Pasar saham Vietnam sedang menarik perhatian investor global karena berbagai alasan. Pada tahun 2025, Vietnam diperkirakan akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 6,7%, yang bukanlah angka yang kecil jika dibandingkan dengan Thailand yang memiliki tingkat pertumbuhan sekitar 2-3% dalam periode yang sama. Bagi investor yang mencari peluang baru, saham Vietnam dipandang sebagai pilihan yang berpotensi tinggi. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang mana saham Vietnam yang patut diikuti dan akan menyajikan 8 pilihan yang dianggap banyak pakar layak dipertimbangkan.
Mengapa pasar saham Vietnam sedang sangat populer?
Rantai ekonomi yang berantai, fenomena “Naga Asia”
Melihat kembali beberapa tahun lalu, Vietnam masih dianggap sebagai negara yang sedang berkembang. Namun hari ini, situasinya telah berubah secara signifikan. Ekonomi Vietnam tumbuh dengan tingkat yang tiga kali lipat dari Thailand. Pada tahun 2024, Produk Domestik Bruto (PDB) Vietnam tumbuh sebesar 7,09%, dan pemerintah menargetkan pertumbuhan minimal 8% pada tahun 2025.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa perusahaan yang terdaftar di pasar saham Vietnam mengalami kenaikan laba sebesar 15-20% per tahun, jauh melebihi rata-rata global. Inilah alasan mengapa banyak dana internasional mulai tertarik masuk.
Perpindahan dari “Pasar Pinggiran” ke “Pasar Berkembang”
Berita ini membuat para investor sadar akan peluang besar. Pada tahun 2025, Vietnam akan naik dari status Frontier Market (Pasar Pinggiran) menjadi Emerging Market (Pasar Berkembang) sesuai standar MSCI.
Pentingnya perubahan ini bukan sekadar nama. Saat ini, dana yang mengalir ke pasar Frontier di seluruh dunia kurang dari 100 miliar dolar AS, sedangkan dana yang dialokasikan untuk pasar Emerging Market mencapai 6.800 miliar dolar AS, perbedaan yang sangat besar! Ketika Vietnam naik status, dana indeks MSCI Emerging Markets harus menyesuaikan portofolio mereka untuk memasukkan saham Vietnam. Akibatnya, arus masuk dana besar-besaran akan terus terjadi.
Setelah koreksi pasar: peluang bagi investor yang berwawasan jauh
Pada awal April 2025, pasar saham Vietnam mengalami koreksi yang cukup tajam, dengan indeks VN turun lebih dari 75 poin akibat kebijakan tarif baru dan dampak dari pasar AS. Namun, banyak pakar melihat ini sebagai “momen beli” yang baik bagi investor yang memahami dasar fundamental. Koreksi besar biasanya menjadi peluang untuk membeli saham berkualitas dengan harga menarik, terutama di ekonomi yang kuat seperti ini.
8 saham Vietnam yang patut diperhatikan di tahun 2025
1. VCB (Vietcombank) – Raksasa di bidang keuangan
Vietcombank adalah bank terbesar di Vietnam dan memegang posisi sebagai saham dengan nilai pasar tertinggi di bursa saham negara tersebut. Jika dibandingkan dengan yang dikenal orang Thailand, ini seperti “ธนาคารกสิกรไทย” atau “ธนาคารไทยพาณิชย์” yang merupakan pemimpin pasar dan saham andalan portofolio institusi.
Keunggulan VCB adalah tingkat akses layanan perbankan di Vietnam yang masih jauh di bawah negara maju. Ini menunjukkan peluang besar untuk ekspansi. Semakin makmur penduduk Vietnam, semakin tinggi pula permintaan kredit dan layanan keuangan. Di era digital dan fintech yang sedang mengubah industri, VCB juga berinvestasi di bidang ini. VCB juga termasuk saham yang diuntungkan dari kebijakan pemerintah Vietnam yang ingin mengembangkan sistem keuangan nasional.
Jika Anda mencari saham utama untuk portofolio, VCB harus masuk daftar teratas.
2. VHM (Vinhomes) – Kerajaan properti
Vinhomes adalah perusahaan pengembang properti terbesar di Vietnam, yang menjalankan proyek secara menyeluruh mulai dari apartemen, rumah kembar, townhome, hingga vila mewah premium. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari Vingroup, yang memiliki pangsa sebesar 2,2% dari PDB Vietnam, menjadikannya salah satu grup perusahaan paling berpengaruh di negara tersebut.
Daya tarik utama bagi investor adalah pertumbuhan kelas menengah Vietnam dan pergeseran ke kota-kota besar. Jumlah penduduk kota di Vietnam masih jauh di bawah Thailand, tetapi meningkat dengan cepat. Hal ini meningkatkan permintaan akan properti berkualitas tinggi. Selain itu, Vietnam sedang berinvestasi besar dalam infrastruktur seperti jalan, kereta api, dan fasilitas umum yang meningkatkan nilai proyek properti VHM.
Namun, sektor ini cukup volatil. Dalam jangka panjang, VHM diperkirakan akan tumbuh seiring perkembangan negara.
3. GAS (Petrovietnam Gas) – Energi untuk pertumbuhan
GAS, atau Petrovietnam Gas, adalah perusahaan energi terkemuka yang menjalankan bisnis minyak dan gas alam secara lengkap mulai dari eksplorasi, produksi, pengangkutan, hingga distribusi. Jika dibandingkan, ini seperti “ปตท.” versi Vietnam.
Keunggulan GAS adalah statusnya yang didukung penuh oleh pemerintah, memberi akses ke sumber daya dan konsesi yang lebih aman. Dengan pertumbuhan pesat Vietnam, kebutuhan energi pun meningkat, terutama gas alam yang dianggap sebagai bahan bakar bersih dan ramah lingkungan. Meskipun harga energi global berfluktuasi, permintaan domestik yang terus meningkat dan investasi infrastruktur besar membuat GAS tetap menarik untuk investasi jangka panjang.
4. VNM (Vinamilk) – Ratu produk makanan
Vietnam Dairy Products, atau Vinamilk, adalah produsen susu terbesar di Vietnam dengan nilai perusahaan lebih dari 6,48 miliar dolar AS. Jika dibandingkan dengan Thailand, ini seperti gabungan “ไทย-เดนมาร์ค” dan “แดรี่โฮม” yang bersaing ketat.
Saat ini, VNM menguasai pasar susu dan produk susu di Vietnam, dengan peternakan sapi besar, pabrik modern, dan jaringan distribusi nasional. Selain pasar domestik, produk Vinamilk diekspor ke lebih dari 40 negara di seluruh dunia.
Daya dorong utama adalah konsumsi susu di Vietnam yang masih jauh di bawah negara maju. Per kapita per tahun di Vietnam lebih rendah dari Thailand dan Malaysia, menunjukkan potensi pertumbuhan besar, apalagi pendapatan masyarakat meningkat dan semakin peduli kesehatan.
VNM juga rutin membagikan dividen, memiliki posisi keuangan yang kuat, dan merek yang dipercaya, menjadikannya pilihan ideal bagi investor yang mengincar pertumbuhan sekaligus pendapatan dividen.
5. FPT – Pembawa masa depan digital
FPT adalah perusahaan teknologi terkemuka Vietnam yang dikenal secara internasional. Pemimpin dalam layanan outsourcing TI untuk perusahaan teknologi global. Singkatnya, FPT adalah penyedia perangkat lunak dan layanan TI yang kualitasnya setara dengan “Microsoft” atau “Google” di Vietnam.
Banyak analis memperkirakan FPT bisa menjadi saham dengan nilai pasar terbesar di Vietnam dalam 10 tahun ke depan. Hal ini didukung oleh tenaga kerja TI berkualitas tinggi, meskipun gaji mereka masih lebih rendah dibanding negara maju, sehingga kompetitif di pasar global. Di era AI, Cloud Computing, dan Big Data yang sedang berkembang pesat, FPT telah berinvestasi serius di bidang ini, membuka peluang pertumbuhan besar.
6. MSN (Masan Group) – Kerajaan makanan penuh merek
Masan Group adalah perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, terutama industri makanan dan minuman. Pemimpin dalam produksi makanan instan, mie instan, saus, dan produk daging.
Jika dibandingkan dengan Thailand, MSN adalah gabungan dari “ไทยเบฟ”, “ไทยยูเนี่ยน”, dan “มาม่า”. Mereka memiliki merek besar seperti Omachi, Kokomi (mie instan), Chin-su (saus), Vinacafe (kopi), dan lain-lain.
Selain itu, MSN membeli VinCommerce dari Vingroup pada 2019, yang mengelola VinMart dan VinMart+ dengan lebih dari 3.000 toko, memperluas bisnis ritel. Saat perilaku konsumen berubah, MSN juga beradaptasi dengan mengembangkan produk baru seperti makanan sehat, makanan siap saji, dan produk premium yang sesuai dengan kenaikan kelas menengah.
7. VRE (Vincom Retail) – Kerajaan pusat perbelanjaan
Vincom Retail adalah pengelola pusat perbelanjaan terkemuka di Vietnam dan merupakan anak perusahaan Vingroup, sama seperti VHM. Jika dibandingkan dengan Thailand, ini seperti “เซ็นทรัลพัฒนา” yang mengembangkan dan mengelola pusat perbelanjaan utama.
Keunggulan VRE terletak pada lokasi strategis, pengembangan proyek berkualitas, dan dukungan kuat dari Vingroup. Faktor pertumbuhan meliputi meningkatnya kelas menengah, daya beli yang lebih tinggi, dan budaya konsumsi baru. Generasi muda Vietnam semakin sering ke pusat perbelanjaan, baik untuk belanja, makan, maupun hiburan.
Kemunculan merek internasional seperti Zara, H&M, Uniqlo juga menambah daya tarik dan peluang kenaikan sewa. Meskipun e-commerce menimbulkan tantangan, pusat perbelanjaan tetap menjadi pusat kehidupan kota.
8. ACV (Airports Corporation of Vietnam) – Pintu gerbang wisata
ACV mengelola hampir semua bandara utama Vietnam, termasuk bandara penting seperti Tan Son Nhat (Ho Chi Minh) dan Noi Bai (Hanoi). Jika dibandingkan dengan Thailand, ACV setara dengan “AOT” (Bandara Thailand).
Keunggulan ACV adalah industri pariwisata Vietnam yang berkembang pesat. Sebelum COVID-19, jumlah wisatawan asing terus meningkat, dan setelah pembukaan negara, tren wisata kembali pulih dengan cepat.
Faktor lain adalah pembangunan Bandara Long Thanh yang baru dan besar di dekat Ho Chi Minh, dirancang mampu menampung 100 juta penumpang per tahun. Bayangkan, ini akan meningkatkan kapasitas penerbangan dan pertumbuhan ACV secara signifikan.
Meskipun pandemi sempat melanda keras, secara jangka panjang industri penerbangan diperkirakan akan pulih dan tumbuh, terutama di pasar berkembang seperti Vietnam.
4 Cara investasi saham Vietnam yang bisa dilakukan investor Thailand
1. Membuka rekening di broker Thailand yang menyediakan layanan internasional
Cara termudah adalah melalui broker Thailand yang menawarkan layanan perdagangan saham Vietnam, seperti KSecurities, SCBS, atau Bualuang Securities.
Langkah-langkahnya:
Hubungi broker untuk info
Serahkan dokumen (KTP, paspor, bukti keuangan)
Deposit dana ke rekening
Kirim order beli saham
Kelebihan: Praktis, menggunakan bahasa Thailand, tidak rumit
Kekurangan: Biaya mungkin lebih tinggi
2. Membuka rekening langsung di broker Vietnam
Bagi yang ingin akses langsung ke pasar, bisa membuka rekening di broker Vietnam seperti SSI Securities, VNDirect, atau HSC.
Langkah-langkah:
Hubungi broker via email atau telepon
Siapkan paspor, bukti alamat, bukti penghasilan
Kadang perlu datang ke kantor untuk tanda tangan
Transfer dana ke rekening
Kelebihan: Biaya lebih murah, akses data langsung
Kekurangan: Lebih rumit dokumen dan bahasa
3. Investasi melalui reksa dana yang fokus ke Vietnam
Kalau tidak ingin membeli saham satu per satu, cara ini cocok. Banyak reksa dana Thailand yang berinvestasi di pasar Vietnam, seperti TMB Eastspring Vietnam Equity Fund atau Bualuang Vietnam Equity Fund.
Kelebihan: Tidak perlu analisis sendiri, dikelola profesional, risiko tersebar
Kekurangan: Biaya pengelolaan lebih tinggi
4. Menggunakan platform online internasional
Platform seperti Interactive Brokers, Saxo Bank, atau Tiger Brokers menyediakan layanan beli saham Vietnam secara online melalui aplikasi.
Kelebihan: Mudah digunakan, biaya rendah, data gratis
Kekurangan: Beberapa tidak mendukung bahasa Thailand, perlu pelajari syarat dan ketentuan
Pasar saham Vietnam sedang berada di titik perubahan penting. Pertumbuhan ekonomi yang cepat, statusnya yang naik dari frontier ke emerging, masuknya dana asing, dan koreksi pasar terakhir semuanya merupakan sinyal positif.
8 saham Vietnam yang kami rekomendasikan—VCB, VHM, GAS, VNM, FPT, MSN, VRE, dan ACV—memiliki potensi pertumbuhan berkelanjutan sesuai tren ekonomi Vietnam. Apapun metode investasi yang dipilih, pilihan saham Vietnam yang baik harus ada dalam portofolio investor yang berwawasan jauh.
Investasi selalu mengandung risiko, dan saham Vietnam pun tidak terkecuali. Namun, bagi yang mempersiapkan diri dan belajar dengan baik, pasar ini bisa menjadi peluang yang tidak boleh dilewatkan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Saham Vietnam mana yang bagus? Membuka dunia investasi di pasar saham yang sedang bangkit kembali
Pasar saham Vietnam sedang menarik perhatian investor global karena berbagai alasan. Pada tahun 2025, Vietnam diperkirakan akan mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 6,7%, yang bukanlah angka yang kecil jika dibandingkan dengan Thailand yang memiliki tingkat pertumbuhan sekitar 2-3% dalam periode yang sama. Bagi investor yang mencari peluang baru, saham Vietnam dipandang sebagai pilihan yang berpotensi tinggi. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang mana saham Vietnam yang patut diikuti dan akan menyajikan 8 pilihan yang dianggap banyak pakar layak dipertimbangkan.
Mengapa pasar saham Vietnam sedang sangat populer?
Rantai ekonomi yang berantai, fenomena “Naga Asia”
Melihat kembali beberapa tahun lalu, Vietnam masih dianggap sebagai negara yang sedang berkembang. Namun hari ini, situasinya telah berubah secara signifikan. Ekonomi Vietnam tumbuh dengan tingkat yang tiga kali lipat dari Thailand. Pada tahun 2024, Produk Domestik Bruto (PDB) Vietnam tumbuh sebesar 7,09%, dan pemerintah menargetkan pertumbuhan minimal 8% pada tahun 2025.
Angka-angka ini menunjukkan bahwa perusahaan yang terdaftar di pasar saham Vietnam mengalami kenaikan laba sebesar 15-20% per tahun, jauh melebihi rata-rata global. Inilah alasan mengapa banyak dana internasional mulai tertarik masuk.
Perpindahan dari “Pasar Pinggiran” ke “Pasar Berkembang”
Berita ini membuat para investor sadar akan peluang besar. Pada tahun 2025, Vietnam akan naik dari status Frontier Market (Pasar Pinggiran) menjadi Emerging Market (Pasar Berkembang) sesuai standar MSCI.
Pentingnya perubahan ini bukan sekadar nama. Saat ini, dana yang mengalir ke pasar Frontier di seluruh dunia kurang dari 100 miliar dolar AS, sedangkan dana yang dialokasikan untuk pasar Emerging Market mencapai 6.800 miliar dolar AS, perbedaan yang sangat besar! Ketika Vietnam naik status, dana indeks MSCI Emerging Markets harus menyesuaikan portofolio mereka untuk memasukkan saham Vietnam. Akibatnya, arus masuk dana besar-besaran akan terus terjadi.
Setelah koreksi pasar: peluang bagi investor yang berwawasan jauh
Pada awal April 2025, pasar saham Vietnam mengalami koreksi yang cukup tajam, dengan indeks VN turun lebih dari 75 poin akibat kebijakan tarif baru dan dampak dari pasar AS. Namun, banyak pakar melihat ini sebagai “momen beli” yang baik bagi investor yang memahami dasar fundamental. Koreksi besar biasanya menjadi peluang untuk membeli saham berkualitas dengan harga menarik, terutama di ekonomi yang kuat seperti ini.
8 saham Vietnam yang patut diperhatikan di tahun 2025
1. VCB (Vietcombank) – Raksasa di bidang keuangan
Vietcombank adalah bank terbesar di Vietnam dan memegang posisi sebagai saham dengan nilai pasar tertinggi di bursa saham negara tersebut. Jika dibandingkan dengan yang dikenal orang Thailand, ini seperti “ธนาคารกสิกรไทย” atau “ธนาคารไทยพาณิชย์” yang merupakan pemimpin pasar dan saham andalan portofolio institusi.
Keunggulan VCB adalah tingkat akses layanan perbankan di Vietnam yang masih jauh di bawah negara maju. Ini menunjukkan peluang besar untuk ekspansi. Semakin makmur penduduk Vietnam, semakin tinggi pula permintaan kredit dan layanan keuangan. Di era digital dan fintech yang sedang mengubah industri, VCB juga berinvestasi di bidang ini. VCB juga termasuk saham yang diuntungkan dari kebijakan pemerintah Vietnam yang ingin mengembangkan sistem keuangan nasional.
Jika Anda mencari saham utama untuk portofolio, VCB harus masuk daftar teratas.
2. VHM (Vinhomes) – Kerajaan properti
Vinhomes adalah perusahaan pengembang properti terbesar di Vietnam, yang menjalankan proyek secara menyeluruh mulai dari apartemen, rumah kembar, townhome, hingga vila mewah premium. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari Vingroup, yang memiliki pangsa sebesar 2,2% dari PDB Vietnam, menjadikannya salah satu grup perusahaan paling berpengaruh di negara tersebut.
Daya tarik utama bagi investor adalah pertumbuhan kelas menengah Vietnam dan pergeseran ke kota-kota besar. Jumlah penduduk kota di Vietnam masih jauh di bawah Thailand, tetapi meningkat dengan cepat. Hal ini meningkatkan permintaan akan properti berkualitas tinggi. Selain itu, Vietnam sedang berinvestasi besar dalam infrastruktur seperti jalan, kereta api, dan fasilitas umum yang meningkatkan nilai proyek properti VHM.
Namun, sektor ini cukup volatil. Dalam jangka panjang, VHM diperkirakan akan tumbuh seiring perkembangan negara.
3. GAS (Petrovietnam Gas) – Energi untuk pertumbuhan
GAS, atau Petrovietnam Gas, adalah perusahaan energi terkemuka yang menjalankan bisnis minyak dan gas alam secara lengkap mulai dari eksplorasi, produksi, pengangkutan, hingga distribusi. Jika dibandingkan, ini seperti “ปตท.” versi Vietnam.
Keunggulan GAS adalah statusnya yang didukung penuh oleh pemerintah, memberi akses ke sumber daya dan konsesi yang lebih aman. Dengan pertumbuhan pesat Vietnam, kebutuhan energi pun meningkat, terutama gas alam yang dianggap sebagai bahan bakar bersih dan ramah lingkungan. Meskipun harga energi global berfluktuasi, permintaan domestik yang terus meningkat dan investasi infrastruktur besar membuat GAS tetap menarik untuk investasi jangka panjang.
4. VNM (Vinamilk) – Ratu produk makanan
Vietnam Dairy Products, atau Vinamilk, adalah produsen susu terbesar di Vietnam dengan nilai perusahaan lebih dari 6,48 miliar dolar AS. Jika dibandingkan dengan Thailand, ini seperti gabungan “ไทย-เดนมาร์ค” dan “แดรี่โฮม” yang bersaing ketat.
Saat ini, VNM menguasai pasar susu dan produk susu di Vietnam, dengan peternakan sapi besar, pabrik modern, dan jaringan distribusi nasional. Selain pasar domestik, produk Vinamilk diekspor ke lebih dari 40 negara di seluruh dunia.
Daya dorong utama adalah konsumsi susu di Vietnam yang masih jauh di bawah negara maju. Per kapita per tahun di Vietnam lebih rendah dari Thailand dan Malaysia, menunjukkan potensi pertumbuhan besar, apalagi pendapatan masyarakat meningkat dan semakin peduli kesehatan.
VNM juga rutin membagikan dividen, memiliki posisi keuangan yang kuat, dan merek yang dipercaya, menjadikannya pilihan ideal bagi investor yang mengincar pertumbuhan sekaligus pendapatan dividen.
5. FPT – Pembawa masa depan digital
FPT adalah perusahaan teknologi terkemuka Vietnam yang dikenal secara internasional. Pemimpin dalam layanan outsourcing TI untuk perusahaan teknologi global. Singkatnya, FPT adalah penyedia perangkat lunak dan layanan TI yang kualitasnya setara dengan “Microsoft” atau “Google” di Vietnam.
Banyak analis memperkirakan FPT bisa menjadi saham dengan nilai pasar terbesar di Vietnam dalam 10 tahun ke depan. Hal ini didukung oleh tenaga kerja TI berkualitas tinggi, meskipun gaji mereka masih lebih rendah dibanding negara maju, sehingga kompetitif di pasar global. Di era AI, Cloud Computing, dan Big Data yang sedang berkembang pesat, FPT telah berinvestasi serius di bidang ini, membuka peluang pertumbuhan besar.
6. MSN (Masan Group) – Kerajaan makanan penuh merek
Masan Group adalah perusahaan yang bergerak di berbagai bidang, terutama industri makanan dan minuman. Pemimpin dalam produksi makanan instan, mie instan, saus, dan produk daging.
Jika dibandingkan dengan Thailand, MSN adalah gabungan dari “ไทยเบฟ”, “ไทยยูเนี่ยน”, dan “มาม่า”. Mereka memiliki merek besar seperti Omachi, Kokomi (mie instan), Chin-su (saus), Vinacafe (kopi), dan lain-lain.
Selain itu, MSN membeli VinCommerce dari Vingroup pada 2019, yang mengelola VinMart dan VinMart+ dengan lebih dari 3.000 toko, memperluas bisnis ritel. Saat perilaku konsumen berubah, MSN juga beradaptasi dengan mengembangkan produk baru seperti makanan sehat, makanan siap saji, dan produk premium yang sesuai dengan kenaikan kelas menengah.
7. VRE (Vincom Retail) – Kerajaan pusat perbelanjaan
Vincom Retail adalah pengelola pusat perbelanjaan terkemuka di Vietnam dan merupakan anak perusahaan Vingroup, sama seperti VHM. Jika dibandingkan dengan Thailand, ini seperti “เซ็นทรัลพัฒนา” yang mengembangkan dan mengelola pusat perbelanjaan utama.
Keunggulan VRE terletak pada lokasi strategis, pengembangan proyek berkualitas, dan dukungan kuat dari Vingroup. Faktor pertumbuhan meliputi meningkatnya kelas menengah, daya beli yang lebih tinggi, dan budaya konsumsi baru. Generasi muda Vietnam semakin sering ke pusat perbelanjaan, baik untuk belanja, makan, maupun hiburan.
Kemunculan merek internasional seperti Zara, H&M, Uniqlo juga menambah daya tarik dan peluang kenaikan sewa. Meskipun e-commerce menimbulkan tantangan, pusat perbelanjaan tetap menjadi pusat kehidupan kota.
8. ACV (Airports Corporation of Vietnam) – Pintu gerbang wisata
ACV mengelola hampir semua bandara utama Vietnam, termasuk bandara penting seperti Tan Son Nhat (Ho Chi Minh) dan Noi Bai (Hanoi). Jika dibandingkan dengan Thailand, ACV setara dengan “AOT” (Bandara Thailand).
Keunggulan ACV adalah industri pariwisata Vietnam yang berkembang pesat. Sebelum COVID-19, jumlah wisatawan asing terus meningkat, dan setelah pembukaan negara, tren wisata kembali pulih dengan cepat.
Faktor lain adalah pembangunan Bandara Long Thanh yang baru dan besar di dekat Ho Chi Minh, dirancang mampu menampung 100 juta penumpang per tahun. Bayangkan, ini akan meningkatkan kapasitas penerbangan dan pertumbuhan ACV secara signifikan.
Meskipun pandemi sempat melanda keras, secara jangka panjang industri penerbangan diperkirakan akan pulih dan tumbuh, terutama di pasar berkembang seperti Vietnam.
4 Cara investasi saham Vietnam yang bisa dilakukan investor Thailand
1. Membuka rekening di broker Thailand yang menyediakan layanan internasional
Cara termudah adalah melalui broker Thailand yang menawarkan layanan perdagangan saham Vietnam, seperti KSecurities, SCBS, atau Bualuang Securities.
Langkah-langkahnya:
Kelebihan: Praktis, menggunakan bahasa Thailand, tidak rumit Kekurangan: Biaya mungkin lebih tinggi
2. Membuka rekening langsung di broker Vietnam
Bagi yang ingin akses langsung ke pasar, bisa membuka rekening di broker Vietnam seperti SSI Securities, VNDirect, atau HSC.
Langkah-langkah:
Kelebihan: Biaya lebih murah, akses data langsung Kekurangan: Lebih rumit dokumen dan bahasa
3. Investasi melalui reksa dana yang fokus ke Vietnam
Kalau tidak ingin membeli saham satu per satu, cara ini cocok. Banyak reksa dana Thailand yang berinvestasi di pasar Vietnam, seperti TMB Eastspring Vietnam Equity Fund atau Bualuang Vietnam Equity Fund.
Kelebihan: Tidak perlu analisis sendiri, dikelola profesional, risiko tersebar Kekurangan: Biaya pengelolaan lebih tinggi
4. Menggunakan platform online internasional
Platform seperti Interactive Brokers, Saxo Bank, atau Tiger Brokers menyediakan layanan beli saham Vietnam secara online melalui aplikasi.
Kelebihan: Mudah digunakan, biaya rendah, data gratis Kekurangan: Beberapa tidak mendukung bahasa Thailand, perlu pelajari syarat dan ketentuan
Kesimpulan: Mengapa saham Vietnam layak dipertimbangkan?
Pasar saham Vietnam sedang berada di titik perubahan penting. Pertumbuhan ekonomi yang cepat, statusnya yang naik dari frontier ke emerging, masuknya dana asing, dan koreksi pasar terakhir semuanya merupakan sinyal positif.
8 saham Vietnam yang kami rekomendasikan—VCB, VHM, GAS, VNM, FPT, MSN, VRE, dan ACV—memiliki potensi pertumbuhan berkelanjutan sesuai tren ekonomi Vietnam. Apapun metode investasi yang dipilih, pilihan saham Vietnam yang baik harus ada dalam portofolio investor yang berwawasan jauh.
Investasi selalu mengandung risiko, dan saham Vietnam pun tidak terkecuali. Namun, bagi yang mempersiapkan diri dan belajar dengan baik, pasar ini bisa menjadi peluang yang tidak boleh dilewatkan.