen logam mulia. Volatilitas yang tinggi membuat rebalancing rutin sangat dianjurkan.

Untuk investor menengah: Saham perusahaan tambang platinum atau opsi/futures memungkinkan posisi leverage dengan tingkat kompleksitas yang moderat dibanding CFD.

Prediksi platinum 2026: analisis WPIC dan harapan pakar

World Platinum Investment Council (WPIC) memperkirakan permintaan total 7.385 koz dan penawaran total 7.404 koz pada 2026—pasar hampir seimbang dengan surplus kecil 20 koz. Ini kontras tajam dengan tahun defisit 2023–2025.

Permintaan diperkirakan turun 6%, dengan permintaan investasi turun 52%—WPIC berasumsi ketegangan perdagangan akan mereda dan investor ETF akan merealisasikan keuntungan saat harga naik. Permintaan dari industri otomotif akan turun 3%, sementara sektor industri (kaca, kimia) diperkirakan tumbuh. Barren dan koin platinum bisa meningkat 30–37%.

Secara jangka panjang, gambaran tetap bullish: WPIC memproyeksikan bahwa setelah 2026, akan kembali terjadi defisit hingga minimal 2029. Faktor utama permintaan di dekade 2030 adalah ekonomi hidrogen—WPIC memperkirakan kebutuhan platinum tambahan sebesar 875.000–900.000 ons melalui kendaraan fuel cell dan elektroliser.

Perkiraan harga platinum 2026 oleh analis:

  • Heraeus Precious Metals: 1.300–1.800 USD
  • Bank of America Securities Global Research: 2.450 USD
  • Commerzbank: 1.800 USD

Proyeksi yang berbeda ini menegaskan ketidakpastian saat ini. Untuk 2026, kenaikan maupun penurunan harga masih mungkin terjadi.

Manajemen risiko trading platinum: contoh praktis

Bagi yang bertransaksi dengan leverage—misalnya via CFD—penting menerapkan manajemen risiko yang kokoh. Contoh skenario:

  • Modal total: 10.000 EUR
  • Risiko maksimal per trade (1%): 100 EUR
  • Jarak stop-loss: 2% di bawah harga masuk
  • Leverage: 5:1

Pergerakan kerugian 2% dengan leverage 5:1 berarti kerugian posisi 10%. Untuk membatasi risiko maksimal 100 EUR, posisi leverage maksimal adalah 1.000 EUR. Mengingat volatilitas ekstrem platinum, risiko slippage dan gap juga harus diperhitungkan karena pasar relatif tidak likuid.

Faktor apa yang akan mempengaruhi harga platinum 2026?

Beberapa katalisator utama:

Kebijakan Federal Reserve: Sinyal hawkish dan nominasi Kevin Warsh sebagai ketua Fed bisa menandakan pelonggaran suku bunga yang lebih lambat—biasanya menguatkan dolar AS dan menekan harga platinum.

Kekuatan dolar AS: Dolar yang lemah mendukung platinum, sedangkan dolar kuat menekan.

Perkembangan geopolitik: Ketegangan AS-Iran dan konflik dagang serta tarif tetap menjadi faktor utama.

Tekanan substitusi: Harga platinum yang tinggi bisa mendorong produsen katalis mobil beralih ke palladium.

Kekurangan pasokan struktural: Pembatasan produksi di Afrika Selatan kemungkinan membatasi risiko penurunan harga.

Kesimpulan: platinum vs. emas—penilaian seimbang

Platinum dan emas adalah tesis investasi yang berbeda. Emas menawarkan stabilitas dan penyimpanan nilai di masa tidak pasti—lonjakan harga 2025 menegaskan peran ini. Harga platinum, di sisi lain, lebih fluktuatif, bergantung pada siklus industri dan tren teknologi, menawarkan peluang keuntungan cepat tetapi juga risiko kerugian yang lebih tinggi.

Divergensi harga besar antara emas dan platinum awal 2026—dengan emas lebih dari 2.700 USD per ons—kemungkinan menandakan normalisasi jangka panjang. Apakah platinum akan kembali ke rasio nilai lamanya terhadap emas, tergantung pada adopsi hidrogen dan perkembangan ekonomi global.

Bagi investor, mereka yang aktif trading dapat memanfaatkan volatilitas platinum untuk peluang menarik. Diversifikasi kecil juga bisa dipertimbangkan. Bagi yang mencari kestabilan nilai, emas tetap pilihan terbaik. Keputusan tergantung pada toleransi risiko, horizon investasi, dan ekspektasi pasar pribadi.

Pertanyaan umum tentang platinum dan emas

Mengapa harga emas jauh lebih tinggi daripada platinum, padahal platinum lebih langka?

Rasio emas terhadap platinum tidak hanya dipengaruhi oleh kelangkaan, tetapi juga oleh permintaan dan struktur pasar. Emas sebagai penyimpan nilai universal mendapat manfaat dari permintaan global dan likuiditas tinggi. Platinum lebih terkait siklus industri. Jarak harga saat ini yang lebih dari 2.700 USD antara emas dan platinum adalah rekor sejarah dan berpotensi memicu penyesuaian—terutama jika teknologi hidrogen semakin penting.

Instrumen derivatif apa yang cocok untuk posisi platinum?

Futures dan opsi memungkinkan spekulasi harga di masa depan, tetapi kompleks dan berisiko tinggi. CFD menawarkan leverage lebih fleksibel dan ukuran posisi kecil. Keduanya memerlukan manajemen risiko aktif. Pemula disarankan belajar dulu secara menyeluruh—misalnya melalui platform khusus—sebelum berinvestasi.

Bagaimana prospek harga platinum jangka menengah-panjang?

WPIC memperkirakan setelah 2026, pasar kembali mengalami defisit hingga minimal 2029. Permintaan jangka panjang akan didorong oleh ekonomi hidrogen dan fuel cell. Meski rally sejak pertengahan 2025, beberapa analis melihat platinum masih undervalued secara struktural—yang lain memproyeksikan koreksi di 2026. Investor harus memperhitungkan volatilitas tinggi dan lindung nilai posisi mereka.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)